Susah Tidur Malam karena Sering Overthinking? Ahli Sarankan Lakukan Teknik Pernapasan Ini!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Jum'at, 10 Juni 2022 | 14:49 WIB
Susah Tidur Malam karena Sering Overthinking? Ahli Sarankan Lakukan Teknik Pernapasan Ini!
Ilustrasi insomnia (Pixabay.com)

Suara.com - Anda mungkin salah satu orang yang kesulitan tidur di malam hari karena overthinking atau banyak memikirkan sesuatu.

Banyak orang juga terbangun dini hari dan tidak bisa berhenti berpikir berlebihan atau juga dikenal sebagai overthinker. Hal ini pastinya tidak baik untuk kesehatan secara keseluruhan.

Pakar tidur, Dr Nerina Ramlakhan memberikan saran mengenai hal-hal yang harus dilakukan ketika Anda tidak bisa berhenti berpikir atau overthinking saat tidur malam.

Dr Nerina berusaha menjawab pertanyaan dari pembacanya Stylist, yang menyebut diri mereka seorang insomnia dan terlalu banyak berpikir di malam hari.

Seorang pembacanya pun memberikan buku harian tidurnya selama 5 hari, yang penuh dengan gangguan malam dan selalu terjaga menatap langit-langit kamar.

"Ketika Anda bangun di malam hari, terimalah bahwa itu akan terjadi dan itu benar-benar normal untuk bangun di malam hari. Anda bisa terbangun di malam hari karena pikiran yang penuh dan mengalihkan," kata Dr Nerina dikutip dari The Sun.

Ilustrasi insomnia (pexels)
Ilustrasi insomnia (pexels)

Bila Anda ingin kembali tidur nyenyak, Dr Nerina menyarankan untuk melakukan metode pernapasan BOX guna menenangkan pikiran Anda dan membimbing Anda kembali ke tubuh.

Metode pernapasan BOX juga disebut pernapasan persegi, yakni pola pernapasan berulang untuk membantu Anda melepaskan stres dan kecemasan.

Metode pernapasan ini juga disebut sebagai "teknik pernapasan Navy SEAL" karena berguna untuk menguatkan saraf sebelum situasi tekanan tinggi.

baca juga

"Karena otak adalah mesin pengenalan pola, ketika Anda memberinya sebuah pola, ia akan mengambil kendali. Ia akan segera menenangkan sistem saraf pusat," kata Bob Soulliere, seorang Instruktur Metode Wim Ho.

Jika Anda memiliki banyak pikiran, panik dan ingin menenangkan diri untuk tidur, salah satu intervensi terbaik pertama adalah memperlambat dan mengatur pernapasan Anda ke irama yang teratur.

Cara melakukan metode pernapasan BOX

Bayangkan sebuah persegi. Pada setiap sisinya itu mewakili tindakan tarik napas, tahan, buang napas dan rileks.

Ikuti langkah-langkah ini untuk setiap sisi persegi.

1. Tarik napas

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

4 Tips Mengatasi Insomnia, Bisa Tidur Cepat

4 Tips Mengatasi Insomnia, Bisa Tidur Cepat

Your Say | Kamis, 09 Juni 2022 | 16:43 WIB

5 Alasan Kamu Tidak Boleh Memaksakan Cinta dari Orang Lain, Bikin Kesal!

5 Alasan Kamu Tidak Boleh Memaksakan Cinta dari Orang Lain, Bikin Kesal!

Your Say | Kamis, 09 Juni 2022 | 10:16 WIB

4 Kebiasaan Sehari-hari yang Bisa Membuatmu Lelah Mental, Sulit Menolak!

4 Kebiasaan Sehari-hari yang Bisa Membuatmu Lelah Mental, Sulit Menolak!

Your Say | Rabu, 08 Juni 2022 | 13:42 WIB

Terkini

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement

Bogor | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:17 WIB

Singapura Tahan Indonesia: Garuda Terhenti, Wasit Oman Dituding Biang Kerok

Singapura Tahan Indonesia: Garuda Terhenti, Wasit Oman Dituding Biang Kerok

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:07 WIB

PDIP Minta Kenaikan Gaji Kepala Daerah Ditunda, Ini Alasannya

PDIP Minta Kenaikan Gaji Kepala Daerah Ditunda, Ini Alasannya

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:06 WIB

1O1 STYLE Yogyakarta Malioboro Kembali dengan 'Rasa Merdeka': Sambut Agustusan dengan Rasa dan Tawa

1O1 STYLE Yogyakarta Malioboro Kembali dengan 'Rasa Merdeka': Sambut Agustusan dengan Rasa dan Tawa

Jogja | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:51 WIB

3 Fakta Kontroversi Wasit Oman Khalfan Al Amouri Laga Singapura vs Indonesia

3 Fakta Kontroversi Wasit Oman Khalfan Al Amouri Laga Singapura vs Indonesia

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:47 WIB

Rotasi Pasmar 1: Kolonel Sri Utomo Pimpin Brigif 1, Sejumlah Jabatan Strategis Berganti

Rotasi Pasmar 1: Kolonel Sri Utomo Pimpin Brigif 1, Sejumlah Jabatan Strategis Berganti

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:45 WIB

Usai Diperiksa 7 Jam, Febrie Adriansyah Bungkam soal Kasus Emas 74 Kilogram

Usai Diperiksa 7 Jam, Febrie Adriansyah Bungkam soal Kasus Emas 74 Kilogram

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:42 WIB

Suzuki XL7 Tampil Perkasa di GIIAS 2026

Suzuki XL7 Tampil Perkasa di GIIAS 2026

Otomotif | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:39 WIB

Profil Wasit VAR Pansa Chaisanit yang Batalkan Kartu Merah Song Ui-young Laga Indonesia vs Singapura

Profil Wasit VAR Pansa Chaisanit yang Batalkan Kartu Merah Song Ui-young Laga Indonesia vs Singapura

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:35 WIB

UGM Nonaktifkan Elda Putri dari PPDS 3 Bulan Imbas Komentar Merendahkan Pasien BPJS

UGM Nonaktifkan Elda Putri dari PPDS 3 Bulan Imbas Komentar Merendahkan Pasien BPJS

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 21:28 WIB

×