Mata Panda Bisa Menganggu Penampilan, Apa Penyebabnya dan Bisakah Diatasi?

Cesar Uji Tawakal | Rosiana Chozanah | Suara.com

Senin, 13 Juni 2022 | 14:50 WIB
Mata Panda Bisa Menganggu Penampilan, Apa Penyebabnya dan Bisakah Diatasi?
Mata panda. (shutterstock)

Suara.com - Lingkaran hitam di bawah mata, atau mata panda, memang sangat menganggu penampilan, terutama jika ditambah dengan adanya kerutan.

Dermatolog sekaligus Assosiate Professor Micahel Freeman menjelaskan bahwa lingkaran hitam di bawah mata disebabkan oleh berbagai hal.

Bagi sebagian orang, kondisi ini dapat diturunkan dalam keluarga dan lebih menonjol pada kelompok etnis tertentu.

Paparan sinar matahari juga dapat menyebabkan lingkaran hitam di bawah mata, dengan meningkatkan kandungan melanin di kulit.

Kulit di daerah bawah mata dapat memiliki lebih banyak pigmen daripada kulit di sekitarnya karena lebih sensitif.

Ilustrasi mata panda. [Freepik]
Ilustrasi mata panda. [Freepik]

Kulit ini juga paling tipis, sehingga pembuluh darah akan lebih dekat ke permukaan kulit, membuatnya terlihat lebih gelap.

"Lingkaran hitam di bawah maya diperparah oleh kelelahan umum, terutama kurang tidur. Perubahan warna harian disebabkan oleh pembengkakan kulit, yang menyebabkan perubahan difusi cahaya, yag terlihat seperti peningkatan kegelapan kulit," tulis Freeman, dilansir The Conversation.

Tetapi, lingkaran hitam juga bisa menjadi bayangan belaka dari kelopak mata yang lelah dan bengkak, atau hanya bentuk anatomi rongga mata, sebab beberapa orang memiliki rongga yang lebih cekung.

Apakah lingkaran hitam di bawah mata bisa diobati?

Pengobatan tergantung pada penyebabnya, dan penyebab itulah yang perlu ditangani.

Krim mata pasaran dapat digunakan untuk memudarkan warna gelap.

Hati-hati menggunakan krim mengandung hydroquinone, yang merupakan pemutih. Senyawa tersebut dapat berbahaya bagi kulit jika digunakan terlalu lama.

Idealnya, krim mata mengandung ekstrak akar licorice, karena ada beberapa bukti bahwa kandungan itu menghambat melanin di dalam sel tanpa menyebabkan toksisitas pada sel.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Inilah 7 Cara Mudah Atasi Mata Panda, Segera Coba

Inilah 7 Cara Mudah Atasi Mata Panda, Segera Coba

Your Say | Senin, 13 Juni 2022 | 12:59 WIB

Dokter Estetika Ungkap Kesalahan Pakai Serum untuk Mata Panda Jadi Sia-sia, Kamu Termasuk?

Dokter Estetika Ungkap Kesalahan Pakai Serum untuk Mata Panda Jadi Sia-sia, Kamu Termasuk?

Lifestyle | Rabu, 08 Juni 2022 | 17:50 WIB

Viral Wajah Asli Fuji Tanpa Filter saat Live TikTok, Mata Panda Jadi Sorotan

Viral Wajah Asli Fuji Tanpa Filter saat Live TikTok, Mata Panda Jadi Sorotan

Lifestyle | Senin, 30 Mei 2022 | 18:28 WIB

Terkini

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB