Pubertas Dini Bisa Pengaruhi Tinggi Badan Anak Perempuan Kurang Optimal, Dokter Jelaskan Alasannya

Bimo Aria Fundrika | Lilis Varwati | Suara.com

Selasa, 14 Juni 2022 | 11:21 WIB
Pubertas Dini Bisa Pengaruhi Tinggi Badan Anak Perempuan Kurang Optimal, Dokter Jelaskan Alasannya
Ilustrasi Tinggi Anak. (pexels).

Suara.com - Anak-anak akan terus bertambah tinggi badan hingga masa pubertasnya terjadi. Pada anak perempuan, puncak masa pubertas terjadi saat terjadinya haid pertama kali. 

Dokter anak dr. Aman Pulungan Sp.A., mengatakan bahwa rata-rata pubertas anak perempuan saat ini terjadi pada usia 8-13 tahun. Pubertas dimulai dengan pertumbuhan payudara, munculnya bulu halus, kemudiam haid. Ketiga hal itu terjadi selama sekitar 2 tahun.

"Pada saat awal pertumbuhan payudara, pertumbuhan rambut halus, dan haid, tinggi badan anak perempuan bertambahnya sekitar 16 sampai 24 cm, rata-rata 20 cm. Dan saat dia haid nambahnya hanya sekitar 10 cm maksimal," jelas dokter Aman, dikutip dari unggahannya di akun Instagram pribadinya, Selasa (14/6/2022).

Setelah itu, pertumbuhan tinggi anak akan berhenti selama 1,5 tahun. Oleh sebab itu, orangtua perlu tahu kapan anaknya pertama kali alami pubertas.

Ilustrasi anak perempuan pubertas dini. (Shutterstock)
Ilustrasi anak perempuan pubertas dini. (Shutterstock)

Menurut dokter Aman, apabila anak perempuan terlalu cepat alami pubertas, maka pertumbuhan tinggi anak juga menjadi kurang optimal.

"Jadi tergantung umur pubertas pada saat itu berapa tingginya. Kalau di bawah 130 tingginya, nanti bisa jadi (pertumbuhan) 150 atau di bawah itu. Jadi orangtua harus tahu kapan anaknya mulai pubertas, yaitu payudara mulai mengeras," ujarnya.

Mantan Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) itu mengungkapkan kalau banyak anak perempuan alami pubertas dini selama pandemi.  

"Selama pandemi ini saya banyak di konsul anak yang haid lebih cepat, jadi sebelum 10,5 tahun, ini kita anggap haid dini," imbuhnya.

Data yang ia miliki pada 2019 juga tercatat bahwa rata-rata anak di Jakarta telah mengalami menstruasi pertama pada usia 11 tahun 9 bulan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apa yang Bikin Dorongan Seks Tinggi? Ini 4 Alasannya Menurut para Ahli

Apa yang Bikin Dorongan Seks Tinggi? Ini 4 Alasannya Menurut para Ahli

Health | Selasa, 24 Mei 2022 | 20:27 WIB

Bikin Kaget, Heboh Video Customer Ojol Punya Tinggi Badan di Atas Rata-rata

Bikin Kaget, Heboh Video Customer Ojol Punya Tinggi Badan di Atas Rata-rata

Your Say | Rabu, 11 Mei 2022 | 15:00 WIB

3 Mitos Seputar Tinggi Badan, Ternyata Begini Faktanya

3 Mitos Seputar Tinggi Badan, Ternyata Begini Faktanya

Health | Kamis, 28 April 2022 | 21:57 WIB

Terkini

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB

Membangun Benteng Kesehatan Keluarga: Pentingnya Vaksinasi dari Anak hingga Dewasa

Membangun Benteng Kesehatan Keluarga: Pentingnya Vaksinasi dari Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 13 Maret 2026 | 14:04 WIB

Pentingnya Dukungan Asupan Nutrisi untuk Mendukung Perkembangan Anak Usia Sekolah

Pentingnya Dukungan Asupan Nutrisi untuk Mendukung Perkembangan Anak Usia Sekolah

Health | Jum'at, 13 Maret 2026 | 09:05 WIB