Ditetapkan Sebagai Narkoba, Apa Itu Obat Tidur Klonazolam dan Efek Samping Bahayanya?

Bimo Aria Fundrika, Dini Afrianti Efendi

Selasa, 14 Juni 2022 | 12:58 WIB
Ditetapkan Sebagai Narkoba, Apa Itu Obat Tidur Klonazolam dan Efek Samping Bahayanya?
Ilustrasi obat. (Foto oleh Pixabay dari Pexels)

Suara.com - Obat keras clonazolam atau klonazolam yang kerap digunakan sebagai obat tidur dan obat antikecemasan sudah ditetapkan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) sebagai narkoba golongan 1.

Keputusan ini dikonfirmasi BPOM melalui cuitan di Twitter, Selasa (14/6/2022) yang menyebutkan bahwa obat keras ini berpotensi membahayakan jika disalahgunakan dan dijual bebas ke masyarakat.

"Satu zat baru masuk dalam Psikotropika Golongan I yaitu Klonazolam. Zat psikoaktif baru ini berpotensi disalahgunakan sehingga dapat membahayakan kesehatan masyarakat," ungkap BPOM.

Mengutip Wellness Retreat, klonazolam yang juga memiliki nama lain triazolobenzodiazepine atau benzodiazepin, umumnya dalam dunia medis digunakan sebagai obat penenang yang digunakan untuk mengobati kecemasan dan obat tidur.

Badan POM Tetapkan Obat Tidur Clonazolam Sebagai Jenis Narkoba Golongan Satu (Dok. Badan POM)
Badan POM Tetapkan Obat Tidur Clonazolam Sebagai Jenis Narkoba Golongan Satu (Dok. Badan POM)

Tapi efek samping dari obat ini membuat penggunanya kecanduan. Namun ia bisa bekerja dengan sangat cepat dan efektif.

Dibuat pada 1970-an, ini adalah kombinasi ampuh clonazepam dan alprazolam (keduanya disetujui untuk penggunaan jangka pendek). Bahkan dosis kecil dapat menghasilkan sedasi yang intens dan menyebabkan amnesia.

Obat ini temukan dan dibuat pada 1970-an, masuk sebagai obat keras karena hanya dengan dosis kecil sekalipun, obat ini bisa menghasilkan sedasi atau kehilangan kesadaran yang intens, dan bahkan bisa menyebabkan amnesia atau hilang ingatan.

Dalam medis, obat ini juga kerap digunakan sebagai anti nyeri agar pasien lebih nyaman dan menenangkan.

Meski bekerja sebagai obat penenang atau obat tidur, klonazolam disebut memiliki efek samping yang lebih berbahaya dibandingkan manfaatnya jika dikonsumsi tanpa resep dokter.

baca juga

Berikut ini beberapa efek samping klonazolam yang sering ditemukan:

1. Ketergantungan atau Kecanduan

Semua obat yang mengandung klonazolam bisa membuat penggunanya kecanduan atau ketagihan. Ini terjadi karena saat mengonsumsi bisa membuat neurotransmitter atau senyawa yang bertugas menyampaikan pesan antara sel saraf jadi kacau.

2. Overdosis

Karena kecanduan, akhirnya membuat pengguna tidak bisa mengontrol takaran yang tepat. Apalagi jika obat ini dikonsumsi dalam bentuk cair atau dihirup, overdosis bisa terjadi dalam bentuk depresi pernapasan hingga kematian.

3. Kerusakan Otak Jangka Panjang

Kerusakan ini meliputi depresi, gangguan memori, malu, bicara cadel, kesulitan berjalan, fungsi tubuh yang kurang terorganisasi, dan bisa menyebabkan hingga kecelakaan. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Badan POM Tetapkan Obat Tidur Clonazolam Sebagai Jenis Narkoba Golongan Satu

Badan POM Tetapkan Obat Tidur Clonazolam Sebagai Jenis Narkoba Golongan Satu

Health | Selasa, 14 Juni 2022 | 09:35 WIB

Cara Mengecek BPOM Kosmetik Asli Atau Palsu dengan Mudah

Cara Mengecek BPOM Kosmetik Asli Atau Palsu dengan Mudah

Lifestyle | Senin, 13 Juni 2022 | 17:17 WIB

Prioritaskan Kesehatan Masyarakat, Produsen Air Minum Ini Dukung Rencana BPOM Kasih Label BPA pada Galon

Prioritaskan Kesehatan Masyarakat, Produsen Air Minum Ini Dukung Rencana BPOM Kasih Label BPA pada Galon

Health | Senin, 13 Juni 2022 | 16:16 WIB

Terkini

Apa Persamaan dan Perbedaan Gempa Bumi Venezuela dan Kolombia?

Apa Persamaan dan Perbedaan Gempa Bumi Venezuela dan Kolombia?

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:24 WIB

Emiten AVIA Tegaskan Kepatuhan Persaingan Usaha KPPU

Emiten AVIA Tegaskan Kepatuhan Persaingan Usaha KPPU

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:15 WIB

111 Orang Tewas Usai Gempa Bumi Besar Kolombia, Rumah Sakit Hancur

111 Orang Tewas Usai Gempa Bumi Besar Kolombia, Rumah Sakit Hancur

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:13 WIB

Arkeologi Italia Geger! Bangkai Kapal Romawi Kuno Ditemukan di Lepas Pantai Sisilia

Arkeologi Italia Geger! Bangkai Kapal Romawi Kuno Ditemukan di Lepas Pantai Sisilia

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:05 WIB

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:52 WIB

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan

Sumsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:22 WIB

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:10 WIB

×