Minum Minuman Manis Tiap Hari Meningkatkan Risiko Kanker Hati hingga 70 Persen Lebih, lho!

Cesar Uji Tawakal | Rosiana Chozanah | Suara.com

Kamis, 16 Juni 2022 | 07:48 WIB
Minum Minuman Manis Tiap Hari Meningkatkan Risiko Kanker Hati hingga 70 Persen Lebih, lho!
Minuman kemasan [shutterstcok]

Suara.com - Minum-minuman dengan pemanis buatan memang tidak menyehatkan. Terlebih jika dikonsumsi secara rutin, maka dapat memicu berbagai penyakit, dari diabetes hingga kanker.

Seperti yang ditunjukkan dalam salah satu penelitian terbaru, yang dipresentasikan dalam pertemuan tahunan American Society Nutrition, pada Selasa hingga Kamis (14-16/6/2022) pkan ini.

Dalam penelitian oleh berbagai instansi, termasuk dari Harvard TH Chan School of Public Health, ditemukan bahwa wanita yang mengonsumsi minuman manis, walau satu kali per hari, meningkatkan 73 persen kemungkinan untuk terkena kanker hati.

Sementara wanita yang minum minuman manis lebih dari satu kali per hari berisiko 78 persen lebih tinggi terkena kanker tersebut, lapor Insider.

Studi ini didasarkan pada analisis data dari 90.504 wanita pascamenopause, berusia 50 hingga 79 tahun, selama hampir 19 tahun masa tindak lanjut.

Ilustrasi soda diet. (Unsplash/CorrieMiracle)
Ilustrasi soda diet. (Unsplash/CorrieMiracle)

Peneliti ingin mengetahui apakah ada dampak dari rutinitas konsumsi minuman manis, seperti soda dan minuman kemasan perasa buah, dengan risiko kanker hati.

Berdasarkan data World Cancer Research Fund International, kanker hati merupakan jenis yang keenam yang paling sering didiagnosis orang-orang di seluruh dunia.

Sebelum penelitian ini, jenis minuman lain juga dapat meningkatkan risiko kanker hati, seperti minuman beralkohol.

Sementara kopi dikaitkan dengan rendahnya risiko kanker hati.

Jadi, temuan studi ini menunjukkan bahwa mengurangi asupan minuman manis dapat membantu mengurangi risiko kanker hati.

"Mengganti minuman manis dengan air, dan kopi atau teh tanpa gula dapat secara signifikan menurunkan risiko kanker hati," jelas penulis utama studi Longgang Zhao dari University of South Carolina.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Riset CISDI: Rerata Remaja Indonesia Konsumsi Minuman Manis Hingga 4,7 Mililiter per Hari

Riset CISDI: Rerata Remaja Indonesia Konsumsi Minuman Manis Hingga 4,7 Mililiter per Hari

Health | Rabu, 18 Mei 2022 | 18:25 WIB

Sering Konsumsi Minuman Manis Dalam Kemasan? Hati-Hati Penyakit Ini Mengintai!

Sering Konsumsi Minuman Manis Dalam Kemasan? Hati-Hati Penyakit Ini Mengintai!

Health | Rabu, 18 Mei 2022 | 15:01 WIB

Ekonomi Belum Pulih Seutuhnya, Penerapan Cukai Plastik dan Minuman Manis Berkemasan Mundur ke 2023

Ekonomi Belum Pulih Seutuhnya, Penerapan Cukai Plastik dan Minuman Manis Berkemasan Mundur ke 2023

Bisnis | Rabu, 20 April 2022 | 15:25 WIB

Terkini

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB