Malaysia Healthcare Tawarkan Perawatan Hepatitis C yang Terjangkau dan Mudah Diakses

Fabiola Febrinastri | Iman Firmansyah | Suara.com

Senin, 20 Juni 2022 | 16:22 WIB
Malaysia Healthcare Tawarkan Perawatan Hepatitis C yang Terjangkau dan Mudah Diakses
Malaysia Healthcare mendukung misi global WHO untuk mengurangi infeksi virus hepatitis baru sebesar 90% dan mengurangi kematian akibat hepatitis virus sebesar 65% pada tahun 2030. (Dok: Malaysia Healthcare)

Suara.com - Dalam beberapa tahun terakhir, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menjalankan fokusnya untuk menghilangkan Hepatitis C sebagai masalah kesehatan masyarakat. Untuk mendukung hal tersebut, Malaysia meningkatkan upayanya untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit tersebut dengan tema 'Diperiksa, Dirawat, Disembuhkan' (Test, Treat, Cure). Pilihan pengobatan tersedia untuk semua genotipe, termasuk individu yang didiagnosis dengan HIV, dengan masa pengobatan yang memakan waktu sekitar 12 sampai 24 minggu.

Hepatitis C ditularkan melalui darah, yang berarti ditularkan dari orang ke orang melalui kontak darah langsung. Jika tidak diobati, dapat menyebabkan penyakit hati dan, akhirnya, kematian. Gejala umum yang harus diwaspadai termasuk kulit atau mata kuning (jaundice), sakit perut, mual, demam, urin berwarna gelap, tinja berwarna terang, nyeri sendi, dan kelelahan. Namun, beberapa gejala mungkin tidak diketahui selama lebih dari satu dekade, dan penyakit ini masih dapat menyebar ke orang lain bahkan jika gejalanya tidak terlihat.

Malaysia juga menyambut wisatawan kesehatan dari Indonesia untuk menerima pengobatan Hepatitis C yang efektif sebagai pusat pengobatan Asia. Dengan setidaknya 24 lembaga medis terdaftar khusus untuk pengobatan Hepatitis C, negara ini menawarkan pilihan pengobatan yang menawarkan tingkat kesembuhan 97% dan penghematan biaya yang signifikan hingga 93% dibandingkan dengan metode pengobatan lainnya.

Hepatitis C adalah silent disease (penyakit yang tidak menunjukan gejala apapun/tanpa gejala spesifik) yang mempengaruhi 58 juta orang di seluruh dunia, dengan dua juta orang di Indonesia menderita infeksi, menjadikannya krisis kesehatan masyarakat, ekonomi, dan sosial yang besar.

Sebagai Pusat Perawatan Hepatitis C Asia, Malaysia Healthcare sangat mendukung misi global WHO untuk mengurangi infeksi virus hepatitis baru sebesar 90% dan mengurangi kematian akibat hepatitis virus sebesar 65% pada tahun 2030.

“Kami dengan rendah hati mengundang wisatawan layanan kesehatan secara global dan khususnya dari negara tetangga kami. negara-negara seperti Indonesia untuk merasakan perawatan Hepatitis C berkualitas yang ditawarkan di Malaysia yang diatur dengan baik oleh Pemerintah,” ujar Chief Executive Officer Malaysia Healthcare Travel Council (MHTC), Mohd Daud Mohd Arif.

“Sekarang perbatasan Malaysia sepenuhnya terbuka, kami berusaha untuk memberikan perawatan yang berkesinambungan bagi semua wisatawan kesehatan dari Indonesia, sehingga mereka bisa mendapatkan perawatan berkualitas untuk ketenangan pikiran di tujuan yang aman dan terpercaya,” tambahnya.

Ia menjelaskan bahwa perawatan kesehatan di Malaysia diawasi dan diatur secara ketat oleh Kementerian Kesehatan Malaysia. Dengan rumah sakit swasta diwajibkan untuk mematuhi Undang-Undang Fasilitas dan Layanan Kesehatan Swasta 1988 dan Peraturan Layanan Fasilitas Kesehatan Swasta 2006, wisatawan kesehatan dapat yakin bahwa keselamatan dan kualitas perawatan yang mereka terima diprioritaskan.

“Malaysia telah menjadi tuan rumah bagi wisatawan layanan kesehatan dari Indonesia selama bertahun-tahun karena kedekatan geografis dan budaya kami, serta kemampuan kami untuk melengkapi penawaran layanan kesehatan yang ada di sana. Kami sangat menganjurkan mereka yang sudah merencanakan perjalanan ke Malaysia untuk melakukan prosedur perawatan dapat memasukkan skrining Hepatitis C sederhana dalam rencana perjalanan mereka. Biarkan kami membantu untuk 'Memeriksa, Merawat, Meyembuhkan' (Test, Treat, Cure) Anda. Semakin dini Anda terkena penyakit ini, semakin besar peluang Anda untuk sembuh total dalam waktu yang lebih singkat,” paparnya.

Untuk tahu lebih lanjut tentang Malaysia Healthcare dan pilihan pengobatan Hepatitis C-nya, kini hadir Malaysia Healthcare Expo 2022 (MH Expo 2022 Surabaya) yang berlangsung dari 30 Juni hingga 3 Juli 2022 di Tunjungan Plaza 3 di Surabaya. Pengunjung MHX Expo 2022 Surabaya akan berkesempatan untuk mengikuti berbagai macam kegiatan seperti undian dan memenangkan hadiah menarik.

Untuk mengetahui lebih lanjut tentang MHX 2022 Surabaya, silakan kunjungi @MalaysiaHealthcare.id di Instagram dan daftar di https://bit.ly/3b0HO7B.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

1.500 Warga Kota Padang Idap Penyakit TBC

1.500 Warga Kota Padang Idap Penyakit TBC

Sumbar | Senin, 20 Juni 2022 | 15:01 WIB

4 Tips Healing saat Jadwal Padat, Tidak Harus Traveling

4 Tips Healing saat Jadwal Padat, Tidak Harus Traveling

Your Say | Senin, 20 Juni 2022 | 13:48 WIB

Inilah 5 Alasan Mengapa Kamu Harus Mulai Olahraga Yoga, Yuk Langsung Coba!

Inilah 5 Alasan Mengapa Kamu Harus Mulai Olahraga Yoga, Yuk Langsung Coba!

Your Say | Senin, 20 Juni 2022 | 13:15 WIB

Waspada! Kasus COVID-19 di Kota Cimahi Naik Drastis, Dinas Kesehatan: Ada Yang Pulang Umroh Positif

Waspada! Kasus COVID-19 di Kota Cimahi Naik Drastis, Dinas Kesehatan: Ada Yang Pulang Umroh Positif

Jabar | Senin, 20 Juni 2022 | 13:07 WIB

Taman Sari Jadi Inspirasi Menkes Dalam Pembentukan Sistem Kesehatan Global, Begini Filosofinya

Taman Sari Jadi Inspirasi Menkes Dalam Pembentukan Sistem Kesehatan Global, Begini Filosofinya

Health | Senin, 20 Juni 2022 | 12:51 WIB

Konsultan Psikiatri: Banyak Pria Masih Menutup Diri Atas Kondisi Kesehatan Mental

Konsultan Psikiatri: Banyak Pria Masih Menutup Diri Atas Kondisi Kesehatan Mental

Health | Senin, 20 Juni 2022 | 12:25 WIB

Terkini

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:46 WIB

Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia

Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 10:53 WIB

4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius

4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:58 WIB

Hantavirus Apakah Sudah Ada di Indonesia? Ini Fakta dan Risiko Penularannya

Hantavirus Apakah Sudah Ada di Indonesia? Ini Fakta dan Risiko Penularannya

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:20 WIB

Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya

Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:06 WIB