6 Daftar Makanan yang Tidak Boleh Dimakan saat Perut Kosong, Sudah Tahu?

Yasinta Rahmawati | Suara.com

Senin, 20 Juni 2022 | 16:35 WIB
6 Daftar Makanan yang Tidak Boleh Dimakan saat Perut Kosong, Sudah Tahu?
Ilustrasi makan bersama saat perut kosong. [Pexels/fauxels]

Suara.com - Tidak semua makanan yang tampaknya sehat itu baik untuk Anda, jika dimakan pada waktu yang salah. Itulah mengapa Anda perlu menghindari makanan ini saat perut kosong. Adapun beberapa makanan yang tidak boleh dimakan saat perut kosong akan diulas di sini.

Diketahui, nutrisi yang sehat sangat penting untuk kesehatan fisik dan mental. Anda mungkin masih sedikit kesulitan mempelajari kebiasaan makan makanan sehat, terutama memilih makanan sehat saat perut kosong.

Oleh karena itu, untuk membantu Anda membuat pilihan yang tepat saat makan, mari simak berikut ini beberapa makanan yang tidak boleh dimakan saat perut kosong yang dilansir dari berbagai sumber.

1. Kue kering/Puff

Salah satu makanan yang perlu Anda hindari saat perut kosong yaitu kue kering/Puff pastry. Pasalnya, kue jenis ininmengandung ragi yang dapat mengiritasi garis perut, yang mana ini dapat memicu sakit perut.

2. Makanan pedas

Makan hidangan pedas dengan perut kosong meningkatkan kemungkinan Anda merasakan iritasi perut. yang dapat menyebabkan reaksi asam dan kram. Makanan pedas memiliki rasa yang sangat tajam dan kuat sehingga dapat memicu gangguan pencernaan.

3. Permen

Mengkonsumsi gula saat perut kosong tidak disarankan karena ketika gula memasuki perut kosong, tubuh manusia tidak dapat mengeluarkan cukup insulin untuk mempertahankan kadar normalnya dalam darah. Ini juga dapat mengganggu keseimbangan asam-basa.

4. Pisang

Makan pisang saat perut kosong meningkatkan jumlah magnesium dalam darah, yang mana ini bukan kabar baik bagi jantung Anda. Pisang juga tinggi gula alami, karena 25% dari rata-rata pisang adalah gula. Ini memberi Anda dorongan energi awal yang hanya akan menguras energi Anda di kemudian hari.

5. Jus buah

Selain makanan, ada juga minuman yang sebaiknya dihindari saat perut kosong salah satunya yakni jus buah. Jus buah adalah makanan pokok dalam diet kita.

Namun, saat kondisi perut sedang kosong, jus buah justru memicu beban pada pankreas bertambah. Dan gula dalam bentuk fruktosa dalam buah-buahan dapat berdampak negatif pada hati Anda.

Saat membuat jus buah, beberapa serat sehat hilang karena ekstraktor jus memisahkan jus dari daging buah dan kulit yang kaya serat. Hilangnya serat dalam jus buah dapat menyebabkan lonjakan gula darah relatif lebih banyak daripada saat kita makan buah yang sebenarnya, ini menyebabkan masalah seperti diabetes atau kolesterol tinggi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bikin Geram! Lagi Dimakan, Nasi Bungkus Pemuda Ini Tiba-tiba Dilempari Tanah oleh Teman, Diduga Cuma Demi Konten

Bikin Geram! Lagi Dimakan, Nasi Bungkus Pemuda Ini Tiba-tiba Dilempari Tanah oleh Teman, Diduga Cuma Demi Konten

News | Senin, 20 Juni 2022 | 16:22 WIB

Wisata Kuliner Semakin Tenang, Ada Asuransi yang Lindungi Kamu dari Potensi Keracunan Makanan

Wisata Kuliner Semakin Tenang, Ada Asuransi yang Lindungi Kamu dari Potensi Keracunan Makanan

Press Release | Senin, 20 Juni 2022 | 14:37 WIB

4 Tanda Lain dari Dehidrasi, Tidak Melulu Haus

4 Tanda Lain dari Dehidrasi, Tidak Melulu Haus

Health | Senin, 20 Juni 2022 | 14:13 WIB

Terkini

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB