3 Hal yang Berubah pada Vagina Setelah Melakukan Persalinan Normal

Risna Halidi

Senin, 20 Juni 2022 | 21:30 WIB
3 Hal yang Berubah pada Vagina Setelah Melakukan Persalinan Normal
ilustrasi vagina. (Shutterstock)

Suara.com - Melahirkan secara alami atau normal dapat menyebabkan sedikit banyak perubahan di area kewanitaan atau vagina. Hal itu sebenarnya sangat normal dan bisa diatasi dengan berbagai cara.

Perempuan juga baiknya tidak perlu merasa terlalu khawatir dengan perubahan-perubahan tersebut. Apalagi vagina merupakan organ yang elastis dan cukup fleksibel.

Untuk lebih mengetahui perubahan apa saja yang biasa terjadi pada vagina setelah melahirkan, berikut rangkumannya seperti yang Suara.com kutip dari Hello Sehat.

ilustrasi vagina. (Shutterstock)
ilustrasi vagina. (Shutterstock)

1. Vagina Mengendur
Vagina merupakan organ yang sangat elastis dan dapat meregang hingga 10 sentimeter (cm) untuk memungkinkan kelahiran bayi. Setelah proses melahirkan selesai, vagina akan kembali ke ukuran semula seperti sebelum melahirkan.

Vagina di kelilingi oleh otot yang ikut meregang selama masa kehamilan hingga persalinan. Atas dasar inilah ukuran vagina mungkin tidak benar-benar kembali sama persis seperti sebelum melahirkan.

Dengan kata lain, salah satu perubahan vagina yang nampak setelah melahirkan yakni ukurannya yang agak lebih mengendur. Melansir dari NHS, vagina biasanya terlihat lebih kendur dan “lowong” ketimbang sebelum melahirkan.

Meski sifatnya elastis, ukuran vagina setelah melahirkan tidak benar-benar kembali persis seperti sebelumnya. Sejauh mana perubahan vagina bisa terpengaruh tergantung pada beberapa faktor, seperti ukuran besar kecilnya tubuh bayi serta penggunaan alat bantu persalinan meliputi ekstraksi vakum dan forceps.

2. Vagina Kering
Vagina terasa kering dan kesat setelah melahirkan adalah hal yang normal. Ini terjadi karena dinding vagina biasa dilumasi oleh cairan yang dipengaruhi oleh hormon estrogen.

Itu sebabnya, vagina kering usai melahirkan bisa dikarenakan tingginya kadar estrogen saat hamil yang kemudian menyusut pascapersalinan. Alhasil, perempuan mungkin merasakan vagina lebih kering dan agak tidak nyaman saat berhubungan seks setelah melahirkan.

baca juga

Dan jika ibu menyusui bayi dengan ASI eksklusif, hormon estrogen bisa menurun lebih banyak. Penurunan kadar hormon estrogen inilah yang menyebabkan vagina menjadi kering.

3. Vagina Sakit
Selain mengendur dan kering, perubahan vagina lainnya setelah melahirkan adalah munculnya rasa sakit entah akibat sayatan atau jahitan setelah melahirkan. Sama halnya seperti luka di bagian tubuh lain, luka pada vagina juga membuat perempuan mengeluhkan rasa sakit dan perih.

Bahkan, area perineum (antara vagina dan anus) juga bisa sakit karena robekan episiotomi yang terjadi.

Beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mengatasi hal tersebut?

Vagina, organ intim, miss V (Pixabay/silviarita)
Vagina, organ intim, miss V (Pixabay/silviarita)

Untuk kasus vagina mengendur, perempuan disarankan melakukan senam kegel. Selain 'merapatkan' vagian, senam kegel juga membantu mencegah masalah inkontinensia urine. Agar hasil lebih optimal, coba rutin lakukan senam Kegel empat sampai enam kali sehari selama beberapa menit.

Untuk mengatasi vagina kering setelah melahirkan, ada beberapa cara yang bisa dilakukan. Hanya saja yang perlu diingat, vagina kering setelah melahirkan biasanya dapat kembali pulih dengan sendirinya.

Seiring berjalannya waktu, kadar estrogen di dalam tubuh akan kembali seperti semula layaknya sebelum persalinan. Namun beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi vagina kering adalah menggunakan pelumas, hindari sabun pembersih vagina dan jaga hidrasi tubuh.

Terakhir, cara mengatasi keluhan nyeri pada vagina setelah melahirkan adalah kompres vagina pakai es, gunakan bantal empuk sebagai alas setiap kali duduk, minum obat pereda nyeri dan periksakan diri ke dokter bila vagina terasa semakin sakit dan tidak kunjung sembuh.

Pastikan selalu menjaga kebersihan area vagina, perineum, hingga anus dengan rajin mencuci tangan sebelum dan setelah buang air besar atau kecil. Jangan lupa juga untuk rajin mengganti pembalut selama masih mengalami perdarahan lokia di masa nifas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pro Kontra Usulan Cuti Hamil dan Melahirkan 6 Bulan, Keuntungan Atau Malah Ancaman Buat Ibu?

Pro Kontra Usulan Cuti Hamil dan Melahirkan 6 Bulan, Keuntungan Atau Malah Ancaman Buat Ibu?

News | Senin, 20 Juni 2022 | 11:00 WIB

Nikita Willy Beberkan Sifat Asli Suami, Netizen Heran: Kok Ada Laki-Laki Kayak Gini?

Nikita Willy Beberkan Sifat Asli Suami, Netizen Heran: Kok Ada Laki-Laki Kayak Gini?

Entertainment | Minggu, 19 Juni 2022 | 20:31 WIB

Tega! Sudah Diberi Kesempatan Kedua, Suami Malah Pilih Selingkuh dan Dugem Saat Istri Berjuang Melahirkan

Tega! Sudah Diberi Kesempatan Kedua, Suami Malah Pilih Selingkuh dan Dugem Saat Istri Berjuang Melahirkan

News | Minggu, 19 Juni 2022 | 12:55 WIB

Terkini

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:32 WIB

Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance

Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 19:00 WIB

Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum

Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum

Health | Minggu, 14 Juni 2026 | 19:05 WIB

Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis  Redakan Wasir dengan Cara Alami

Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis Redakan Wasir dengan Cara Alami

Health | Minggu, 14 Juni 2026 | 15:55 WIB

Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun

Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun

Health | Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:18 WIB

Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya

Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya

Health | Sabtu, 13 Juni 2026 | 10:29 WIB

Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi

Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi

Health | Jum'at, 12 Juni 2026 | 12:50 WIB

Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW

Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW

Health | Jum'at, 12 Juni 2026 | 09:06 WIB

Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia

Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia

Health | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:51 WIB