Kasus Covid-19 Kembali Meningkat, Begini Cara Cegah Virus Masuk ke Rongga Tenggorokan

Bimo Aria Fundrika

Selasa, 21 Juni 2022 | 12:50 WIB
Kasus Covid-19 Kembali Meningkat, Begini Cara Cegah Virus Masuk ke Rongga Tenggorokan
Ilustrasi virus corona, hidung, mimisan (Pixabay/mohamed_hassan)

Suara.com - Kasus Covid-19 kembali meningkat dalam beberapa hari belakangan. Bahkan, Kementerian Kesehatan mencatat penambahan kasu harian selalu tembus seribu daam empat hari berturut-turu.

Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin memprediksi kasus COVID-19 harian akan tembus 20 ribu per hari, di mana puncaknya akan terjadi di akhir Juli 2022.

Presiden Jokowi pun telah mengingatkan semua pihak untuk tetap waspada.  Selain peringatan untuk waspada, Jokowi menekankan perlunya vaksinasi booster. Namun, belakangan ini laju vaksinasi booster malah mengalami perlambatan.

Lantas, apa yang dapat dilakukan oleh masyarakat agar terhindar dari penularan Covid-19, apalagi dengan semakin longgarnya penerapan prokes?

Nose Sanitizer. (Dok: Istimewa)
Nose Sanitizer. (Dok: Istimewa)

Menjaga kebersihan dan pola hidup sehat tetap menjadi cara untuk terhindar dari Covid-19, apapun variannya. Menjaga kebersihan tangan dan hidung sangatlah penting karena merupakan pintu masuk berbagai virus ke dalam tubuh. Virus yang masuk ke rongga hidung dan tenggorokan akan menyebar ke seluruh tubuh bersamaan dengan penyaluran oksigen melalui pembuluh darah.

Akhir-akhir ini nose sanitizer menjadi popular karena teknologinya dapat menghilangkan berbagai virus, termasuk Covid-19 di rongga hidung dan tenggorokan sehingga mencegah virus masuk ke paru-paru yang memacu tingkat keparahan sebagian besar penderita Covid-19.

Sanotize, perusahaan asal Kanada telah mengembangkan nose sanitizer bernama Enovid. Co-Founder Sanotize Dr. Chris Miller menyampaikan bahwa Enovid nose sanitizer menggunakan teknologi yang sudah dipatenkan yakni Nitric Oxide Releasing Solution atau NORS.

"Saat disemprotkan akan menghasilkan Nitric Oxide segar yang mampu membunuh virus di rongga hidung dan tenggorokan hingga 99,9% dalam hitungan menit," kata dia. 

Chris mengatakan, bahwa nose sanitizer itu telah melalui uji klinis fase 3 yang dilakukan di India terhadap pasien Covid-19. Sebagai hasilnya, jangka waktu penyembuhan Covid-19 untuk pasien yang diberikan nose sanitizer rata-rata adalah 4 hari dibandingkan dengan 8 hari pada kelompok plasebo (tidak diberikan Enovid).

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Krisis Tenaga Kerja di Malaysia di Sektor Perkebunan, Imbasnya Jam Kerja yang Lebih Panjang

Krisis Tenaga Kerja di Malaysia di Sektor Perkebunan, Imbasnya Jam Kerja yang Lebih Panjang

Video | Selasa, 21 Juni 2022 | 12:00 WIB

Klaim Dokter Terawan Soal Vaksin Nusantara: Tak Perlu Booster Hingga Ampuh Lawan Omicron Terbaru

Klaim Dokter Terawan Soal Vaksin Nusantara: Tak Perlu Booster Hingga Ampuh Lawan Omicron Terbaru

Health | Selasa, 21 Juni 2022 | 11:50 WIB

Tak hanya Covid-19 yang Harus Diwaspadai, Dirjen WHO Sebut Tuberkulosis Bunuh 1,5 Juta Orang Tiap Tahun

Tak hanya Covid-19 yang Harus Diwaspadai, Dirjen WHO Sebut Tuberkulosis Bunuh 1,5 Juta Orang Tiap Tahun

Jogja | Selasa, 21 Juni 2022 | 11:30 WIB

Terkini

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

Manga Komedi-Romantis Hiragi-san's House of Vampires Dapat Adaptasi Anime

Manga Komedi-Romantis Hiragi-san's House of Vampires Dapat Adaptasi Anime

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:40 WIB

BEI Siap Periksa Acak Free Float Emiten, Direksi Terancam Sanksi Tegas!

BEI Siap Periksa Acak Free Float Emiten, Direksi Terancam Sanksi Tegas!

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:15 WIB

Love's Ambition: Akting Sedih Zhao Lu Si yang Patahkan Genre Romansa CEO

Love's Ambition: Akting Sedih Zhao Lu Si yang Patahkan Genre Romansa CEO

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:14 WIB

Pakar Geopolitik: Konser Andrea Bocelli di Borobudur Harus Jadi Pesan Perdamaian Dunia

Pakar Geopolitik: Konser Andrea Bocelli di Borobudur Harus Jadi Pesan Perdamaian Dunia

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:04 WIB

×