Penting untuk Diketahui, Ternyata Inilah Perbedaan Karbohidrat Baik dan Buruk

Cesar Uji Tawakal, Rosiana Chozanah

Kamis, 23 Juni 2022 | 19:00 WIB
Penting untuk Diketahui, Ternyata Inilah Perbedaan Karbohidrat Baik dan Buruk
Ilustrasi pola makan panjang umur harus mengandung karbohidrat sehat. (Elements Envato)

Suara.com - Karbohidrat sering mendapatkan reputasi buruk. Padahal, tubuh juga membutuhkan karbohidrat sebagai sumber energi.

Menghindari asupan karbohidrat dapat membuat Anda kekurangan energi dan menyebabkan kekurangan nutrisi. Inilah mengapa penting untuk mengonsumsi makanan seimbang dari kelima kelompok makanan.

Berdasarkan Live Science, karbohidrat terbagi menjadi dua, 'baik' dan 'buruk'.

Apa itu karbohidrat baik?

Karbohidrat yang ditemukan dalam makanan nabati, atau karbohidrat kompleks, merupakan karbohidrat 'baik'. Seringnya dikemas dengan nutrisi lain, seperti serat yang membantu meningkatkan pencernaan dan mendukung metabolisme.

“Untuk menuai manfaat dari karbohidrat, cobalah memilih karbohidrat yang sarat dengan nutrisi, seperti biji-bijian dan buah-buahan dan sayuran. Ini adalah karbohidrat kompleks atau karbohidrat 'baik'," jelas ahli gizi Kristen Oddy.

Beberapa contoh karbohidrat 'baik' termasuk gandum, buah utuh, ubi jalar, yogurt, bit, pisang, wortel, beras merah, dan kacang-kacangan.

Ilustrasi sumber karbohidrat (freepik)
Ilustrasi sumber karbohidrat (freepik)

Sementara itu, karbohidrat 'buruk'?

Karbohidrat sederhana atau 'buruk', yang juga dikenal sebagai karbohidrat olahan, adalah gula, dipecah dengan cepat dan digunakan sebagai energi.

baca juga

Selama pemrosesan, benih gandum utuh dihilangkan, yang juga menghilangkan serat, vitamin, mineral, dan antioksidan, yang berarti makanan ini memiliki nilai gizi yang kecil.

"Karbohidrat jenis ini sering dicap buruk tetapi tidak semua karbohidrat sederhana tidak sehat. Beberapa buah dan susu utuh terdiri dari kerbohidrat sederhana, tetapi tetap mengandung berbagai nutrisi sehat," sambung Oddy.

Contoh karbohidrat buruk seperti roti putih, adonan pizza, kue kering, pasta putih, bir, jus buah, soda manis, pancake, dan kue.

Secara teratur mengonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat sederhana berkualitas rendah memiliki peningkatan risiko penyakit kronis, seperti diabetes dan penyakit kardiovaskular.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Salah Kaprah, Simak Mitos Tentang Konsumsi Protein dan Karbohidrat yang Banyak Diyakini Masyarakat

Salah Kaprah, Simak Mitos Tentang Konsumsi Protein dan Karbohidrat yang Banyak Diyakini Masyarakat

Health | Rabu, 15 Juni 2022 | 14:25 WIB

Hindari Lonjakan Glukosa Berlebih dengan Konsumsi 3 Nutrisi Ini sebelum Makan Karbohidrat

Hindari Lonjakan Glukosa Berlebih dengan Konsumsi 3 Nutrisi Ini sebelum Makan Karbohidrat

Health | Senin, 13 Juni 2022 | 09:15 WIB

Konsumsi Karbohidrat Berlebih yang Sebabkan Obesitas, Bukan Porsi Makan

Konsumsi Karbohidrat Berlebih yang Sebabkan Obesitas, Bukan Porsi Makan

Health | Kamis, 09 Juni 2022 | 13:39 WIB

Terkini

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:18 WIB

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 18:38 WIB

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:06 WIB

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Health | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:15 WIB

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

×