Konsumsi Karbohidrat Berlebih yang Sebabkan Obesitas, Bukan Porsi Makan

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Kamis, 09 Juni 2022 | 13:39 WIB
Konsumsi Karbohidrat Berlebih yang Sebabkan Obesitas, Bukan Porsi Makan
lemak obesitas (Pixabay/jarmoluk)

Suara.com - Makan berlebihan bukanlah penyebab obesitas, melainkan konsumsi karbohidrat yang menyebabkan kenaikan berat badan.

Menurut American Journal of Clinical Nutrition, mengurangi asupan kalori adalah kunci utama mengatasi obesitas, bukan porsi makan.

Dr. David Ludwig mengatakan bahwa membatasi asupan kalori bisa menyebabkan orang menjadi lebih lapar, tetapi juga memperlambat metabolisme tubuh.

"Jadi tidak terlalu banyak kalori dalam aliran darah," kata Dr. David Ludwig dikutip dari Fox News.

Saat tubuh kita membuat insulin terlalu banyak, sel-sel lemak diprogram untuk menimbun kalori.

Ludwig, seorang ahli endokrinologi dan profesor pediatri dan nutrisi di Harvard Medical School, berpendapat karbohidrat berlebih bisa menyebabkan produksi insulin terlalu banyak, sehingga bisa menyebabkan obesitas.

Pankreas menghasilkan hormon yang disebut insulin untuk mengontrol jumlah gula, atau glukosa dalam aliran darah, yan mana ini adalah kunci untuk membantu glukosa memasuki sel-sel dalam tubuh.

Ilustrasi obesitas. [unsplash]
Ilustrasi obesitas. [unsplash]

Ludwig pun mengatakan kebanyakan cara berpikir kita tentang penurunan berat badan itu terbalik.

"Selama bertahun-tahun, orang lebih fokus menghindari mentega ketika dihadapi pilihan antara roti dan mentega," katanya.

baca juga

Ludwig mengatakan sebenarnya roti dan mentega mungkin sama-sama bisa menyebabkan obesitas. Tapi, roti lebih berisiko menyebabkan peningkatan berat badan.

Ia menjelaskan kalau bukan banyaknya kalori yang menyebabkan kenaikan berat badan, tetapi kandungan gula yang tinggi dalam karbohidrat itulah memicu tubuh menyimpan terlalu banyak energi. Pada gilirannya, ini bisa menyebabkan kita makan lebih banyak.

Dr. Karl Nadolsky, seorang ahli endokrinologi mengatakan, seseorang akan mulai mengembangkan simpanan lemak ketika kalori yang dikonsumsi lebih besar daripada kalori yang dibakar dari waktu ke waktu.

"Seluruh dunia menganggap obesitas adalah tentang keseimbangan energi," kata Dr. Robert Lustig, profesor pediatri di divisi endokrinologi di University of California, San Francisco.

Jadi, ini berkaitan dengan kalori masuk dan keluar. Makan banyak bukanlah penyebab utama obesitas, melainkan malas berolahraga sekaligus mengonsumsi karbohidrat berlebihan.

"Sejauh ini, orang direkomendasikan untuk mengurangi porsi makannya bila ingin menurunkan berat badan. Tetapi, hasilnya tidak terlalu signifikan," kata Dr. Samuel Klein, direktur Pusat Nutrisi Manusia di Universitas Washington.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tidak Banyak yang Tahu, Berikut 5 Manfaat Talas!

Tidak Banyak yang Tahu, Berikut 5 Manfaat Talas!

Your Say | Kamis, 09 Juni 2022 | 10:19 WIB

Cara Diet Tanpa Olahraga Buat yang Malas Gerak Tapi Pengen Kurus

Cara Diet Tanpa Olahraga Buat yang Malas Gerak Tapi Pengen Kurus

Lifestyle | Rabu, 08 Juni 2022 | 17:13 WIB

Studi: Operasi Bariatrik pada Penderita Obesitas Mengurangi Risiko Kanker secara Signifikan

Studi: Operasi Bariatrik pada Penderita Obesitas Mengurangi Risiko Kanker secara Signifikan

Health | Rabu, 08 Juni 2022 | 16:03 WIB

Terkini

Generasi Self-Diagnosis: Saat VT TikTok Jadi Pengganti Psikolog

Generasi Self-Diagnosis: Saat VT TikTok Jadi Pengganti Psikolog

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 08:50 WIB

Belasan Wanita dan 2 Pria Terjaring Razia Satpol PP di Jondul Pekanbaru

Belasan Wanita dan 2 Pria Terjaring Razia Satpol PP di Jondul Pekanbaru

Riau | Minggu, 27 September 2026 | 08:48 WIB

Bagaimana Cara Menghilangkan Bau Gosong di Panci? Ini 7 Triknya

Bagaimana Cara Menghilangkan Bau Gosong di Panci? Ini 7 Triknya

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 08:35 WIB

Rekor! Park Ji-hyun dan Hyper Knife Jadi Nominasi International Emmy Award

Rekor! Park Ji-hyun dan Hyper Knife Jadi Nominasi International Emmy Award

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 08:30 WIB

5 Toner untuk Kulit Berjerawat: Bantu Redakan Bruntusan dan Minyak Berlebih

5 Toner untuk Kulit Berjerawat: Bantu Redakan Bruntusan dan Minyak Berlebih

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 08:10 WIB

PSPS Pekanbaru Taklukkan Sumsel United di Kandang Lawan

PSPS Pekanbaru Taklukkan Sumsel United di Kandang Lawan

Riau | Minggu, 27 September 2026 | 08:06 WIB

3 Zodiak yang Menarik Keberuntungan Finansial Hari Ini 27 September 2026, Ada Scorpio

3 Zodiak yang Menarik Keberuntungan Finansial Hari Ini 27 September 2026, Ada Scorpio

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 08:05 WIB

Batas Tipis Antara Ramah dan Micro-Cheating: Kapan Kamu Harus Mulai Curiga ke Pasangan?

Batas Tipis Antara Ramah dan Micro-Cheating: Kapan Kamu Harus Mulai Curiga ke Pasangan?

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 08:00 WIB

Ulasan Berani Tidak Disukai: Belajar Jadi Diri Sendiri Tanpa Perlu Validasi

Ulasan Berani Tidak Disukai: Belajar Jadi Diri Sendiri Tanpa Perlu Validasi

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 07:45 WIB

Kapan Ada Tanggal Merah Lagi? Cek Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Akhir Tahun 2026

Kapan Ada Tanggal Merah Lagi? Cek Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Akhir Tahun 2026

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 07:40 WIB

×