Penyakit Parkinson Bisa Memengaruhi Postur Tubuh, Apa Tanda Awalnya?

Cesar Uji Tawakal | Rosiana Chozanah | Suara.com

Kamis, 23 Juni 2022 | 20:00 WIB
Penyakit Parkinson Bisa Memengaruhi Postur Tubuh, Apa Tanda Awalnya?
Postur Tubuh Bungkuk. (Shutterstock)

Suara.com - Penyakit Parkinson merupakan kerusakan otak progresif yeng berkembang selama bertahun-tahun. Gangguan sistem saraf pusat ini dapat memengaruhi pergerakan tubuh penderitanya.

Kebanyakan penderita penyakit Parkinson pertama kali mengembangkan penyakit ini setelah usia 60 tahun. Namun, sekitar 5 hingga 10 persen sudah mengalami tanda-tandanya di bawah 40 tahun.

Dilasir Times of India, penyakit Parkinson berkembang ketika sel-sel otak berhenti bekerja dengan baik dan seiring waktu menjadi hilang.

Para peneliti belum tahu penyebab penyakit Parkinson, tetapi diyakini beberapa faktor seperti usia, faktor genetik dan lingkungan, menyebabkan sel saraf penghasil dopamin mati.

Gejala penyakit Parkinson mulai muncul ketika otak tidak mampu membuat dopamin, yang cukup untuk mengontrol gerakan dengan baik.

Salah satu gejala paling awal adalah tremor di satu tangan. Tetapi, postur tubuh dan keseimbangan yang terganggu juga bisa menjadi tanda penyakit Parkinson.

Ilustrasi penyakit parkinson (Shutterstock)

Tanda penyakit Parkinson pada postur tubuh

Penyakit Parkinson memengaruhi kontrol gerakan otomatis, sehingga perubahan postur dapat terjadi tanpa pengingat otomatis otak tentang bagaimana seharusnya postur tubuh penderita.

Postur tubuh penderita mungkin menjadi bungkuk atau memiliki masalah keseimbangan. Perubahan postur bisa berupa penurunan lekukan punggung bawah, kepala atau seluruh tubuh condong ke depan.

Kondisi tersebut akan membuat penderita terlihat membungkuk, terlihat kecil, langkah cepat dan mengurangi ayunan lengan.

Penderita juga mungkin mengalami kesulitan memulai atau melanjutkan pergerakan.

Gejala Parkinson sering dimulai pada satu sisi tubuh. Seiring perkembangan penyakit, akhirnya mulai mempengaruhi keduanya. Namun, gejalanya bisa lebih parah di satu sisi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sensor Apple Watch Bisa Bantu Dokter Pantau Pasien Parkinson

Sensor Apple Watch Bisa Bantu Dokter Pantau Pasien Parkinson

Tekno | Kamis, 16 Juni 2022 | 17:19 WIB

Virus Corona Covid-19 Bisa Berdampak Buruk pada Penyakit Parkinson, Ini Tandanya!

Virus Corona Covid-19 Bisa Berdampak Buruk pada Penyakit Parkinson, Ini Tandanya!

Health | Jum'at, 10 Juni 2022 | 12:07 WIB

Sering Bermimpi Buruk Bisa Jadi Tanda Awal Penyakit Parkinson, Kok Bisa? Begini Penjelasannya

Sering Bermimpi Buruk Bisa Jadi Tanda Awal Penyakit Parkinson, Kok Bisa? Begini Penjelasannya

Health | Rabu, 08 Juni 2022 | 18:11 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB