Bolehkah Cedera Kaki Diurut? Ternyata Begini Kata Dokter

Bimo Aria Fundrika | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Jum'at, 24 Juni 2022 | 17:56 WIB
Bolehkah Cedera Kaki Diurut? Ternyata Begini Kata Dokter
Pijat untuk relaksasi dan redakan sakit kepala. (Shutterstock)

Suara.com - Banyak pakar kesehatan melarang cedera sendi kaki atau cedera tangan untuk diurut. Tapi, menurut Dokter Ortopedi, dr. Aldico Sapardan, Sp.OT cedera kaki atau tangan boleh diurut untuk sekedar pijatan ringan.

Pijatan ringan ini, bisa dilakukan dengan tujuan memecahkan asam laktat, seperti pijat ringan setelah olahraga, yang efeknya sama seperti direndam atau dikompres dengan air hangat.

"Diurut dengan tujuan memecahkan asam laktat setelah olahraga ya tidak apa apa dan sah-sah saja, karena pemecahan asam laktat bisa dilakukan beberapa cara misalnya berendam dengan air hangat ataupun diurut, urut atau light massage bukan pijat berat," ujar dr. Aldico dalam acara pembukaan Klinik Utama JLA Indonesia di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (24/6/2022).

Jika setelah cedera dan menyelesaikan pengobatan oleh dokter, meski tidak nyaman dr. Aldico tetap melarang bagian cedera untuk dipijat atau diurut berat hingga menekan bagian yang cedera dan tetap beri rekomendasi untuk diistirahatkan.

Ilustrasi dipijat. 

"Jika memang terdapat doms lagi atau cidera di ototnya lebih baik diresting  aja atau diistirahatkan saja. Seperti misalkan cideranya di tangan mungkin bisa menggunakan gendongan tangan, dibebat ataupun dipakaikan elastic perban itu masih lebih baik dibanding diurut," jelasnya.

Adapun dokter melarang bagian cedera diurut berat, untuk mencegah terjadinya inflamasi atau peradangan di dalam aliran darah lebih lanjut, sehingga luka di persendian semakin parah, dan semakin lama bisa sembuh.

"Ditakutkan bahwa jika diurut semakin menambah tingkat inflamasi, tambah bengkak, tambah radang, merah ataupun panas. Nah, itu tanda tanda radang," jelas dr. Aldico.

Berikut ini penanganan dan pertolongan  pertama cedera olahraga yang perlu diperhatikan:

  • No Harm yakni No Heat atau jangan dikompres panas.
  • No Alcohol, yakni jangan mengkonsumsi alkohol.
  • No Run, yakni jangan melakukan latihan atau olahraga pada bagian tubuh yang cedera.
  • NO Massage, yakni jangan melakukan pemijatan pada area yang cedera. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

4 Pebulu Tangkis Indonesia yang Pernah Cedera ACL, Teranyar Yeremia Rambitan

4 Pebulu Tangkis Indonesia yang Pernah Cedera ACL, Teranyar Yeremia Rambitan

Sport | Jum'at, 24 Juni 2022 | 00:05 WIB

Marcus Masih Cedera, Minions Absen di Tiga Turnamen Bulutangkis Asia Tenggara

Marcus Masih Cedera, Minions Absen di Tiga Turnamen Bulutangkis Asia Tenggara

Jogja | Kamis, 23 Juni 2022 | 18:20 WIB

Egy Maulana Vikri Masih Cedera, Shin Tae-yong Sampaikan Doa Spesial

Egy Maulana Vikri Masih Cedera, Shin Tae-yong Sampaikan Doa Spesial

Bola | Kamis, 23 Juni 2022 | 17:41 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB