Kecanduan Masturbasi Bisa Sebabkan Berbagai Masalah Kesehatan, Ini Risikonya!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Jum'at, 24 Juni 2022 | 19:30 WIB
Kecanduan Masturbasi Bisa Sebabkan Berbagai Masalah Kesehatan, Ini Risikonya!
Ilustrasi masturbasi (shutterstock)

Suara.com - Masturbasi merupakan aktivitas seksual yang wajar bila tidak berlebihan. Tapi, banyak atau tidaknya Anda melakukan masturbasi tergantung pada pandangan pribadi setiap orang.

Secara alami, ada faktor-faktor tertentu yang perlu dipertimbangkan ketika menentukan frekuensi normal seseorang melakukan masturbasi, seperti usia, kesehatan dan seseorang memiliki pasangan seksual atau tidak.

Bagi sebagian orang, masturbasi sekali atau dua kali seminggu mungkin hal yang normal. Sedangkan, beberapa orang lainnya mungkin melakukan masturbasi sekali atau dua kali sehari.

Tapi jika Anda terlalu banyak melakukan masturbasi, tubuh Anda pasti akan memberi sinyal tidak baik. Karena, kebiasaan ini mungkin akan menyebabkan beberapa masalah kesehatan.

Sebelum itu dilansir dari Daily Star, Anda perlu mempertimbangkan efek kecanduan masturbasi terhadap kesejahteraan psikologis dan hubungan pribadi Anda.

Karena masturbasi bisa menyebabkan kecanduan, hal ini bisa mempengaruhi atau mengganggu aktivitas harian Anda.

Ilustrasi Masturbasi. (Pexels)
Ilustrasi Masturbasi. (Pexels)

Masturbasi sesekali bisa dilakukan untuk melepaskan diri dari frustrasi seksual, tetapi pada saat yang sama dapat menghabiskan waktu yang mungkin Anda habiskan untuk bersosialisasi dan bertemu dengan pasangan seksual.

Tak hanya itu, masturbasi berlebihan mungkin juga membuat Anda tidak bisa menemukan kesenangan dan kepuasan dalam berhubungan seks. Karena, Anda sudah terbiasa menyenangkan dan memuaskan diri sendiri secara seksual.

Jika Anda seorang pria, seks mungkin juga tidak terlalu menyenangkan bagi pasangan Anda, karena terlalu banyak masturbasi dikaitkan dengan ejakulasi dini. Kondisi ini mungkin membuat Anda sulit untuk mengembangkan hubungan romantis dan menurunkan kepercayaan diri.

Jika Anda melakukan masturbasi sebagai bentuk pelarian mental setiap kali Anda mengalami stres, kebiasaan ini bisa menurunkan ambang batas Anda untuk mengatasi stres.

Meskipun masturbasi bisa membantu melepas stres, kecanduan bisa membuat Anda terjebak dalam siklus stres yang tidak bisa ditangani dan menyebabkan masalah kesehatan fisiologis, seperti serangan panik, detak jantung, dan tekanan darah tinggi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cegah Penyebaran Cacar Monyet, Saran CDC AS: Masturbasi dengan Jarak 2 Meter dari Pasangan

Cegah Penyebaran Cacar Monyet, Saran CDC AS: Masturbasi dengan Jarak 2 Meter dari Pasangan

Health | Minggu, 19 Juni 2022 | 19:00 WIB

Kondisi Kaki Bisa Gambarkan Masalah Kesehatan, Ini 4 Tandanya!

Kondisi Kaki Bisa Gambarkan Masalah Kesehatan, Ini 4 Tandanya!

Health | Jum'at, 17 Juni 2022 | 20:15 WIB

Hati-Hati, 5 Masalah Rambut Ini Bisa Jadi Tanda Masalah Kesehatan!

Hati-Hati, 5 Masalah Rambut Ini Bisa Jadi Tanda Masalah Kesehatan!

Health | Jum'at, 17 Juni 2022 | 16:14 WIB

Terkini

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB