Hati-hati! Kurang Vitamin K Bisa Berisiko Penyakit Mematikan Ini

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Senin, 27 Juni 2022 | 15:10 WIB
Hati-hati! Kurang Vitamin K Bisa Berisiko Penyakit Mematikan Ini
Ilustrasi vitamin dan obat untuk isoman (Pexels/Anna Shvets)

Suara.com - Penyakit kardiovaskular (CVDs) adalah penyebab utama kematian secara global, menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Perkiraan badan kesehatan global menunjukkan 17,9 juta orang meninggal karena CVD pada 2019, mewakili 32 persen dari semua kematian global.

Dari kematian tersebut, 85 persen  disebabkan oleh serangan jantung dan stroke. Selain itu, dengan peningkatan jumlah orang muda yang mengalami masalah kardiovaskular seperti serangan jantung, gagal jantung, dan serangan jantung, menjadi semakin penting untuk berhati-hati dan berhati-hati dalam meningkatkan kesehatan jantung kita.

Anehnya, asupan satu vitamin yang cukup dapat membantu mengurangi risiko penyakit jantung, yakni Vitamin K. Seperti dilansri dari Times of India, vitamin K adalah nutrisi penting yang diperlukan untuk pembekuan darah, penyembuhan luka dan kesehatan tulang.

Ilustrasi serangan jantung. (Sumber: Shutterstock)
Ilustrasi serangan jantung. (Sumber: Shutterstock)

Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan di National Library of Medicine, vitamin K mengacu pada sekelompok senyawa yang larut dalam lemak yang terlibat dalam koagulasi, perkembangan tulang, dan kesehatan kardiovaskular.

Lebih lanjut, dinyatakan, “Kekurangan vitamin K dapat menyebabkan pendarahan yang signifikan, perkembangan tulang yang buruk, osteoporosis, dan peningkatan risiko penyakit kardiovaskular.”

Sebuah studi yang dilakukan oleh para peneliti dari New Edith Cowan University (ECU) menemukan bahwa orang yang mengonsumsi makanan kaya vitamin K berisiko 34% lebih rendah terkena penyakit kardiovaskular terkait aterosklerosis - kondisi yang memengaruhi jantung dan pembuluh darah.

Penulis senior studi tersebut Dr Nicola Bondonno mengatakan temuan menunjukkan bahwa mengkonsumsi lebih banyak vitamin K mungkin penting untuk perlindungan terhadap aterosklerosis dan penyakit kardiovaskular berikutnya.

Layanan Kesehatan Nasional Inggris (NHS) merekomendasikan 1 mikrogram vitamin K sehari untuk setiap kilogram berat badan untuk orang dewasa.

Menurut WHO, pola makan yang tidak sehat, kurangnya aktivitas fisik, penggunaan tembakau dan penggunaan alkohol yang berbahaya merupakan faktor risiko perilaku tertentu dari penyakit jantung dan stroke.

"Efek dari faktor risiko perilaku mungkin muncul pada individu seperti peningkatan tekanan darah, peningkatan glukosa darah, peningkatan lipid darah, dan kelebihan berat badan dan obesitas. "Faktor risiko menengah" ini dapat diukur di fasilitas perawatan primer dan menunjukkan peningkatan risiko jantung. serangan jantung, stroke, gagal jantung, dan komplikasi lainnya," jelas badan kesehatan global itu.

Selanjutnya, WHO merekomendasikan: "Penghentian penggunaan tembakau, pengurangan garam dalam makanan, makan lebih banyak buah dan sayuran, aktivitas fisik secara teratur dan menghindari penggunaan alkohol yang berbahaya untuk mengurangi risiko penyakit kardiovaskular."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Netizen Komentari Video Bocah Naik Odong-odong yang Bergetar Ngeri: Auto Senam Jantung

Netizen Komentari Video Bocah Naik Odong-odong yang Bergetar Ngeri: Auto Senam Jantung

Jogja | Senin, 27 Juni 2022 | 13:48 WIB

Setiap Golongan Darah Punya Risiko Kesehatan Masing-Masing, Yuk Kenali Lebih Dini

Setiap Golongan Darah Punya Risiko Kesehatan Masing-Masing, Yuk Kenali Lebih Dini

Health | Senin, 27 Juni 2022 | 12:47 WIB

Waktu Sangat Berharga Saat Menangani Serangan Jantung, Inilah yang Perlu Dilakukan

Waktu Sangat Berharga Saat Menangani Serangan Jantung, Inilah yang Perlu Dilakukan

Health | Senin, 27 Juni 2022 | 11:40 WIB

Terkini

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:30 WIB

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:11 WIB

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 11:27 WIB

Diskon BRI untuk Paket MCU dan Perawatan Ortopedi di Primaya Hospital, Cek di Sini

Diskon BRI untuk Paket MCU dan Perawatan Ortopedi di Primaya Hospital, Cek di Sini

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:56 WIB