facebook

Viral Curhatan Perempuan Sulit Hamil Gegara Pernah Menggugurkan Kandungan 2 Kali, Apakah Ada Hubungannya?

Cesar Uji Tawakal | Rosiana Chozanah
Viral Curhatan Perempuan Sulit Hamil Gegara Pernah Menggugurkan Kandungan 2 Kali, Apakah Ada Hubungannya?
Ilustrasi aborsi. (Shutterstock)

Benarkah menggugurkan kandungan bisa menyebabkan mandul?

Suara.com - Viral curhatan seorang perempuan di Quora tentang dampak telah menggugurkan kandungan sebanyak dua kali. Curhatan ini kembali diunggah sebuah akun di Twitter, Selasa (29/6/2022).

Perempuan ini mengatakan bahwa ia menjadi sulit hamil akibat telah menggugurkan kandungan. Padahal, ia sudah menikah selama 10 tahun.

Dalam unggahan, sang perempuan mengaku pertama kali menggugurkan kandungan saat masih kuliah semester lima dan kali kedua setelah kuliah.

"Buat kalian yang masih single, plis jangan bodoh dan murahan seperti saya ya," nasihat sang perempuan.

Baca Juga: Lini Depan Mandul, Ini 5 Striker Ganas yang Bisa Jadi Opsi Shin Tae-yong di Kualifikasi Piala Asia 2023

Unggahan ini pun mengundang simpati dari warganet. Beberapa di antara mereka mengatakan bahwa kejadian ini bisa menjadi pelajaran bagi banyak orang.

Ilustrasi aborsi. (Shutterstock)
Ilustrasi aborsi. (Shutterstock)

Dari kisah tersebut, benarkah menggugurkan kandungan bisa menyebabkan mandul?

Berdasarkan Hello Sehat, dilansir NHS (layanan kesehatan Inggris) aborsi atau menggugurkan kandungan sedikit berdampak pada kesuburan dan kehamilan berikutnya. Terlebih jika melakukannya tidak sesuai prosedur kedokteran.

Risiko yang mungkin terjadi adalah penyakit radang panggul (PID). Ini adalah infeksi yang menyebar ke saluran telur dan ovarium.

Tetapi, sebagian besar infeksi bisa ditangani dokter sebelum mencapai tahap peradangan. Biasanya dokter akan memberi resep antibiotik sebelu aborsi untuk mengurangi risiko.

Baca Juga: Tega! Viral Kisah Wanita Dicerai Gegara Dituding Mandul, Suami Bahkan Sempat Didukung Mertua untuk Selingkuh

Faktor lain yang membuat sulit hamil setelah menggugurkan kandungan

Menurut American College of Obstetrician (ACOG), ada beberapa faktor lain yang menyebabkan sulit hamil setelah aborsi, yakni:

  • usia 35 tahun ke atas
  • gaya hidup buruk (merokok dan menggunakan narkoba)
  • penyakit menular seksual
  • diabetes
  • penyakit autoimun
  • gangguan hormonal
  • kualitas sperma pasangan

Sulit hamil setelah aborsi perlu dikonsultasikan dengan dokter kandungan. Ceritakan secara rinci prosedur saat mengeluarkan janin yang pernah dilakukan.

Stigma aborsi di Indonesia yang masih dianggap tabu membuat banyak perempuan takut melakukannya dengan prosedur kedoteran. Akhirnya, banyak dari mereka yang melakukan secara tidak sehat, yang berisiko terhadap kesehatan.

Komentar