Kiat Dokter Untuk Menjaga Kesehatan Paru: Hindari Paparan Polutan

Vania Rossa

Jum'at, 01 Juli 2022 | 14:02 WIB
Kiat Dokter Untuk Menjaga Kesehatan Paru: Hindari Paparan Polutan
ILustrasi Memakai Masker untuk Hindari Paparan Polutan [Pixabay]

Suara.com - Dua tahun terakhir, kesehatan paru menjadi topik hangat seiring dengan pandemi Covid-19. Virus ini dapat mengganggu sistem pernafasan dengan tingkat keparahan yang berbeda pada penderitanya. Pasien yang sudah sembuh pun ada yang masih merasakan gejala Covid-19 dalam jangka waktu lama (long covid) yang menyerang otak dan paru-paru.
Itu sebabnya, mereka yang sudah memiliki riwayat penyakit paru harus ekstra waspada terkena infeksi Covid-19, karena berisiko memperparah penyakit paru yang ada dan butuh penanganan medis.

Senior Manager Medical Underwriter Sequis, dr. Fridolin Seto Pandu, mengatakan bahwa penyakit paru dapat menyerang siapa saja. Terutama, mereka yang memiliki gaya hidup tidak sehat, seperti perokok aktif juga bagi yang sering terpapar asap rokok, mudah terkena penyakit Bronchitis Kronis dan PPOK (Penyakit Paru Obstruktif Kronik).

Mereka yang aktivitasnya sering terpapar debu atau zat kimia dalam waktu lama dapat mengalami iritasi dan peradangan pada paru karena debu dan zat kimia bisa masuk ke saluran pernafasan sehingga menyebabkan Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA).

Mereka yang tinggal di daerah perkotaan rentan terpapar polusi udara dari emisi gas buang kendaraan, asap pembakaran sampah, dan pabrik serta asap dan uap dari dapur.

“Jangan remehkan penyakit paru walau beberapa penyakit masih bisa disembuhkan, seperti infeksi Bronchitis akut, Pneumonia, ISPA, TB. Tetapi, tingkat kesembuhan atau keparahan pasien dipengaruhi oleh sistem imun, usia, dan keberadaan penyakit penyerta (komorbiditas), kata dr. Fridolin.
Ada juga penyakit paru yang kemungkinannya untuk sembuh sangat sedikit, karena sudah terjadi dalam jangka panjang. Jenis pengobatan dan masa pengobatan tergantung tingkat kritisnya. Jika pun dapat sembuh, kemungkinan sudah terdapat penurunan dari fungsi paru tersebut. Seperti, PPOK (Penyakit Paru Obstruksi Kronis) atau kanker paru.

Penyebab utama penyakit ini dapat berbeda-beda tapi umumnya terjadi karena merokok dalam jangka waktu lama (tahunan) dan terpapar polusi udara menahun.

Lalu, bagaimana cara terbaik menjaga kesehatan paru? Nenurut dr. Fridolin, pastinya dengan menghindari penyebab penyakit-penyakit tersebut.
“Jangan tidur di lantai tanpa alas, sebaiknya berhenti merokok, dan hindari asap rokok serta paparan polutan lainnya. Baik juga jika tidak bepergian pada malam hari atau jika tidak dapat dihindari maka gunakan pelindung yang aman, seperti pakaian lebih tebal atau jaket saat berkendara. Gunakan juga masker KN95 atau KF94 saat di ruang publik, “ sebutnya.

Dr. Fridolin juga menyarankan masyarakat menjaga kebersihan udara di rumah dengan membersihkan pendingin, jendela, ventilasi, dan memastikan sirkulasi udara di rumah tetap lancar.

Kebersihan diri juga penting diperhatikan, misalnya mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir terutama sebelum, sesudah makan, dan setelah buang air. Ia juga mengingatkan bahwa penyakit ini berkaitan dengan imunitas sehingga perlu aktif bergerak, rutin berolahraga, dan menyeimbangkan waktu bekerja dengan beristirahat, memperhatikan asupan gizi serta menghindari stres berlebih.

Namun penting juga diingat, meski kita sudah menjaga kesehatan dengan baik, ada banyak faktor luar yang masih dapat mengganggu kerja sistem paru. Faktor luar ini tidak dapat kita kontrol. Misalnya saja, penyebaran polusi yang semakin tinggi sementara Ruang Terbuka Hijau (RTH) semakin sedikit.

baca juga

Sebut saja polusi di Jakarta yang tengah ramai dibicarakan karena berada dalam posisi kualitas terburuk bahkan terlihat kasat mata. Paparan polusi sangat cepat berdampak pada orang yang memiliki riwayat gangguan saluran pernafasan dan kardiovaskuler. Di kondisi seperti ini, masker menjadi hal yang mutlak harus kita pakai.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

3 Manfaat Tanaman Lili Paris untuk Kesehatan di Dalam Ruangan

3 Manfaat Tanaman Lili Paris untuk Kesehatan di Dalam Ruangan

Your Say | Sabtu, 25 Juni 2022 | 17:03 WIB

Kualitas Udara Jakarta Terburuk di Dunia Pagi Ini, Pakai Masker dan Hindari Aktivitas di Luar Rumah

Kualitas Udara Jakarta Terburuk di Dunia Pagi Ini, Pakai Masker dan Hindari Aktivitas di Luar Rumah

Bekaci | Jum'at, 17 Juni 2022 | 10:48 WIB

Jakarta Peringkat Nomer Satu Kota Dengan Kualitas Udara Paling Buruk di Dunia

Jakarta Peringkat Nomer Satu Kota Dengan Kualitas Udara Paling Buruk di Dunia

Foto | Rabu, 15 Juni 2022 | 15:47 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×