facebook

Posisi Seks Bisa Meningkatkan Risiko ISK pada Wanita, Hati-Hati ya!

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah
Posisi Seks Bisa Meningkatkan Risiko ISK pada Wanita, Hati-Hati ya!
Ilustrasi ISK (Unsplash/Timothy Meinberg)

ISK dapat menimbulkan nyeri saat buang air kecil dan anyang-anyangan secara konstan.

Suara.com - Infeksi saluran kemih (ISK) dapat terjadi pada siapa saja dari segala usia atau jenis kelamin, tetapi penyakit ini paling sering terjadi pada wanita setelah berhubungan seksual.

Itu terjadi setelah bakteri yang hidup di area gential masuk ke uretra saat bercinta. Bakteri masuk ke kandung kemih dan menyebabkan infeksi.

ISK dapat menimbulkan nyeri saat buang air kecil dan anyang-anyangan secara konstan, lapor The Sun.

Posisi seks juga dapat meningkatkan risiko ISK, apa saja?

Baca Juga: Evelyn Nada Anjani Pernah Keguguran karena ISK, Kenali Gejala dan Penyebabnya!

1. Misionaris

Posisi misionaris bisa menempatkan uretra dan penis berdekatan. Hal ini meningkatkan perjalanan bakteri ke uretra, kandung kemih atau ginjal dan dengan demikian meningkatkan risiko infeksi.

Coba letakkan kaki di atas bahu pasangan untuk mengurangi risiko.

Ilustrasi posisi bercinta woman on top. (freepik/Racool_studio)
Ilustrasi posisi bercinta (freepik/Racool_studio)

2. Cowgirl

Saat sang wanita duduk di atas sang pria, itu membawa uretra ke dekat penis. Gesekan sangat tinggi terjadi, sehingga membantu bakteri menyebar jauh lebih mudah.

Baca Juga: Selain Keguguran, Ini Bahaya ISK Selama Kehamilan seperti yang Dialami Evelyn Nada Anjani

3. Fingering

“Kesalahpahaman yang umum adalah bahwa ISK hanya terjadi melalui penis dalam penetrasi vagina. Jari juga dapat dengan mudah menularkan bakteri," kata pakar seks Ruby Rare.

Jadi, sebelum melakukannya, pastikan tangan pasangan bersih.

4. Seks anal

“Jika kita berbicara tentang penyebaran bakteri, maka kita harus berbicara tentang seks anal.Apa pun yang ada di dalam dan di sekitar anus harus dicuci bersih sebelum masuk ke vulva dan vagina,' kata Ruby.

Untuk membatasi penularan bakteri, gunakan kondom baru.

Komentar