Waspada Ibu Hamil Rentan Terinfeksi Cacar Monyet, Ini Alasannya!

Minggu, 03 Juli 2022 | 08:30 WIB
Waspada Ibu Hamil Rentan Terinfeksi Cacar Monyet, Ini Alasannya!
Ilustrasi ibu hamil (Pixabay.com/Pexels)

Suara.com - Kasus cacar monyet atau monkeypox terus meningkat secara global. Kini, ibu hamil pun sudah diperingatkan mengenai gejalanya.

Kebanyakan orang yang terkena cacar monyet akan mengalami penyakit ringan, tetapi penyakit ini bisa sangat berbahaya bagi kelompok orang yang rentan.

Sejauh ini, sebagian besar kasus cacar monyet terjadi pada pria. Tapi, infeksi cacar monyet ini mudah menular melalui kontak kulit ke kulit.

Para ahli di Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), memperingatkan bahwa penyebaran virus cacar monyet yang terus-menerus ini bisa mengkhawatirkan bagi kelompok tertentu.

"Saya khawatir tentang penularan virus cacar monyet yang berkelanjutan, karena itu menunjukkan virus membangun dirinya sendiri dan akan berisiko tinggi pada anak-anak, wanita dengan gangguan kekebalan dan ibu hamil," kata Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus dikutip dari The Sun.

cacar monyet (freepik)
cacar monyet (freepik)

Ibu hamil lebih rentan terhadap penyakit cacar monyet, karena sistem kekebalan mereka mudah terganggu.

Saat Anda hamil, bagian-bagian tertentu dari sistem kekebalan Anda ditingkatkan saat Anda mengandung janin.

Tetapi selama waktu ini, sistem kekebalan Anda dalam keadaan fluks. Karena, sistem kekebalan ini terus-menerus mencoba mengikuti tubuh Anda yang terus berubah.

Karena itu, ibu hamil berada dalam bahaya sehingga mereka lebih rentan terhadap virus seperti monkeypox dan Covid-19 .

Baca Juga: 8 Manfaat Kedelai Muda untuk Ibu Menyusui

NHS menyatakan bahwa tanda-tanda pertama penyakit cacar monyet termasuk suhu tinggi, sakit kepala dan nyeri otot.

Banyak wanita mengalami nyeri, terutama nyeri punggung saat hamil, sehingga jika disertai dengan gejala lain, sebaiknya Anda mencari pertolongan medis.

Gejala utama lainnya termasuk pembengkakan kelenjar, menggigil dan kelelahan.

Namun, Pusat Pengendalian Penyakit (CDC) mengatakan beberapa pasien mengalami gejala yang tidak biasa seperti masalah dengan tinja dan ruam di jaringan yang melapisi mulut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI