Jangan Percaya, 5 Hoaks Seputar Obat Covid-19 yang Disebut Bisa Menyembuhkan Infeksi Virus Corona!

M. Reza Sulaiman

Selasa, 05 Juli 2022 | 13:40 WIB
Jangan Percaya, 5 Hoaks Seputar Obat Covid-19 yang Disebut Bisa Menyembuhkan Infeksi Virus Corona!
Ilustrasi obat COVID-19 (Unsplash/Martin Sanchez)

Suara.com - Meningkatnya kasus Covid-19 di Indonesia kembali membuat peredaran hoaks dan berita palsu seputar obat Covid-19 menyebar di masyarakat.

Mengutip laman Covid-19.go.id, hingga saat ini belum ada obat yang khusus direkomendasikan untuk menyembuhkan infeksi Covid-19. Sejumlah kombinasi pengobatan yang ada saat ini dilakukan terutama untuk mengurangi gejala yang dirasakan pasien.

Simak sejumlah hoaks seputar obat yang disebut bisa menyembuhkan Covid-19 ini, seperti dikutip dari berbagai sumber.

1. Aspirin

Di pertengahan tahun 2022, beredar klaim yang menyebut Covid-19 bisa disembuhkan dengan aspirin. Hal ini terbukti tidak benar.

Ilustrasi obat virus corona. [Shutterstock]
Ilustrasi obat virus corona. [Shutterstock]

Aspirin adalah salah satu golongan obat yang digunakan untuk meredakan nyeri dan sakit kepala, bukan untuk menyembuhkan ifneksi.

2. Resep obat dokter Wisma Atlet

Di media sosial juga beredar pesan berantai yang menyebut resep obat dari dokter Wisma Atlet. Dalam pesan tersebut tertera sejumlah kombinasi obat mulai dari Azitromycin hingga neurobion yang disebut sebagai obat Covid-19.

Hal ini tidak benar dan sudah dibantah oleh Satgas Covid-19. Pemberian kombinasi obat untuk pasien Covid-19 berbeda-beda tergantung keparahan dan penyakit penyerta, sehingga berbeda-beda untuk setiap orang.

baca juga

3. Kumur air garam

Klaim kumur air garam bisa menghilangkan virus Covid-19 yang mencatut nama ilmuwan Jerman kembali beredar di media sosial.

Penelitian membuktikan bahwa tidak ada manfaat nyata antara berkumur air garam dengan penurunan risiko Covid-19.

4. Paracetamol

Beredar klaim yang mengatakan paracetamol merupakan obat ampuh untuk infeksi Covid-19 varian Omicron.

Klaim ini tidak benar, mengingat fungsi paracetamol hanyalah menghilangkan gejala demam dan sakit kepala, bukan menghentikan infeksi di dalam tubuh.

5. Campuran daun pepaya dan jahe

Beredar di media sosial, klaim campuran daun pepaya yang dicuci bersih dan dicampur dengan jahe bisa menyembuhkan infeksi Covid-19 varian Omicron.

Hal ini terbukti tidak benar, karena tidak ada bukti penelitian ilmiah yang mendukung klaim ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Badan POM Izinkan Penggunaan Obat Covid-19 Berbentuk Tablet dari Pfizer

Badan POM Izinkan Penggunaan Obat Covid-19 Berbentuk Tablet dari Pfizer

Health | Senin, 22 Agustus 2022 | 17:01 WIB

Ini Efek Samping Paxlovid, Obat Covid-19 yang Dapat Izin Darurat BPOM

Ini Efek Samping Paxlovid, Obat Covid-19 yang Dapat Izin Darurat BPOM

Health | Senin, 18 Juli 2022 | 14:00 WIB

Mengenal Paxlovid, Obat Covid-19 Dengan Efikasi 89 Persen yang Sudah Disetujui BPOM

Mengenal Paxlovid, Obat Covid-19 Dengan Efikasi 89 Persen yang Sudah Disetujui BPOM

Health | Senin, 18 Juli 2022 | 10:12 WIB

Terkini

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:00 WIB

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:32 WIB

Perawatan Gigi Anak yang Nyaman, Bantu Si Kecil Tumbuh dengan Senyum Sehat dan Percaya Diri

Perawatan Gigi Anak yang Nyaman, Bantu Si Kecil Tumbuh dengan Senyum Sehat dan Percaya Diri

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:15 WIB

Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance

Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 19:00 WIB