Viral Video Anak Alami Kebutaan Usai Main HP, Apa Kata Dokter?

Vania Rossa | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Selasa, 05 Juli 2022 | 16:53 WIB
Viral Video Anak Alami Kebutaan Usai Main HP, Apa Kata Dokter?
Ilustrasi anak main HP. [Hessam nabavi/Unsplash]

Suara.com - Sebuah video viral di media sosial menunjukan seorang anak yang mengalami kebutaan usai bermain HP atau handphone. Peristiwa ini terjadi di Puskesmas Tilango, Gorontalo.

Kepala Puskesmas Tilango, Kabupaten Gorontalo, Fatmah Abdul, mengungkap bahwa pada Rabu (29/6/2022) pukul 11:00 WITA, pihaknya didatangi oleh seorang pasien anak bersama orang tuanya yang mengeluhkan anaknya tersebut tidak bisa melihat lagi.

"Waktu anak ini dibawa ke Puskesmas, keluhannya yakni anak ini tidak bisa melihat, dan ibu anak ini juga sudah panik. Saat itu dokter di Puskesmas menganjurkan untuk ke rumah sakit terdekat,” ungkapnya Sabtu, 2 Juli 2022.

Menurut keterangan video tersebut, anak tersebut masih berusia 10 tahun, tiba-tiba tidak bisa melihat karena sering main handphone.

Sementara itu, mengutip The Guardian, Selasa (5/7/2022), para ilmuwan menemukan cahaya biru dari smartphone, laptop, dan perangkat digital lainnya bisa merusak penglihatan dan bisa mempercepat kebutaan.

Fakta ini terangkum dalam penelitian yang dilakukan University of Toledo AS, yang menunjukkan paparan cahaya biru berkepanjangan memicu molekul beracun yang dihasilkan dalam sel-sel peka cahaya mata, yang bisa memicu degenerasi makula.

Degenerasi makula adalah kondisi yang tidak bisa disembuhkan, yang mempengaruhi bagian tengah penglihatan.

Ini karena cahaya biru punya panjang gelombang yang lebih pendek, tapi energinya lebih besar dibanding warna lain, dan secara bertahap bisa menyebabkan kerusakan mata.

"Kita terpapar cahaya biru terus menerus dan kornea serta lensa tidak bisa menghalangi atau memantulkannya. Cahaya biru bisa merusak penglihatan kita dengan merusak retina mata," terang Asisten Profesor Departemen Kimia dan Biokimia, Dr. Ajith Karunarathne.

Di sisi lain, mengutip Centre for Sight, Dr. Pradeep Sharma memastikan bahwa gadget tidak memancarkan sinar atau radiasi berbahaya, tapi yang jadi masalah adalah anak yang terus menatap jarak dekat dan terus menerus, hingga jumlah kedipan berkurang,

"Anak-anak sekarang sangat rentan terhadap ketegangan mata digital. Oleh karena itu tugas utama orang tua adalah memastikan anak terhindar dari kecanduan layar gadget," jelasnya.

Sangat sulit bisa membuat anak melarang untuk tidak sama sekali menggunakan gadget, maka yang bisa dilakukan adalah mengatur jam screen time sesuai arahan organisasi kesehatan dunia atau WHO.

Bayi di bawah usia 1 tahun tidak boleh terpapar layar elektronik. Sedangkan anak-anak antara usia 2 hingga 5 tahun tidak boleh melihat layar gawai selama lebih dari satu jam setiap harinya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Detik-detik Kapal Feri Tabrak Bantalan Dermaga Pelabuhan Bakauheni, Diduga Terseret Arus Kencang

Viral Detik-detik Kapal Feri Tabrak Bantalan Dermaga Pelabuhan Bakauheni, Diduga Terseret Arus Kencang

Lampung | Selasa, 05 Juli 2022 | 16:50 WIB

Di Dekatnya Buaya Mengintai, Nelayan di Pantai Anyer Ini Santuy Naik Perahu

Di Dekatnya Buaya Mengintai, Nelayan di Pantai Anyer Ini Santuy Naik Perahu

| Selasa, 05 Juli 2022 | 16:40 WIB

Viral Pria Berenang di Kubangan Jalan Berlubang, Netizen: Di Lampung Banyak Wahana Waterpark

Viral Pria Berenang di Kubangan Jalan Berlubang, Netizen: Di Lampung Banyak Wahana Waterpark

Lampung | Selasa, 05 Juli 2022 | 16:36 WIB

Terkini

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB