Ngilu! Perempuan di Depok Tersedak Jarum Pentul, Begini Proses Pertolongan Tanpa Pembedahan

Bimo Aria Fundrika | Lilis Varwati | Suara.com

Kamis, 07 Juli 2022 | 11:01 WIB
Ngilu! Perempuan di Depok Tersedak Jarum Pentul, Begini Proses Pertolongan Tanpa Pembedahan
ilustrasi operasi. [shutterstock]

Suara.com - Risiko tersedak atau kemasukan benda asing lewat mulut maupun hidung ke saluran napas tidak hanya bisa terjadi akibat makanan. Tersedak jarum pentul termasuk salah satu kasus yang cukup sering ditemui para dokter paru di rumah sakit.

"Pada dewasa juga sering terjadi, terutama pada ibu-ibu yang sering menggunakan jarum pentul. Misalnya ditaruh di mulut kemudian lupa, berbicara, lalu tersedak masuk ke saluran nafas," kata Dirut RSUP Persahabatan dr. Agus Dwi Susanto, Sp.P(K)., dalam konferensi pers virtual, Kamis (7/7/2022).

Kondisi itu tentu sangat berisiko karena ujung jarum yang sangat tajam bisa saja menusuk saluran napas. 

"Maka perlu edukasi kepada masyarakat supaya melakukan upaya pencegahan. Meskipun tindakan untuk mengambil benda tajam itu bisa dilakukan dengan non pembedahan ataupun dengan pembedahan. Tetapi tentu ini memerlukan suatu prosedur yang beresiko," ujarnya.

Ilustrasi jarum. (Shutterstock)
Ilustrasi jarum. (Shutterstock)

Terbaru, dokter paru di RSUP Persahabatan mengeluarkan jarum pentul dari dalam paru seorang perempuan tanpa proses pembedahan. KSM paru, divisi pulmonologi paru dan gawat darurat nafas RSUP Persahabatan dr. Muhammad Fahmi, Sp.P(K)., menambahkan bahwa kasus seperti itu bukan yang pertama kalinya ia tangani.

"Kita sudah sering melakukan tindakan mengeluarkan benda asing dari saluran nafas, yang kemarin berupa jarum pentul. Pasien seorang perempuan berusia 19 tahun, tinggal di sekitar Depok," kata dokter Fahmi.

Peristiwa tersedak bermula saat pasien sedang merapikan jilbab. Jarum pentul digigit kemudian tak sengaja tertelan saat ia berbicara. Dokter Fahmi mengungkapkan kalau leristiwa seperti itu kerap terjadi pada pekerja maupun pelajar yang mengenakan jilbab.

Jarum pentul bisa dengan mudah meluncur ke paru lewat tenggorokan karena ujung jarum licin akibat dilapisi dengan plastik dan terkena air liur. Jarum kemudian masuk ke saluran nafas atas sampai ke saluran nafas bawah, lalu berakhir di paru-paru.

"Tidak akan bisa keluar sendiri karena itu berupa jarum dan dia tajam. Karena ada benda asing di saluran napas, maka pasien refleks mengalami rangsangan untuk batuk. Begitu dia batuk, ujung jarum yang tajam akan melukai saluran napas. Sehingga, saat batuk pasien akan mengalami batuk bercak darah," tuturnya.

Sebelum tindakan pengambilan, pasien menjalani foto toraks, rontgen, dan CT Scan. Terlihat bahwa jarum sudah masuk ke paru bagian bronkus bawah. Jarum kemudian diambil dengan prosedur bronkoskopi dari dalam mulut. Sehingga tidak perlu ada pembedahan.

Sebelum tindakan itu dilakukan, dokter paru akan lebih dulu berkoordinasi dengan bedah saraf bedah dan bedah thorax untuk antisipasi jika prosedur bronkoskopi gagal dilakukan. 

"Jarum kita coba ambil dengan bagian tajam menghadap ke atas. Kita lakukan tindakan selama kurang lebih 20 menit dan kita angkat tanpa ada komplikasi oada pasien," kata dokter Fahmi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral, Seorang Pria Tambal Ban Motor Pakai Jarum Jahit

Viral, Seorang Pria Tambal Ban Motor Pakai Jarum Jahit

Jogja | Rabu, 15 Juni 2022 | 17:56 WIB

Machine Gun Kelly Pamer Gunakan Anting Jarum Suntik Isi Darah Pacarnya

Machine Gun Kelly Pamer Gunakan Anting Jarum Suntik Isi Darah Pacarnya

Lifestyle | Senin, 13 Juni 2022 | 20:30 WIB

Lelaki Ini Mesti Dioperasi Gegara Seekor Ikan Lompat Masuk ke Mulutnya Hingga Tersedak

Lelaki Ini Mesti Dioperasi Gegara Seekor Ikan Lompat Masuk ke Mulutnya Hingga Tersedak

Lifestyle | Senin, 06 Juni 2022 | 13:21 WIB

Terkini

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB