Jangan Hukum Anak saat Tantrum, Ini 3 Cara Ajarkan Anak Ekspresikan Kemarahannya!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Kamis, 07 Juli 2022 | 16:12 WIB
Jangan Hukum Anak saat Tantrum, Ini 3 Cara Ajarkan Anak Ekspresikan Kemarahannya!
Ilustrasi gambar menghadapi anak tantrum. (freepik)

Suara.com - Anak-anak belum sepenuhnya mampu menggambarkan dan mengekspresikan emosinya dengan baik. Sering kali anak-anak agresif dan cenderung melakukan kekerasan.

Pada situasi ini, terkadang orangtua memiliki menegur atau menghukum mereka. Cara ini justru akan membuat mereka semakin agresif dari waktu ke waktu dan menahan emosinya.

Kemudian, anak-anak ini akan tumbuh dewasa dengan masalah hubungan dan trauma. Saat mereka marah, mereka mungkin akan mengekspresikannya melalui kekerasan fisik atau agresi.

Psikolog Dr Jazmine McCoy membahas masalah ini dalam postingan Instagram baru-baru ini. Ia mengatakan bahwa anak-anak sering berperilaku dengan cara tertentu untuk mengekspresikan kemarahannya karena 3 alasan.

  1. Mereka tidak tahu harus berkata dengan kalimat apa untuk mengekspresikannya.
  2. Mereka berpikir bahwa kata-kata mereka tidak membawa makna yang cukup untuk mengekspresikan diri sepenuhnya.
  3. Mereka bertindak berdasarkan dorongan fisik dan cenderung agresif.
Ilustrasi anak tantrum, anak marah (Pexels)
Ilustrasi anak tantrum, anak marah (Pexels)

Dr Jazmine McCoy lebih lanjut menambahkan bahwa sebagai orang tua, kita seharusnya tidak meminta anak-anak untuk tidak marah. Orangtua harus mengajari mereka cara mengekspresikan kemarahan yang benar dan sehat.

Berikut ini dilansir dari Hindustan Times, cara mengajarkan anak-anak mengekspresikan kemarahannya.

1. Ajarkan frasa yang tepat

Sejak balita, mulailah ajarkan anak dengan kata-kata yang sesuai dengan usianya untuk memenuhi kebutuhannya. Misalnya, Anda bisa mengajarkan mereka kata tidak, terima kasih, tolong, dan tidak suka.

Karena, kata-kata dasar itu sangat penting bagi anak-anak mengkomunikasikan kondisi maupun perasaannya.

baca juga

2. Melepaskan amarah

Ada banyak cara sehat untuk melepaskan amarah terpendam yang bisa diajarkan kepada anak-anak. Anda bisa menyarankannya pergi jalan-jalan ke luar, berluar, menari atau mengambil napas dalam-dalam untuk melepaskan amarahnya.

3. Buku anak-anak

Penting bagi anak-anak untuk mengetahui bahwa kemarahan juga sehat. Perkenalkan mereka pada buku anak-anak yang mengandung emosi seperti itu dan bicarakan tentangnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

7 Jenis Emosi yang Jarang Diketahui, Nomer 4 Sering Terjadi ?

7 Jenis Emosi yang Jarang Diketahui, Nomer 4 Sering Terjadi ?

Your Say | Kamis, 07 Juli 2022 | 08:06 WIB

Mengulik Emosi Golongan Darah ala Buku Simple Thinking About Blood Type

Mengulik Emosi Golongan Darah ala Buku Simple Thinking About Blood Type

Your Say | Rabu, 06 Juli 2022 | 13:01 WIB

4 Cara Elegan Membalas Hinaan Orang Lain, Tak Perlu Pakai Emosi!

4 Cara Elegan Membalas Hinaan Orang Lain, Tak Perlu Pakai Emosi!

Your Say | Rabu, 06 Juli 2022 | 10:00 WIB

Terkini

Penanganan Karhutla Bromo Fokus Pembasahan Delapan Hotspot

Penanganan Karhutla Bromo Fokus Pembasahan Delapan Hotspot

Jatim | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 19:01 WIB

AI dan Semikonduktor Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi 2027, Targetnya 6%

AI dan Semikonduktor Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi 2027, Targetnya 6%

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 18:56 WIB

9 Rekomendasi Serum Anti Aging yang Aman untuk Ibu Hamil dan Menyusui

9 Rekomendasi Serum Anti Aging yang Aman untuk Ibu Hamil dan Menyusui

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 18:50 WIB

Bursa Mineral Akan Jadi Mesin Utama Pertumbuhan Ekonomi di 2027

Bursa Mineral Akan Jadi Mesin Utama Pertumbuhan Ekonomi di 2027

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 18:46 WIB

DPR Kaji Usul Prabowo Bentuk Pengadilan AD Hoc Adili Pengurus BUMN

DPR Kaji Usul Prabowo Bentuk Pengadilan AD Hoc Adili Pengurus BUMN

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 18:45 WIB

Daftar Pengalihan Arus Jalan Protokol Jakarta Saat Perayaan HUT RI ke-81

Daftar Pengalihan Arus Jalan Protokol Jakarta Saat Perayaan HUT RI ke-81

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 18:43 WIB

Satu Langkah Lagi, Dasco Sebut Finalisasi Perpres Ojol Digelar 18 Agustus di DPR

Satu Langkah Lagi, Dasco Sebut Finalisasi Perpres Ojol Digelar 18 Agustus di DPR

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 18:35 WIB

Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026

Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026

Bola | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 18:35 WIB

Pemkab dan DPRD Bogor Sepakati KUA-PPAS 2027, Proyeksi Belanja Capai Rp14,5 Triliun

Pemkab dan DPRD Bogor Sepakati KUA-PPAS 2027, Proyeksi Belanja Capai Rp14,5 Triliun

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 18:34 WIB

DPR Lembur Rampungkan RUU Perampasan Aset, Banyak Serap Aspirasi Masyarakat Sipil

DPR Lembur Rampungkan RUU Perampasan Aset, Banyak Serap Aspirasi Masyarakat Sipil

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 18:29 WIB

×