Ini Bahaya Residu Pestisida, Zat Penyebab Mie Instan Indonesia Ditolak Masuk Taiwan

Farah Nabilla

Kamis, 07 Juli 2022 | 17:29 WIB
Ini Bahaya Residu Pestisida, Zat Penyebab Mie Instan Indonesia Ditolak Masuk Taiwan
ilustrasi mie instan (pixabay/RitaE)

Baru-baru ini, Otoritas Badan Makanan dan Obat-obatan Taiwan menolak masuk kapal pengangkut mie instan yang berasal dari Indonesia. Ditolaknya mie instan asal Indonesia tersebut dikarenakan tingkat kandungan residu pestisida yang melebihi batas maksimum.

Indonesia bukan negara satu-satunya yang ditolak oleh Taiwan, beberapa produk mie instan asal Filipina dan Jepang juga ikut ditolak. Barang-barang yang ditolak tersebut dikembalikan ke negara asal atau dimusnahkan.

Lalu, seperti apa bahaya residu pestisida yang terkandung pada mie instan tersebut? Simak informasi lengkapnya berikut ini.

Diketahui, pestisida banyak digunakan dalam produksi makanan untuk mengendalikan hama seperti serangga, tikus, gulma, bakteri, dan juga jamur.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan bahwa makanan yang dijual harus mematuhi peraturan pestisida, khususnya dengan batas residu maksimum.

Dosis yang tinggi pada pestisida sintetik maupun organik, memiliki efek kesehatan yang berbahaya dibandingkan yang biasanya ditemukan dalam buah-buahan dan sayuran.

Dampak yang paling menonjol dari paparan pestisida yaitu adanya peningkatan risiko penyakit alzheimer, dan beberapa penelitian juga menunjukkan penggunaan pestisida dapat dikaitkan dengan jenis kanker tertentu.

Dalam beberapa penelitian juga disebutkan bahwa peningkatan paparan organofosfat dikaitkan dengan risiko yang lebih tinggi secara signifikan untuk kanker terkait hormon seperti misalnya kanker payudara, tiroid, dan ovarium.

Paparan pestisida organofosfat seperti malathion, terbufos, dan klorpirifos dikaitkan terhadap risiko lebih tinggi terkena kanker payudara dalam jangka panjang. Beberapa penelitian lain juga menyebutkan bahwa ada kemungkinan lain dari penggunaan pestisida yaitu peningkatan risiko beberapa jenis kanker lainnya seperti kanker prostat, paru-paru, dan hati.

baca juga

Diketahui, berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, anak-anak lebih rentan mendapatkan efek negatif. Paparan pestisida pada anak-anak berpeluang tinggi memicu kemunculan kanker, attention deficit hyperactivity disorder (ADHD), dan autisme.

Bahkan, paparan pestisida tingkat rendahnya pun bisa berpengaruh negatif pada perkembangan neurologis dan perilaku sang anak.

Peneliti sempat melakukan penelitian yang melibatkan sebanyak 1.139 anak. Peneliti menemukan kemungkinan 50-90 persen adanya peningkatan ADHD pada anak-anak dengan kadar pestisida urin tertinggi dibandingkan dengan yang memiliki kadar urin terendah.

Dalam penelitian tersebut, tidak diketahui secara pasti apakah pestisida yang terdeteksi dalam urin tersebut berasal dari produk atau paparan lingkungan lainnya. Adapun paparan prenatal terhadap jenis pestisida tertentu dikaitkan dengan kemungkinan gangguan spektrum autisme yang lebih tinggi terutama jika paparan terjadi dalam tahun pertama kehidupan.

Kandungan pestisida sendiri sebenarnya bisa dikurangi dengan cara memasak ataupun mengolah makanan sebelum dikonsumsi. Pada buah dan sayuran, untuk mengurangi kandungan pestisida tersebut maka harus dikupas atau dipotong di bagian kulit meskipun bisa mengurangi nilai gizi.

Kontributor : Syifa Khoerunnisa

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi Minta Masyarakat Bersyukur Karena Harga Beras Tidak Ikut Naik

Jokowi Minta Masyarakat Bersyukur Karena Harga Beras Tidak Ikut Naik

Bali | Kamis, 07 Juli 2022 | 15:00 WIB

5 Fakta Taiwan Menolak Mi Instan Indonesia, Kandungan Residu Pestisida Melebihi Batas?

5 Fakta Taiwan Menolak Mi Instan Indonesia, Kandungan Residu Pestisida Melebihi Batas?

Lifestyle | Kamis, 07 Juli 2022 | 14:16 WIB

Heboh Mi Instan Asal Indonesia Dilarang Beredar di Taiwan karena Dianggap Mengandung Residu Pestisida

Heboh Mi Instan Asal Indonesia Dilarang Beredar di Taiwan karena Dianggap Mengandung Residu Pestisida

Hits | Rabu, 06 Juli 2022 | 17:49 WIB

Viral Mi Instan Asal Indonesia Dilarang Masuk ke Taiwan, Apa Sebab?

Viral Mi Instan Asal Indonesia Dilarang Masuk ke Taiwan, Apa Sebab?

Lifestyle | Rabu, 06 Juli 2022 | 15:41 WIB

Mi Instan Indonesia Ditolak Masuk Otoritas Taiwan

Mi Instan Indonesia Ditolak Masuk Otoritas Taiwan

Tantrum | Rabu, 06 Juli 2022 | 08:37 WIB

Residu Pestisida di Atas Ambang Batas, 4 Ribu Kilogram Mi Instan Indonesia Ditolak Taiwan

Residu Pestisida di Atas Ambang Batas, 4 Ribu Kilogram Mi Instan Indonesia Ditolak Taiwan

Kaltim | Rabu, 06 Juli 2022 | 08:30 WIB

Mi Instan dari Indonesia Ditolak oleh Taiwan Karena Kandungan Residu Pestisidanya

Mi Instan dari Indonesia Ditolak oleh Taiwan Karena Kandungan Residu Pestisidanya

Bali | Rabu, 06 Juli 2022 | 07:30 WIB

Jokowi Gagal Lakukan Misi Perdamaian, Yenny: Banyak Sasaran lain Yang Ingin Dicapai Presiden

Jokowi Gagal Lakukan Misi Perdamaian, Yenny: Banyak Sasaran lain Yang Ingin Dicapai Presiden

Video | Senin, 04 Juli 2022 | 09:00 WIB

Terkini

Chelsea, AC Milan, Aston Villa Tur Pramusim ke Indonesia, Erick Thohir Angkat Topi

Chelsea, AC Milan, Aston Villa Tur Pramusim ke Indonesia, Erick Thohir Angkat Topi

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:25 WIB

Review Buku Ramadan Rain: Kisah Hangat tentang Doa, Syukur, dan Cinta Keluarga di Balik Hujan

Review Buku Ramadan Rain: Kisah Hangat tentang Doa, Syukur, dan Cinta Keluarga di Balik Hujan

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:15 WIB

Kebakaran Hebat Landa Gedung Bapenda DKI Jakarta

Kebakaran Hebat Landa Gedung Bapenda DKI Jakarta

Foto | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:00 WIB

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:40 WIB

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:39 WIB

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

Sumsel | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:29 WIB

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus

Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:05 WIB

×