Eks PM Jepang Shinzo Abe Ditembak Hingga Alami Henti Jantung, Begini Penjelasan Medisnya

Bimo Aria Fundrika

Jum'at, 08 Juli 2022 | 11:22 WIB
Eks PM Jepang Shinzo Abe Ditembak Hingga Alami Henti Jantung, Begini Penjelasan Medisnya
Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe memberikan konfrensi pers di kediaman resmi Perdana Menteri, Tokyo, Jepang, Jumat (28/8). [Franck ROBICHON / POOL / AFP]

Suara.com - Mantan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe ditembak saat sedang berpidato di jalan di kota barat Nara. Dia diyakini terluka parah.

Menurut Pemadam Kebakaran Kota Nara, Abe tidak sadarkan diri dan diduga mengalami henti jantung. Para pejabat dari Partai Demokrat Liberal (LDP) mengatakan mantan perdana menteri diserang dari belakang, dan senjata itu tampaknya adalah senapan.

Polisi Prefektur Nara telah menangkap tersangka penembak, menahannya karena dicurigai melakukan percobaan pembunuhan.

Abe dilarikan ke rumah sakit di Prefektur Nara dengan helikopter. Dilansir dari health line, henti jantung adalah kondisi jantung yang serius. Arti kata menahan adalah menghentikan atau menghentikan. Pada henti jantung, jantung berhenti berdetak. Ini juga dikenal sebagai kematian jantung mendadak.

Mantan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe / [Foto: Reuters]
Mantan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe / [Foto: Reuters]

Detak jantung Anda dikendalikan oleh impuls listrik. Ketika impuls ini berubah pola, detak jantung menjadi tidak teratur. Ini juga dikenal sebagai aritmia. Beberapa aritmia lambat, yang lain cepat. Henti jantung terjadi ketika irama jantung berhenti.

Henti jantung adalah masalah kesehatan yang sangat serius. Institute of Medicine melaporkan bahwa setiap tahun, lebih dari setengah juta orang mengalami serangan jantung di Amerika Serikat. Kondisi tersebut dapat menyebabkan kematian atau kecacatan.

Jika Anda atau seseorang yang bersama Anda mengalami gejala serangan jantung, segera cari bantuan kesehatan darurat. Ini bisa berakibat fatal. Tanggapan dan pengobatan segera dapat menyelamatkan nyawa.

Sebagai informasi, menurut markas besar LDP, Abe telah dijadwalkan untuk mengunjungi prefektur Nara, Kyoto dan Saitama pada hari Jumat untuk mendukung kandidat majelis tinggi partai.

Abe lahir dalam keluarga politik pada tahun 1954. Ayahnya, Shintaro Abe, juga seorang politikus yang menjabat sebagai menteri luar negeri, pertanian, dan jabatan lainnya. Kakeknya adalah mantan Perdana Menteri Nobusuke Kishi.

baca juga

Pada 2006, Abe menjadi perdana menteri termuda Jepang pascaperang pada usia 52 tahun. Meskipun ia mengundurkan diri pada tahun berikutnya, ia kembali berkuasa pada 2012 dan bertahan hingga 2020, ketika ia mundur lagi karena masalah kesehatan. Periode keduanya berkuasa berlangsung selama 2.822 hari berturut-turut, rekor terpanjang dalam sejarah Jepang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mantan PM Jepang Shinzo Abe Ditembak Saat Pidato, Terdengar Dua Kali Letusan

Mantan PM Jepang Shinzo Abe Ditembak Saat Pidato, Terdengar Dua Kali Letusan

Bali | Jum'at, 08 Juli 2022 | 11:19 WIB

Eks PM Jepang Shinzo Abe Ditembak dari Belakang, Alami Henti Jantung

Eks PM Jepang Shinzo Abe Ditembak dari Belakang, Alami Henti Jantung

Bekaci | Jum'at, 08 Juli 2022 | 11:14 WIB

Mantan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe Ditembak, Kondisi Alami Henti Pernapasan

Mantan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe Ditembak, Kondisi Alami Henti Pernapasan

News | Jum'at, 08 Juli 2022 | 11:05 WIB

Terkini

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:00 WIB

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:32 WIB