Berapa Batas Aman Makan Daging Setiap Hari? Ini Porsi yang Dianjurkan

Rifan Aditya | Suara.com

Senin, 11 Juli 2022 | 12:16 WIB
Berapa Batas Aman Makan Daging Setiap Hari? Ini Porsi yang Dianjurkan
Ilustrasi sate, porsi makan daging yang aman (pixabay)

Suara.com - Euforia Idul Adha memang tidak dapat dipungkiri. Namun demikian, pesta daging yang terjadi harus tetap dalam batas aman, karena ketika dikonsumsi berlebihan justru akan membawa dampak buruk. Tapi sebenarnya, berapa batas aman makan daging dalam sehari yang direkomendasikan?

Daging merah sendiri, seperti kambing dan sapi, merupakan sumber protein hewani yang sangat baik. Kaya akan lemak, mineral, dan berbagai nutrisi lain, jika dikonsumsi dengan porsi yang tepat manfaatnya untuk tubuh sangat terasa.

Lalu Berapa Batas Aman Makan Daging?

Jika dihitung, batas aman makan daging sebenarnya berkisar antara 300 hingga 500 gram per minggu. Yap, perlu digarisbawahi, per minggu.

Takaran ini merupakan takaran ideal untuk orang dengan kondisi tubuh sehat, aktivitas fisik yang baik, dan penyertaan makanan berserat dalam konsumsinya.

Lalu berapa jika dihitung untuk porsi harian?

Pada batas paling ideal, konsumsi daging merah harian adalah di angka 50 hingga 70 gram per hari. Ukuran ini adalah ukuran daging yang sudah dimasak matang dan dikonsumsi.

Tentu saja, jika Anda memiliki kondisi medis tertentu, porsi daging ini bisa menyesuaikan rekomendasi dokter kepercayaan Anda.

Pembatasan konsumsi daging harian ini bukan tanpa alasan, karena konsumsi daging merah yang terlalu banyak akan membawa dampak buruk untuk kesehatan.

Alasan Mengapa Porsi Daging Harian Dibatasi

Ada beberapa alasan mengapa porsi daging harian idealnya dibatasi sesuai dengan ukuran di atas atau rekomendasi dokter kepercayaan Anda. Beberapa diantaranya adalah sebagai berikut.

  • Menurunkan risiko penyakit jantung, karena dapat membatasi asupan lemak jenuh yang masuk ke dalam tubuh
  • Menekan risiko kanker, terlebih pada daging yang dikonsumsi dengan cara dibakar terlebih dahulu sebab ini akan memicu adanya senyawa karsinogen
  • Membantu menjaga berat badan ideal, jika dikonsumsi berlebihan, daging merah juga dapat menjadi pemicu kegemukan

Sepertinya tiga alasan di atas sudah cukup kuat untuk membatasi konsumsi daging harian bukan?

Nah itu tadi jawaban atas pertanyaan berapa batas aman makan daging yang bisa dibagikan dalam artikel singkat ini. Semoga artikel ini bisa berguna untuk Anda, dan konsultasikan rekomendasi porsi daging harian pada dokter kepercayaan Anda. Selamat melanjutkan aktivitas Anda!

Kontributor : I Made Rendika Ardian

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cara Memilih Bagian Daging agar Kolesterol Tidak Naik Signifikan

Cara Memilih Bagian Daging agar Kolesterol Tidak Naik Signifikan

Health | Sabtu, 09 Juli 2022 | 13:13 WIB

5 Makanan Penyebab Bau Badan yang Jarang Disadari, Sudah Tahu?

5 Makanan Penyebab Bau Badan yang Jarang Disadari, Sudah Tahu?

Health | Selasa, 14 Juni 2022 | 12:15 WIB

Ilmuwan Mengubah Kode Genetik Daging Babi agar Dapat Dimakan Penderita Sindrom Alpha-Gal

Ilmuwan Mengubah Kode Genetik Daging Babi agar Dapat Dimakan Penderita Sindrom Alpha-Gal

Health | Kamis, 28 April 2022 | 17:48 WIB

Berhenti Makan Daging Merah Mendadak Sebabkan 5 Efek Ini pada Tubuh!

Berhenti Makan Daging Merah Mendadak Sebabkan 5 Efek Ini pada Tubuh!

Health | Sabtu, 23 April 2022 | 21:09 WIB

Terkini

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB