Awas, Ini 4 Efek Samping Kebanyakan Makan Daging

Yasinta Rahmawati | Suara.com

Senin, 11 Juli 2022 | 20:29 WIB
Awas, Ini 4 Efek Samping Kebanyakan Makan Daging
Ilustrasi olahan daging merah. (Pixabay)

Suara.com - Kenikmatan menyantap daging kambing dan sapi memang tidak bisa dipungkiri. Tidak hanya saat hari raya kurban tiba, namun juga pada menu makanan setiap hari. Tapi yang harus dipahami, bahwa ada efek samping kebanyakan makan daging yang mengintai saat jumlah konsumsinya berlebihan.

Kandungan yang ada di daging merah secara praktis memang sangat kaya. Protein dan banyak kandungan lain sangat penting untuk tubuh, sehingga tubuh bisa mendapatkan asupan nutrisi harian yang seimbang.

Nah untuk dapat membantu mengontrol jumlah daging per hari, maka berikut daftar singkat efek samping kebanyakan makan daging yang harus dipahami.

1. Kolesterol Naik

Kadar kolesterol yang turut dikonsumsi pada olahan-olahan daging menjadi masalah tersendiri yang harus disadari. Peningkatan kadar kolesterol ini juga harus disadari, sebagai penyeimbang dari kelezatan yang dirasakan.

Ketika kadar kolesterol di dalam tubuh meningkat, maka keluhan kesehatan akan mulai bermunculan. Mulai dari sakit kepala, rasa tak nyaman di tengkuk, hingga mudah kesemutan dan nyeri dada.

Ilustrasi makan daging. [Shutterstock]
Ilustrasi makan daging. [Shutterstock]

2. Peningkatan Berat Badan

Tanpa diimbangi gerakan tubuh yang intens, konsumsi daging berlebihan dapat membawa efek buruk berupa peningkatan berat badan yang tidak terkontrol. Tentu saja, obesitas akan muncul dalam bahasan terkait berat badan ini.

Secara berantai, kelebihan berat badan adalah kabar buruk untuk kesehatan Anda secara umum.

3. Rentan Kanker Usus Besar

Konsumsi daging berlebih, atau dalam ukuran umum sebanyak lebih dari 3 kali sehari, dapat meningkatkan risiko kanker usus besar. Hal ini diungkapkan dalam salah satu penelitian yang dilakukan di universitas Harvard.

4. Risiko Bau Mulut

Seorang dokter mengungkapkan bahwa lemak yang ada di dalam daging bisa meningkatkan risiko bau mulut. Hal ini terjadi saat tubuh membakar lemak terlalu banyak, maka yang dihasilkan salah satunya adalah zat bernama keton. Keton ini yang kemudian berperan besar dalam bau mulut yang kurang sedap.

Meski sudah berkumur dengan cairan pembersih mulut dan menyikat gigi, bau ini tetap akan sulit dihilangkan.

Itu tadi beberapa efek samping kebanyakan makan daging yang bisa disampaikan. Tentu saja, dengan mengetahui hal ini diharapkan Anda bisa mulai membatasi dan melakukan langkah pencegahan lain, sehingga bisa tetap menikmati daging hingga usia senja.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berapa Batas Aman Makan Daging Setiap Hari? Ini Porsi yang Dianjurkan

Berapa Batas Aman Makan Daging Setiap Hari? Ini Porsi yang Dianjurkan

Health | Senin, 11 Juli 2022 | 12:16 WIB

Cara Memilih Bagian Daging agar Kolesterol Tidak Naik Signifikan

Cara Memilih Bagian Daging agar Kolesterol Tidak Naik Signifikan

Health | Sabtu, 09 Juli 2022 | 13:13 WIB

Bolehkah Ibu Hamil Makan Daging Kambing?

Bolehkah Ibu Hamil Makan Daging Kambing?

Health | Senin, 04 Juli 2022 | 07:40 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Health | Rabu, 15 April 2026 | 19:14 WIB

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Health | Rabu, 15 April 2026 | 15:33 WIB

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Health | Selasa, 14 April 2026 | 08:37 WIB

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB