Kenali Perbedaan Diabetes Kering dan Basah, Merujuk pada Kondisi Luka

Yasinta Rahmawati

Selasa, 12 Juli 2022 | 12:47 WIB
Kenali Perbedaan Diabetes Kering dan Basah, Merujuk pada Kondisi Luka
Perbedaan Diabetes Kering dan Basah. (Pexels/Pavel Danilyuk)

Suara.com - Penyakit diabetes merupakan penyakit yang umum didengar oleh masyarakat Indonesia. Adapun istilah yang populer di masyarakat yakni diabetes kering dan basah. Meski demikian masih banyak orang yang belum mengetahui apa perbedaan diabetes kering dan basah.

Berikut ini ulasan seputar perbedaan diabetes kering dan basah yang wajib untuk diketahui.

Apa itu Diabetes Kering dan Diabetes Basah

Istilah diabetes kering dan basah ini merujuk kepada kondisi luka yang dialami diabetes. Diabetes kering diartikan dengan luka ringan yang kering dan memiliki tingkat kesembuhan cepat. Sementara diabetes basah diartikan dengan luka yang terbuka disertai dengan nanah yang membutuhkan waktu lama untuk sembuh.

Bagi diabetes kering, penderita masih dapat mengontrol kadar gula darah dan lukanya tidak sampai mengeluarkan nanah. Jika luka tidak dirawat dan gula darah tidak dikontrol, maka luka yang terjadi dapat semakin parah sehingga menimbulkan nanah. Adanya luka nanah ini disebut sebagai diabetes basah. 

Meski demikian, di dalam dunia medis tidak ada istilah diabetes kering dan basah. Di dalam medis, terdapat tiga tipe jenis penyakit diabetes, yakni diabetes tipe 1, diabetes tipe 2, dan diabetes gestasional. 

Ilustrasi penderita diabetes memeriksa gula darah. (Foto oleh PhotoMIX Company dari Pexels)
Ilustrasi penderita diabetes memeriksa gula darah. (Foto oleh PhotoMIX Company dari Pexels)

1. Diabetes Tipe 1

Diabetes tipe 1 memiliki gejala yang sama dengan penyakit diabetes pada umumnya. Namun diabetes tipe 1 disebabkan karena masalah autoimun yang membuat sistem kekebalan tubuh menyerang sel-sel penghasil insulin dalam pankreas. Sel penghasil insulin ini memiliki fungsi untuk mengolah gula dalam darah menjadi energi.

2. Diabetes Tipe 2

baca juga

Diabetes tipe 2 ini terjadi ketika sel-sel dalam tubuh tidak dapat menggunakan insulin secara efisien. Akibatnya, kadar glukosa yang tinggi menyebabkan terganggunya sistem perbaikan pembuluh darah. Pembuluh darah yang terluka dapat rusak dan gagal melakukan perbaikan. Faktor umum penyebab diabetes tipe 2 ini adalah gaya hidup yang tidak sehat seperti obesitas.

3. Diabetes Gestasional

Diabetes gestasional ini merupakan kondisi meningkatnya kadar gula dalam darah selama masa kehamilan. Diabetes gestasional ini terjadi pada trimester kedua atau minggu ke-24 dan ke-28 masa kehamilan. Apabila kondisi ini tetap dibiarkan dapat mengganggu kesehatan ibu dan bayi dalam kandungan.

Demikian penjelasan singkat mengenai perbedaan diabetes kering dan basah yang mempengaruhi tingkat kesembuhannya. Semoga informasi di atas dapat bermanfaat untuk Anda!

Kontributor : Muhammad Zuhdi Hidayat

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perjalanan Karier Rini S Bon Bon, Komedian Senior yang Kini Tutup Usia

Perjalanan Karier Rini S Bon Bon, Komedian Senior yang Kini Tutup Usia

Entertainment | Senin, 11 Juli 2022 | 15:09 WIB

Daftar 6 Artis Indonesia Punya Riwayat Diabetes dan Meninggal Dunia, Terbaru Rini S Bon Bon yang Menolak Diamputasi

Daftar 6 Artis Indonesia Punya Riwayat Diabetes dan Meninggal Dunia, Terbaru Rini S Bon Bon yang Menolak Diamputasi

Sumbar | Senin, 11 Juli 2022 | 16:15 WIB

Daftar Makanan yang Dapat Mencegah Penyakit Diabetes

Daftar Makanan yang Dapat Mencegah Penyakit Diabetes

Health | Senin, 11 Juli 2022 | 14:08 WIB

Terkini

Resmi di Indonesia! Redmi Note 17 Pro Max Bawa Baterai Jumbo 10.000 mAh

Resmi di Indonesia! Redmi Note 17 Pro Max Bawa Baterai Jumbo 10.000 mAh

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 20:00 WIB

4 Pore Tightening Toner Atasi Tekstur Kasar dan Bruntusan Kulit Berminyak

4 Pore Tightening Toner Atasi Tekstur Kasar dan Bruntusan Kulit Berminyak

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 19:35 WIB

Demi Penuhi Standar, Kendal Tornado FC Bantu Lampu Stadion Sriwedari Rp 1 Miliar

Demi Penuhi Standar, Kendal Tornado FC Bantu Lampu Stadion Sriwedari Rp 1 Miliar

Surakarta | Sabtu, 26 September 2026 | 19:34 WIB

Dari Kuliner hingga Hiburan, Travel Agent Bandung Mulai Lirik Kawasan Wisata Ini di Ibu Kota

Dari Kuliner hingga Hiburan, Travel Agent Bandung Mulai Lirik Kawasan Wisata Ini di Ibu Kota

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 19:13 WIB

Akademisi Diajak Kontribusikan Gagasan untuk Jakarta Vision

Akademisi Diajak Kontribusikan Gagasan untuk Jakarta Vision

Bisnis | Sabtu, 26 September 2026 | 19:06 WIB

Ada Perbaikan Jalan, Akses Jalan Kunir Kota Tua Ditutup Mulai Minggu Malam! Ini Rute Alternatifnya

Ada Perbaikan Jalan, Akses Jalan Kunir Kota Tua Ditutup Mulai Minggu Malam! Ini Rute Alternatifnya

News | Sabtu, 26 September 2026 | 19:05 WIB

Buku All The Bright Places, Meruntuhkan Stigma Negatif Isu Mental Health

Buku All The Bright Places, Meruntuhkan Stigma Negatif Isu Mental Health

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 19:00 WIB

Bebas Bersyarat Bechi Dinilai Janggal, Komnas Perempuan Desak Transparansi Data

Bebas Bersyarat Bechi Dinilai Janggal, Komnas Perempuan Desak Transparansi Data

Video | Sabtu, 26 September 2026 | 19:00 WIB

Buntut 198 Siswa dan Guru Tumbang Usai Santap MBG, SPPG di Tulungagung Disetop 20 Hari

Buntut 198 Siswa dan Guru Tumbang Usai Santap MBG, SPPG di Tulungagung Disetop 20 Hari

Jatim | Sabtu, 26 September 2026 | 18:59 WIB

Ketika Data PISA Berbicara, Narasi Keberhasilan Pendidikan Dipertanyakan

Ketika Data PISA Berbicara, Narasi Keberhasilan Pendidikan Dipertanyakan

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 18:55 WIB

×