Wanita Ini Alami Gatal Hebat Pada Telinga Karena Otomikosis, Kenali Apa, Penyebab, dan Gejalanya

Risna Halidi | Fajar Ramadhan | Suara.com

Rabu, 13 Juli 2022 | 08:48 WIB
Wanita  Ini Alami Gatal Hebat Pada Telinga Karena Otomikosis, Kenali Apa, Penyebab, dan Gejalanya
ilustrasi telinga (Pexels.com/ Agung Pandit. W)

Suara.com - Belum lama ini akun TikTok @canniesstore membagikan video di mana seorang perempuan yang mengalami gatal pada di telinganya.

Dalam video yang diunggah Jumat (8/7/2022), ditulis keterangan si pemilik akun tentang adanya suara pecah dari dalam telinganya. Hal itu sontak membuatnya panik. Lihat videonya di sini.

“Jam 11.00 akhirnya gua ke IGD THT karena kuping gatel banget gak tahan mau nangis gak bisa digaruk. Terus denger suara dari luar juga pecah di kuping sakit bikin makin panik,” tulisan dalam keterangan video tersebut.

Rupanya, setelah menjalani pemeriksaan oleh dokter, terdapat infeksi jamur pada bagian telinga dalam atau dikenal dengan nama otomikosis (otomycosis).

Melansir laman WebMD, otomikosis merupakan infeksi telinga yang disebabkan oleh jamur. Otomikosis memengaruhi gendang telinga hingga memengaruhi bagian luar yang menimbulkan gatal dan sakit.

Gejala otomikosis sendiri bermacam-macam. Berikut beberapa gejala yang ditimbulkan;

  • Gangguan pendengaran
  • Muncul rasa gatal
  •  Adanya rasa sakit pada bagian telinga
  • Pengeluaran cairan
  • Telinga berdengung
  • Rasa terbakar pada telinga
  • Telinga terasa penuh
  • Sakit kepala

Jamur yang menginfeksi terdiri dari berbagai jenis, namun pada umumnya yaitu aspergillus dan candida.

Jenis jamur aspergillus mudah ditemukan di mana-mana baik dalam maupun luar ruangan.

Sementara candida jenis jamur yang biasa hidup di kulit bagian dalam tubuh seperti mulut, telinga, tenggorokan, dan usus.

Selain akibat jamur, otomikosis juga bisa disebabkan penggunaan antibiotik dan steroid. Berdasarkan para ahli, antibiotik dan steroid dapat meningkatkan otomikosis pada seseorang. Antibiotik ini sendiri juga bisa terdapat pada obat tetes telinga yang digunakan.

Sistem kekebalan tubuh yang melemah juga bisa menjadi penyebab otomikosis pada seseorang. Hal ini karena otomikosis sangat mudah menyerang seseorang dengan sisitem kekebalan tubuh yang lemah.

Faktor seseorang bisa mengalami otomikosis sendiri karena berbagai hal di antaranya sebagai berikut;

  • Masuknya air ke dalam telinga saat berenang.
  • Penggunaan kapas untuk membersihkan bagian dalam sehingga melukai saluran telinga.
  • Penggunaan alat bantu dengar atau penyumbat telinga.
  • Iritasi akibat pewarna rambut yang masuk ke dalam telinga.
  • Seseorang dengan masalah kulit seperti eksim, dermatitis seboroik, atau psoriasis, atau mereka yang alergi, lebih mungkin mengalami infeksi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anak Kambing Bertelinga Panjang Bernama Simba Jadi Bintang

Anak Kambing Bertelinga Panjang Bernama Simba Jadi Bintang

Sumut | Sabtu, 09 Juli 2022 | 12:43 WIB

Heboh Anak Kambing Bertelinga Panjang

Heboh Anak Kambing Bertelinga Panjang

Malang | Sabtu, 09 Juli 2022 | 06:00 WIB

Mengunyah dan Menelan Lebih Efektif Cegah Sakit Telinga Saat Naik Pesawat

Mengunyah dan Menelan Lebih Efektif Cegah Sakit Telinga Saat Naik Pesawat

Health | Jum'at, 08 Juli 2022 | 13:22 WIB

Terkini

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Health | Rabu, 08 April 2026 | 14:11 WIB

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Health | Rabu, 08 April 2026 | 11:58 WIB

Solusi Membasmi Polusi Kekinian  ala Panasonic

Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic

Health | Selasa, 07 April 2026 | 19:00 WIB

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Health | Selasa, 07 April 2026 | 11:00 WIB

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Health | Senin, 06 April 2026 | 17:43 WIB

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

Health | Minggu, 05 April 2026 | 09:54 WIB

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB