Hati-hati! Bak Kut Teh Bisa Sebabkan Kerusakan Liver Saat Dicampur Obat Resep

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Kamis, 14 Juli 2022 | 16:31 WIB
Hati-hati! Bak Kut Teh Bisa Sebabkan Kerusakan Liver Saat Dicampur Obat Resep
Ilustrasi herbal (Chamile White/Pixabay).

Suara.com - Bak kut teh yang populer berpotensi menyebabkan kerusakan hati atau liver jika jika bercampur dengan obat yang diresepkan, menurut peneliti Australia.

Para ilmuwan dari University of Adelaide melakukan penelitian pada empat paket bak kut teh yang dibeli secara lokal untuk mengevaluasi apakah sup herbal tersebut menyebabkan potensi kerusakan hati.

Hasilnya, penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Forensic Science, Medicine and Pathology bulan lalu, menemukan bahwa keempat bungkus sup menunjukkan toksisitas yang signifikan terhadap sel. Dikatakan bahan sup bila dicampur dengan sel hati membunuh hingga 83 persen sel.

Dilansir dari Today Online,  peneliti Profesor Roger Byard mengatakan salah satu sampel sup membunuh 83 persen sel yang terpapar dalam bentuk murni dan bahkan ketika diencerkan 10 kali, itu membunuh 15 persen sel.

Dia mengatakan semua paket berisi bahan yang berbeda, termasuk istilah yang tidak jelas seperti bumbu, merica, dan garam.

Karena itu, dia mengatakan tidak jelas apa sebenarnya yang ada di dalam sup itu yang bisa menyebabkan kerusakan hati. Prof Byard juga mencatat bahwa hasil penelitian tidak boleh menimbulkan kepanikan.

“Jelas, banyak orang memiliki sup ini dan tidak memiliki masalah. Sebenarnya, saya suka sup ini.

"Saya sudah memilikinya selama bertahun-tahun tetapi berhenti meminumnya."

Studi ini juga didasarkan pada hasil yang sama tentang efek racun dari obat herbal pada hati ketika dikontrak dengan obat yang diresepkan.

“Tetapi jika sesuatu memiliki efek terapeutik, itu dapat memiliki efek samping terapeutik dan ada banyak hal yang terjadi seperti interaksi herbal-herbal atau interaksi herbal-obat yang kita tidak tahu apa yang terjadi dan itulah hal yang menakutkan. bagi saya menurut saya,” kata Prof Byard.

Studi menyimpulkan bahwa tidak hanya agen terapi herbal mungkin bertanggung jawab untuk hepatotoksisitas in vitro tetapi ini juga dapat meluas ke makanan herbal seperti bak kut teh.

Dikatakan hasil seperti itu seharusnya tidak mengejutkan karena sejumlah produk herbal dapat mengganggu berbagai jalur metabolisme. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jadi Korban Pemerkosaan karena Obat Tidur, Bisakah Sebabkan Kehamilan?

Jadi Korban Pemerkosaan karena Obat Tidur, Bisakah Sebabkan Kehamilan?

Health | Kamis, 14 Juli 2022 | 14:35 WIB

Ngeri! Tersedia di E-commerce, Obat Tidur Banyak Dicari untuk Tujuan Memperkosa, Testimoni Pengguna Menjijikkan

Ngeri! Tersedia di E-commerce, Obat Tidur Banyak Dicari untuk Tujuan Memperkosa, Testimoni Pengguna Menjijikkan

News | Kamis, 14 Juli 2022 | 13:00 WIB

Ini Penyebab Munculnya Jerawat pada Orang Dewasa, Salah Satunya Karena Stres Berat

Ini Penyebab Munculnya Jerawat pada Orang Dewasa, Salah Satunya Karena Stres Berat

Jawa Tengah | Kamis, 14 Juli 2022 | 12:00 WIB

Terkini

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

Health | Minggu, 05 April 2026 | 09:54 WIB

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Health | Rabu, 01 April 2026 | 10:55 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB