Hati-Hati, Menyindir Orang Terlihat Lebih Tua dari Usianya Buruk untuk Kesehatan!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Kamis, 14 Juli 2022 | 18:09 WIB
Hati-Hati, Menyindir Orang Terlihat Lebih Tua dari Usianya Buruk untuk Kesehatan!
Ilustrasi lansia dan wanita muda [Shutterstock]

Suara.com - Banyak orang di sekeliling kita mungkin sering mengolok-olok seseorang terlihat lebih tua dari usianya. Tahukah Anda? Ejekan atau sindiran yang menyinggung soal penuaan ini bukanlah lelucon yang biasa.

Seorang ahli disparitas kesehatan di Universitas Oklahoma, Julie Ober Allen menghabiskan banyak waktu mengenai dampak olok-olokan yang menyinggung soal penuaan tersebut. Ia melakukan ini setelah anak laki-laki diolok-olok lebih tua daripada usia aslinya.

Julie mengakui bahwa olok-olokan yang menyinggung soal penuaan ini merupakan penghiaan dan sindiran yang begitu umum dan sering terjadi.

"Ageisme sehari-hari ini bisa memberikan efek kumulatif," kata Julie dikutip dari News Week.

Studi yang diterbitkan di JAMA Network Open, mengamati sekitar 2.035 orang Amerika antara usia 50 dan 80 tahun, yang mana 93 persen di antaranya menemukan pesan yang merendahkan tentang penuaan secara teratur.

Pesan-pesan ini sering ditemukan dalam berbagai bentuk pesan, seperti pesan ulang tahun. Banyak orang sering mengingatkan orang yang sedang ulang tahun itu tengah bertambah tua atau semakin tua.

Ilustrasi usia atau siklus hidup. (Shutterstock)
Ilustrasi usia atau siklus hidup. (Shutterstock)

Psikolog menyebut komentar dan perilaku seperti itu sebagai agresi mikro. Sebuah analisis baru-baru ini dari 141 penelitian sebelumnya menemukan bahwa mereka terkait dengan depresi, kecemasan, kepuasan kerja yang lebih rendah, dan harga diri yang buruk.

Contoh utama dari ageisme, seperti penolakan pekerjaan atau transplantasi organ. Tapi, penelitian Allen dan rekannya ini adalah pertama kalinya yang mengkonfirmasi universalitas bentuk-bentuk diskriminasi usia yang kecil tetapi meluas.

Anda mungkin menyebut olok-olokan ini sepele, tetapi dampaknya cukup besar. Sayangnya, Dr. Derald Wing Sue, seorang profesor di Teachers College, Universitas Columbia mengatakan dampak buruk yang besar ini tidak disadari oleh banyak orang.

baca juga

Ageisme mikro bisa berbahaya karena sering kali tidak disengaja dan mungkin berasal dari keinginan untuk bersikap baik.

Misalnya, seseorang mungkin menawarkan untuk membantu orang yang lebih tua menyeberang jalan meskipun orang tersebut mampu dan tidak mencari bantuan.

Tapi, studi semacam ini tidak bisa membuktikan secara pasti kalau agreisme ini bisa memicu masalah kesehatan atau tidak.

Hal ini juga sejalan dengan studi oleh peneliti Becca Levy di Yale School of Public Health, yang eksperimennya menunjukkan bahwa stereotip negatif terhadap penuaan ini bisa meningkatkan tekanan darah orang dan hasil tes memori yang buruk.

Sedangkan, stereotip positif mengenai hal ini bisa meningkatkan kekuatan fisik dan keseimbangan, kecepatan berjalan dan keinginan untuk hidup.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

3 Hal Ini Menjadi Wujud Kasih Sayang Orang Tua, Jangan Salah Paham!

3 Hal Ini Menjadi Wujud Kasih Sayang Orang Tua, Jangan Salah Paham!

Your Say | Kamis, 14 Juli 2022 | 16:54 WIB

Viral, Orang Tua Siswa di Bogor Geruduk Yayasan Eka Wijaya, Akibat Sengketa Lahan?

Viral, Orang Tua Siswa di Bogor Geruduk Yayasan Eka Wijaya, Akibat Sengketa Lahan?

Bogor | Kamis, 14 Juli 2022 | 15:57 WIB

Ulasan Buku Diary Orang Tua, Pendikan Terbaik untuk Anak

Ulasan Buku Diary Orang Tua, Pendikan Terbaik untuk Anak

Your Say | Kamis, 14 Juli 2022 | 08:39 WIB

Terkini

Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari

Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari

Riau | Senin, 14 September 2026 | 21:37 WIB

Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September

Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September

Banten | Senin, 14 September 2026 | 21:37 WIB

Tak Hanya Obat, Aktivitas Kreatif Bisa Bantu Jaga Kesejahteraan Psikologis Pasien Kanker

Tak Hanya Obat, Aktivitas Kreatif Bisa Bantu Jaga Kesejahteraan Psikologis Pasien Kanker

Health | Senin, 14 September 2026 | 21:35 WIB

Temuan Jasad Pria di Pulau Enggano, Polisi Uji Match DNA dengan Keluarga Jurnalis Hilang

Temuan Jasad Pria di Pulau Enggano, Polisi Uji Match DNA dengan Keluarga Jurnalis Hilang

Banten | Senin, 14 September 2026 | 21:30 WIB

Dubes RI Soroti Potensi Energi Surya Indonesia, Bisa Jadi Salah Satu yang Terbesar di Dunia

Dubes RI Soroti Potensi Energi Surya Indonesia, Bisa Jadi Salah Satu yang Terbesar di Dunia

News | Senin, 14 September 2026 | 21:23 WIB

Pertamina NRE Dorong Pengembangan Bioetanol Berbasis Multi-Feedstock dan Multi-Generation

Pertamina NRE Dorong Pengembangan Bioetanol Berbasis Multi-Feedstock dan Multi-Generation

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 21:22 WIB

Catat Tanggalnya! Diskon 20% Kuliner Korea Palgakdo Khusus Nasabah BRI

Catat Tanggalnya! Diskon 20% Kuliner Korea Palgakdo Khusus Nasabah BRI

Bri | Senin, 14 September 2026 | 21:20 WIB

KPK Dikabarkan OTT di BPN Kabupaten Bogor, Sejumlah Pihak Diamankan?

KPK Dikabarkan OTT di BPN Kabupaten Bogor, Sejumlah Pihak Diamankan?

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 21:12 WIB

Pria di Indragiri Hulu Diduga Sebabkan Karhutla 200 Hektare, Ada Bibit Sawit

Pria di Indragiri Hulu Diduga Sebabkan Karhutla 200 Hektare, Ada Bibit Sawit

Riau | Senin, 14 September 2026 | 21:05 WIB

Saat Karhutla Mengancam Sumsel, Generasi Muda Lintas Agama Diajak Turun Tangan

Saat Karhutla Mengancam Sumsel, Generasi Muda Lintas Agama Diajak Turun Tangan

Sumsel | Senin, 14 September 2026 | 21:02 WIB

×