Varian Centaurus Dianggap sebagai Ancaman Baru, Ini Alasannya!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Rabu, 20 Juli 2022 | 13:39 WIB
Varian Centaurus Dianggap sebagai Ancaman Baru, Ini Alasannya!
Ilustrasi Virus Corona Covid-19, varian Centaurus (pixabay.com)

Suara.com - Varian baru virus corona BA.2.75 yang dijuluki sebagai varian Centaurus sudah terdeteksi di 10 negara.

Ahli virologi menganggap varian Centaurus ini sebagai ancaman nyata. Varian virus corona ini berasal dari India, yang mulai menyebar cepat di Inggris pada Mei 2022.

Kini, varian Centaurus ini pun ditetapkan sebagai varian perhatian. Karena sejauh ini, varian Centaurus ini menyebar lebih cepat daripada varian Omicron.

Meskipun masih belum diketahui varian Centaurus ini bisa menyebabkan penyakit serius atau tidak. Ada teori bahwa varian baru virus corona ini memiliki lebih banyak pelarian kekebalan.

Artinya, varian Centaurus ini diyakini mampu menghindari sistem kekebalan dan perlindungan yang diberikan oleh vaksin Covid-19 atau riwayat infeksi sebelumnya.

Ilustrasi virus corona Covid-19, varian Centaurus. (Pixabay/Engin_Akyurt)
Ilustrasi virus corona Covid-19, varian Centaurus. (Pixabay/Engin_Akyurt)

Hal lain yang membuat ahli mengkhawatirkan varian Centaurus adalah mutasi pada varian virus corona Covid-19 tersebut. Beberapa mutasi mungkin membuat protein virus mengikat secara lebih efektif.

Shishi Luo dari Helix mengingatkan bahwa virus corona Covid-19 ini belum selesai bermutasi dan tetap menjadi ancaman.

"Kita harus menerima bahwa sekarang kita hidup dengan tingkat risiko yang lebih tinggi daripada sebelumnya," kata Shishi Luo dikutip dari Express.

Dr Tedros Ghebreyesus dari WHO (Organisasi Kesehatan Dunia) mengatakan virus corona ini berjalan dan berkembang di negara yang belum efektof mengelola kondisi darurat tersebut. Gelobang baru virus corona ini pun menunjukkan bahwa Covid-19 belum berakhir.

baca juga

Namun, sulit untuk mengatasi setiap varian baru virus corona akan menjadi vaian perhatian.

Meskipun belum cukup data, centaurus adalah ancaman yang tidak lebih berbahaya daripada varian Omicron BA.4 dan BA.5 yang telah mendorong gelombang infeksi terbaru.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Seberapa Bahaya Omicron Centaurus? Ini Penjelasan Kemenkes

Seberapa Bahaya Omicron Centaurus? Ini Penjelasan Kemenkes

News | Rabu, 20 Juli 2022 | 12:19 WIB

4 Fakta Omicron Centaurus, Ada 3 Kasus di Indonesia

4 Fakta Omicron Centaurus, Ada 3 Kasus di Indonesia

Health | Rabu, 20 Juli 2022 | 11:00 WIB

Varian Centaurus Telah Terdeteksi di 10 Negara, Seberapa Besar Penularannya?

Varian Centaurus Telah Terdeteksi di 10 Negara, Seberapa Besar Penularannya?

Health | Rabu, 20 Juli 2022 | 10:16 WIB

Terkini

Semarak Pembukaan Asian Games 2026

Semarak Pembukaan Asian Games 2026

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 06:00 WIB

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 05:00 WIB

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

MK Hapus Presidential Threshold, Surya Paloh Dengar Wacana Syarat Baru: Minimal Dukungan 2 Fraksi

MK Hapus Presidential Threshold, Surya Paloh Dengar Wacana Syarat Baru: Minimal Dukungan 2 Fraksi

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

×