Mengenal Fibrodysplasia Ossificans Progressiva, Penyakit Langka yang Pengaruhi Tulang!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Rabu, 20 Juli 2022 | 15:15 WIB
Mengenal Fibrodysplasia Ossificans Progressiva, Penyakit Langka yang Pengaruhi Tulang!
Ilustrasi rumah sakit, penyakit langka . (Shutterstock)

Suara.com - Fibrodysplasia Ossificans Progressiva (FOP) adalah penyakit langka yang menyebabkan tulang terbentuk di luar kerangka. Penyakit langka ini bisa mengubah kehidupan penderitanya. 

Karena itu, seorang dokter terkemuka berusaha mempelajari Fibrodysplasia Ossificans Progressiva untuk mencari pengobatan yang lebih tepat.

Fibrodysplasia Ossificans Progressiva merupakan kondisi bawaan. Dr. Frederick Kaplan, Isaac dan Rose Nassau Profesor Penelitian Molekuler Ortopedi di Sekolah Perelman Universitas Pennsylvania Kedokteran mengatakan ini adalah kondisi progresif di mana pita, lembaran, dan pelat tulang akhirnya menggantikan otot dan jaringan ikat.

"Akhirnya, kondisi yang disebut sebagai flare-up membentuk kerangka kedua yang melumpuhkan semua tubuh dan membuat gerakan menjadi tidak mungkin," kata Kaplan dikutip dari News Week.

Kondisi ini hanya mempengaruhi 1 dari 2 orang per sejuta di dunia. Kondisi ini disebabkan ketika orang mewarisi salinan abnormal dari gen ACVR-1, yang terlibat dalam pembentukan tulang secara normal.

Ilustrasi rumah sakit, penyakit langka [Shutterstock]
Ilustrasi rumah sakit, penyakit langka [Shutterstock]

Anak-anak yang lahir dengan FOP dapat mewarisi salinan gen abnormal dari orang tua atau melalui mutasi spontan pada gen saat berkembang di dalam rahim.

Anak-anak yang lahir dengan FOP mungkin terlihat normal saat lahir dengan pengecualian malformasi jempol kaki, yang cenderung lebih pendek dan meruncing ke dalam.

Umumnya, sebagian besar orang dengan FOP antara usia 2 sampai 5 tahun mengalami pembengkakan di kepala, kulit kepala, leher atau punggung

Pada tahap awal, penyakit ini sering salah didiagnosis sebagai tumor agresif. Sebaliknya, itu adalah tulang normal yang terbentuk di tempat salah dan pada waktu salah.

Meskipun FOP tidak mempengaruhi organ dalam, FOP menekan dinding dada dan mencegahnya mengembang yang bisa menyebabkan deformitas tulang belakang. Akhirnya, dinding dada yang terbatas dapat menyebabkan gagal jantung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sempat Takut Operasi, Pesan Terakhir Lucinta Luna Sebelum Dibedah Bikin Sedih

Sempat Takut Operasi, Pesan Terakhir Lucinta Luna Sebelum Dibedah Bikin Sedih

Entertainment | Senin, 18 Juli 2022 | 23:10 WIB

Hasil Operasi Lucinta Luna Ditunjukkan, Nitizen: Kasian Jisoo Disama-samain

Hasil Operasi Lucinta Luna Ditunjukkan, Nitizen: Kasian Jisoo Disama-samain

Sumut | Senin, 18 Juli 2022 | 11:34 WIB

Bekas Jahitan Operasi Lucinta Luna di Leher Sobek Gegara Joget-joget, Netizen: Kelakukan Anak Perawan Bikin Ngakak

Bekas Jahitan Operasi Lucinta Luna di Leher Sobek Gegara Joget-joget, Netizen: Kelakukan Anak Perawan Bikin Ngakak

Sumbar | Senin, 18 Juli 2022 | 10:38 WIB

Terkini

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:13 WIB

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Health | Rabu, 08 April 2026 | 14:11 WIB

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Health | Rabu, 08 April 2026 | 11:58 WIB

Solusi Membasmi Polusi Kekinian  ala Panasonic

Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic

Health | Selasa, 07 April 2026 | 19:00 WIB

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Health | Selasa, 07 April 2026 | 11:00 WIB