Cacar Monyet Jadi Darurat Kesehatan, WHO Bagi Negara Jadi 4 Kelompok Risiko Penularan

M. Reza Sulaiman, Fajar Ramadhan

Senin, 25 Juli 2022 | 06:15 WIB
Cacar Monyet Jadi Darurat Kesehatan, WHO Bagi Negara Jadi 4 Kelompok Risiko Penularan
Monkeypox atau cacar monyet. (Shutterstock)

Suara.com - Jumlah kasus cacar monyet semakin bertambah dan kian meresahkan akhirnya membuat WHO menetapkan penyakit yang satu ini ke dalam ditetapkan kondisi darutat kesehatan atau Public Health Emergency of International Concern (PHEIC).

Hal ini disampaikan langsung oleh Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus dalam Media Briefing yang dilaksanakan Sabtu (23/7/2022). Selain itu, akun resmi twitter WHO juga telah membuat cuitan mengenai penetapan cacar monyet sebagai PHEIC.

"Saya telah memutuskan bahwa wabah cacar monyet global merupakan darurat kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian internasional,” tulis akun twitter WHO mengutip ucapan Tedros, Sabtu (23/7/2022).

Cacar monyet (Antara)
Cacar monyet (Antara)

Akibat adanya penyebaran yang kian mengkhawatirkan, guna mencegah penularan cacar monyet sendiri WHO membagi beberapa negara ke dalam empat grup sesuai klasifikasi terhadap kasus penyakit ini.

Kelompok Pertama

Untuk kelompok pertama yaitu negara-negara yang sampai saat ini belum melaporkan adanya kasus cacar monyet selama lebih dari 21 hari. Negara-negara ini sendiri termasuk golongan yang belum terpapar virus cacar monyet hingga saat ini.

Kelompok kedua

Untuk kelompok kedua, yaitu negara-negara yang telah melaporkan adanya penularan antarmanusia. Untuk negara-negara kelompok ini akan diberikan rekomendasi terkait penanganan untuk menghentikan penularan cacar monyet serta mencegah kelompok yang tidak terdampak.

Nantinya negara-negara ini akan diberikan arahan untuk mengintensifkan pengawasan serta memperkuat manajeme klinis, pencegahah, serta pengendalian agar penularan tidak semakin meluas.

baca juga

Selain itu, disarankan juga penggunaan vaksinasi, terapi, dan alat lainnya agar penelitian untuk menyembuhkan cacar monyet dapat dipercepat.

Kelompok ketiga

Pada kelompok ketiga, yaitu negara-negara dengan penularan cacar monyet dari hewan kepada manusia. Hal ini karena penularan yang terjadi tidak hanya antarmanusia, tetapi juga dari hewan ke manusia.

Kelompok keempat

Untuk kelompok keempat yaitu diisi dengan negara-negara yang memiliki kemampuan dan kapasitas produksi vaksin dan terapi.

Itulah beberapa kelompok negara yang dibentuk WHO guna mencegah penularan cacar monyet. Sejauh ini belum ada pengobatan khusus untuk menangani cacar monyet. Namun, biasanya penderita akan diberikan obat untuk mengurangi gejala yang timbul.

Selain itu, penderita juga akan diberikan obat antivirus serta vaksinasi untuk membentuk antibodi yang kuat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waspada! Wabah Mpox di Afrika Tidak Terkendali, 1.100 Orang Tewas

Waspada! Wabah Mpox di Afrika Tidak Terkendali, 1.100 Orang Tewas

News | Jum'at, 18 Oktober 2024 | 06:33 WIB

Waspada! Cacar Monyet Melonjak di Australia, Total 737 Kasus

Waspada! Cacar Monyet Melonjak di Australia, Total 737 Kasus

News | Jum'at, 27 September 2024 | 17:40 WIB

Monkeypox Merebak di Afrika, Apa Vaksin Mpox Aman untuk Anak?

Monkeypox Merebak di Afrika, Apa Vaksin Mpox Aman untuk Anak?

Health | Kamis, 19 September 2024 | 09:23 WIB

Jumlah Kasus Cacar Monyet di Filipina Naik, Menteri Kesehatan Bilang Begini

Jumlah Kasus Cacar Monyet di Filipina Naik, Menteri Kesehatan Bilang Begini

News | Senin, 16 September 2024 | 21:26 WIB

5 Pertanyaan Seputar Vaksin Mpox: Bisa Dapat di Mana dan Untuk Siapa?

5 Pertanyaan Seputar Vaksin Mpox: Bisa Dapat di Mana dan Untuk Siapa?

Health | Senin, 16 September 2024 | 10:44 WIB

Virus Cacar Monyet Bisa Menyerang Hewan Peliharaan? Cek Fakta Berikut Ini

Virus Cacar Monyet Bisa Menyerang Hewan Peliharaan? Cek Fakta Berikut Ini

Your Say | Senin, 16 September 2024 | 07:41 WIB

5 Fakta Vaksin MPOX: Sudah Dapat Izin WHO dan BPOM

5 Fakta Vaksin MPOX: Sudah Dapat Izin WHO dan BPOM

Health | Kamis, 12 September 2024 | 14:38 WIB

CEK FAKTA: Mpox Sudah Menginfeksi 5 Persen Penduduk Papua Nugini

CEK FAKTA: Mpox Sudah Menginfeksi 5 Persen Penduduk Papua Nugini

News | Senin, 09 September 2024 | 17:24 WIB

Menlu Retno Ungkap Rencana RI Beli Vaksin Mpox Dari Jepang

Menlu Retno Ungkap Rencana RI Beli Vaksin Mpox Dari Jepang

News | Kamis, 05 September 2024 | 15:03 WIB

Waspada Darurat Kasus MPox di Indonesia, Ini 7 Hal yang Harus Dilakukan Jika Terkonfirmasi Mengidap Cacar Monyet

Waspada Darurat Kasus MPox di Indonesia, Ini 7 Hal yang Harus Dilakukan Jika Terkonfirmasi Mengidap Cacar Monyet

Health | Kamis, 05 September 2024 | 13:00 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×