Menkes Ungkap Kapan Masyarakat Bisa Dapat Vaksin Booster Kedua

Bimo Aria Fundrika, Dini Afrianti Efendi

Selasa, 26 Juli 2022 | 16:50 WIB
Menkes Ungkap Kapan Masyarakat Bisa Dapat Vaksin Booster Kedua
Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin saat ditemui di kawasan Kuningan, Jaksel. (Suara.com/Tio)

Suara.com - Menteri Kesehatan atau Menkes Budi Gunadi Sadikin mengaku akan lebih dulu menunggu persetujuan Presiden Jokowi terkait vaksin Covid-19 dosis ke-4 atau vaksin booster ke-2 untuk tenaga kesehatan (nakes).

Apalagi saat ini banyak masukan dari para pakar maupun epidemiolog untuk memvaksinasi nakes, karena sudah lebih dari 6 bulan sejak pemberian vaksin dosis ke-3, sehingga antibodi diduga sudah menurun.

"Nanti kalau Bapak Presiden Jokowi kembali kita laporkan, kalau dia setuju langsung kita lakukan (vaksin booster kedua untuk nakes)," ujar Menkes Budi di Hotel Raffles, Jakarta Selatan, Selasa (26/7/2022).

Perlu diketahui, saat ini Presiden Jokowi sedang tidak berada di Indonesia karena sedang melakukan kunjungan kerja ke Beijing China.

Ilustrasi vaksin Covid-19 untuk Lansia. [Istimewa]
Ilustrasi vaksin Covid-19 untuk Lansia. [Istimewa]

Menkes Budi menambahkan, pihaknya sudah mempertimbangkan dan mengkaji rencana pemberian vaksin booster ke-2 atau vaksin Covid-19 dosis ke-4, mengingat pandemi diprediksi akan berlaku secara jangka panjang.

Ditambah antibodi Covid-19 yang dihasilkan dari vaksin umumnya menurun dalam waktu lebih dari 6 bulan, sehingga masyarakat rentan kembali tertular di saat SARS CoV 2 masih terus bermutasi dan menginfeksi ulang atau re-infeksi orang yang sudah divaksinasi.

"Kita memang sekarang sudah mempelajari vaksinasi booster untuk nakes, karena ada beberapa nakes kita yang kena, mudah-mudahan dalam waktu dekat kita akan bisa informasikan ke masyarakat," tutup Menkes Budi.

Seperti diketahui, per 26 Juli 2022 total vaksin Covid-19 dosis 1 dan 2 mencapai 169,8 juta atau 81,5 persen dari target 208 juta penduduk yang divaksinasi.

Sedangkan vaksin booster atau vaksin dosis ke-3 baru mencapai 54 juta atau 26,8 persen dari total sasaran 208 juta penduduk.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sampaikan Hasil Pemeriksaan 9 Suspek Cacar Monyet di Indonesia, Menkes: Semuanya Negatif

Sampaikan Hasil Pemeriksaan 9 Suspek Cacar Monyet di Indonesia, Menkes: Semuanya Negatif

News | Selasa, 26 Juli 2022 | 15:11 WIB

Menteri Kesehatan: Sembilan Suspek yang Diperiksa Semua Negatif Cacar Monyet

Menteri Kesehatan: Sembilan Suspek yang Diperiksa Semua Negatif Cacar Monyet

Riau | Selasa, 26 Juli 2022 | 15:08 WIB

Menkes Budi Gunadi Sebut Vaksin Cacar Masih Efektif Lindungi dari Risiko Cacar Monyet

Menkes Budi Gunadi Sebut Vaksin Cacar Masih Efektif Lindungi dari Risiko Cacar Monyet

News | Selasa, 26 Juli 2022 | 14:56 WIB

Terkini

Gempa M 5,5 Guncang Banten: Benda Gantung Bergoyang, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

Gempa M 5,5 Guncang Banten: Benda Gantung Bergoyang, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

News | Senin, 14 September 2026 | 19:41 WIB

Suahasil ke Pelaku Pasar: Kebijakan Purbaya Soal APBN Tetap Dilanjut

Suahasil ke Pelaku Pasar: Kebijakan Purbaya Soal APBN Tetap Dilanjut

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 19:34 WIB

Suahasil Gantikan Purbaya, Pemprov Sumsel Berharap Kebijakan Fiskal Daerah Kembali seperti Semula

Suahasil Gantikan Purbaya, Pemprov Sumsel Berharap Kebijakan Fiskal Daerah Kembali seperti Semula

Sumsel | Senin, 14 September 2026 | 19:32 WIB

Tok! Polisi di Bengkalis Disanksi Demosi 5 Tahun Terkait Penganiayaan Warga

Tok! Polisi di Bengkalis Disanksi Demosi 5 Tahun Terkait Penganiayaan Warga

Riau | Senin, 14 September 2026 | 19:31 WIB

Dunia Usaha Diminta Tak Anggap Lingkungan Sebagai Beban, tapi Investasi

Dunia Usaha Diminta Tak Anggap Lingkungan Sebagai Beban, tapi Investasi

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 19:31 WIB

Massa Geruduk Kejagung, Tuntut Transparansi Penegakan Hukum Tambang Batu Bara di Kaltim

Massa Geruduk Kejagung, Tuntut Transparansi Penegakan Hukum Tambang Batu Bara di Kaltim

News | Senin, 14 September 2026 | 19:29 WIB

Yudo Sadewa usai Purbaya Dicopot: Gaji Menteri Kecil, Bawahan Korup

Yudo Sadewa usai Purbaya Dicopot: Gaji Menteri Kecil, Bawahan Korup

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 19:29 WIB

Saham-saham Bank Langsung Moncer Setelah Purbaya Diganti

Saham-saham Bank Langsung Moncer Setelah Purbaya Diganti

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 19:26 WIB

Laut Raja Ampat Tercemar Tambang, Greenpeace Ungkap Dampaknya bagi Nelayan Adat

Laut Raja Ampat Tercemar Tambang, Greenpeace Ungkap Dampaknya bagi Nelayan Adat

News | Senin, 14 September 2026 | 19:23 WIB

Gibran Percaya Pilihan Prabowo, Suahasil Bisa Bikin APBN Lebih Sehat

Gibran Percaya Pilihan Prabowo, Suahasil Bisa Bikin APBN Lebih Sehat

News | Senin, 14 September 2026 | 19:22 WIB

×