5 Fakta Terkini Soal Empty Sella Syndrome, Penyakit yang Dialami Ruben Onsu

Rabu, 27 Juli 2022 | 16:53 WIB
5 Fakta Terkini Soal Empty Sella Syndrome, Penyakit yang Dialami Ruben Onsu
Ruben Onsu (Instagram/@ruben_onsu)

Suara.com - Presenter Ruben Onsu mengungkapkan dirinya mengidap penyakiy Empty Sella Syndrome. Akibat penyakit tersebut wajahnya terlihat pucat saat tampil di televisi.

Bahkan, baru-baru ini Ruben juga mengaku kalau ia takut meninggal dunia. Hal ini diungkap Ruben Onsu saat berbincang dengan Irfan Hakim.

"Orang selalu bilang jangan takut, jangan takut, tapi kan yang tahu badan kita itu kita ya, jadi gue berusaha blek aja buat tidur. Jadi ketika gue kebangun (tengah malam) gue nggak mau tidur lagi karena gue punya rasa takut itu (tidak bisa bangun lagi)," ucap Ruben dikutip dari MOP Channel, Rabu (27/7/2022).

Ruben Onsu [instagram]
Ruben Onsu [instagram]

Melansir laman WebMD, empty sella syndrome adalah gangguan yang mempengaruhi sella tursika, struktur tulang di tengah tengkorak di bawah otak. Akibatnya hormon yang mengatur produksi tubuh terganggu sehingga menyebabkan gangguan pada bagian lainnya.

Berikut, terdapat beberapa fakta mengenai penyakit yang satu ini.

1. Wanita lebih berisiko

Dikatakan, wanita memiliki risiko yang lebih besar mengalami empty sella syndrome dibandingkan pria. Selain itu, yang mengalami kondisi ini sendiri juga lebih kepada orang-orang dengan masalah obesitas dan tekanan darah tinggi.

2. Tidak mengancam nyawa

Empty sella syndrome sendiri tidak mengancam nyawa penderitanya dan bisa diobati. Biasanya kondisi ini tidak memiliki gejala khusus. Namun, kondisi ini bisa berisiko menimbulkan komplikasi seperti tekanan darah tinggi, bahkan impotensi pada pria.

Baca Juga: Mengidap Penyakit Langka, Ruben Onsu Mengaku Takut Tidur karena Berpikir Tak Akan Bangun Lagi

3. Mengganggu pengelihatan

Seseorang yang menderita empty sella syndrome juga kerap kali mengalami gangguan pada pengelihatannya. Tidak hanya itu, orang dengan gangguan ini juga mengalami pembengkakan pada mata sehingga pandangan menjadi kabur.

4. Berpengaruh pada gairah seks

Tidak hanya pada pengelihatan, empty sella syndrome juga memengaruhi gairah seks yang dimiliki penderitanya.

5. Dapat disembuhkan

Penyakit yang satu ini juga bisa disembuhkan melalui beberapa cara, baik mengonsumsi obat-obatan maupun operasi. Untuk obat-obatan dokter akan memberikan obat pengontrol hormon yang keluar pada kelenjar pituitari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Warna Helm Motor Favorit Ungkap Karakter Pasangan Ideal, Tipe Mana Idamanmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kim Seon-ho atau Cha Eun-woo? Cari Tahu Aktor Korea yang Paling Cocok Jadi Pasanganmu!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Kepintaran GTA Kamu Sebelum Grand Theft Auto 6 Rilis!
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Kamu Tipe Red Flag, Green Flag, Yellow Flag atau Beige Flag?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Kabar Kamu Hari Ini? Cek Pesan Drakor untuk Hatimu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tablet Apa yang Paling Cocok sama Gaya Hidup Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Film Makoto Shinkai Mana yang Menggambarkan Kisah Cintamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Jadi Superhero, Kamu Paling Mirip Siapa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Destinasi Liburan Mana yang Paling Cocok dengan Karakter Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Merek Sepatu Apa yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI