facebook

Boleh Enggak Sih Anak Bayi Dikasih MSG? Begini Kata Dokter

Bimo Aria Fundrika
Boleh Enggak Sih Anak Bayi Dikasih MSG? Begini Kata Dokter
Ilustrasi MSG (Pixabay)

Ardi menambahkan, air susu ibu juga mengandung glutamat yaitu 44,17 persen dari total protein yang dikandungnya. Ini yang membuat bayi ketagihan ASI karena rasanya yang gurih.

Suara.com - Masyarakat hingga saat ini masih seringkali memahami Monosodium glutamat (MSG) secara keliru. Beberapa menganggap bahwa MSG tidak boleh diberikan karena membuat seorang menjadi bodoh.

Bahkan, ada beberapa orangtua melarang anaknya dan tidak memberikan MSG. Lantas, sebetulnya boleh kah anak atau bayi mengonsumsi MSG?

Dokter spesialis anak dan edukator Kesehatan Ardi Santoso mengatakan, anak-anak juga harus dikenalkan dengan cita rasa makanan yang lezat sejak kecil. Karena itu, tidak ada masalah apabila orangtua menambahkan Monosodium Glutamat (MSG) di makanan yang dikonsumsi anak-anak.

“MSG itu bukan zat asing untuk tubuh. MSG juga aman untuk dikonsumsi semua tahapan usia, bahkan bayi pun memiliki kemampuan metabolik yang sama dengan orang dewasa. Kadar keamanan MSG dijelaskan dalam Permenkes dan Peraturan BPOM dengan batasan secukupnya,” kata Ardi saat seperti dalam keterangannya, Rabu, (3/8/2022).

Baca Juga: Mengalami Mom Shaming? Berikut 3 Tips Menghadapinya, Harus Percaya Diri!

Ilustrasi MSG. (shutterstock)
Ilustrasi MSG. (shutterstock)

Ardi menambahkan, air susu ibu juga mengandung glutamat yaitu 44,17 persen dari total protein yang dikandungnya. Ini yang membuat bayi ketagihan ASI karena rasanya yang gurih.

WHO juga menyebut konsumsi glutamat sesuai dengan kebutuhan tidak akan berdampak pada kesehatan. Kata Ardi, belum ada penelitian yang membuktikan seputar mitos MSG yang berdampak serius bagi kesehatan manusia.

“MSG boleh gak yah, berbahaya gak yah, pasti ada pertanyaan itu. Anak anak butuh makanan lezat, cita rasa yang enak gak mungkin hambar tapi ada takarannya, gula, garam, lemak. Tapi untuk MSG gimana? Jangan ragu yah, MSG tidak berbahaya asal dikonsumsi secukupnya,” jelas Ardi.

Ardi Santoso mengatakan, konsumsi MSG sangat merata di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Fakta ini menepis anggapan bahwa mengonsumsi micin bikin bodoh pada anak. Nyatanya, MSG sama sekali tidak membuat anak menjadi bodoh.

"Jadi kalau memang MSG bikin bodoh, tentu saja seluruh negara tidak akan mengonsumsi MSG dengan jumlah yang banyak," kata Ardi

Baca Juga: Orangtua yang Suka Minum Alkohol Berisiko Bikin Anak-anaknya Kecanduan Junk Food

Komentar