ASI Belum Keluar Banyak Setelah Melahirkan, Ini yang Harus Dilakukan Oleh Ibu

Vania Rossa, Dini Afrianti Efendi

Selasa, 09 Agustus 2022 | 09:14 WIB
ASI Belum Keluar Banyak Setelah Melahirkan, Ini yang Harus Dilakukan Oleh Ibu
Ilustrasi menyusui. (Elements Envato)

Suara.com - Banyak para ibu khawatir bayinya haus dan kelaparan jika di hari pertama dan kedua setelah kelahiran belum mendapat ASI, lantaran produksi ASI yang keluar dari payudara Ibu masih sangat sedikit.

Menanggapi hal ini, Ketua Satgas ASI IDAI (Ikatan Dokter Anak Indonesia) Dr. dr. Naomi Esthernita F. Dewanto meminta ibu dan keluarga tidak perlu khawatir dan panik, karena ASI belum keluar, banyak seringkali hanya keluar beberapa tetes saja selama 2 hari pascamelahirkan, adalah hal yang normal.

Tubuh ini memerlukan waktu untuk secara fisiologis berganti mode dari mengandung bayi ke menyusui bayi. Umumnya, pergantian mode ini dipengaruhi oleh hormon prolactin atau laktogen, yaitu hormon yang berhubungan dengan laktasi atau menyusui.

"Jadi kalo di hari pertama ASI belum keluar, itu hal yang wajar," ujar Dr. Naomi dalam acara diskusi beberapa waktu lalu.

Hormon laktogen ini baru dimulai setelah kelahiran, dan biasanya belum banyak, apalagi di awal kelahiran bayi juga belum makan dan minum banyak ASI, dan umumnya mereka menangis karena butuh kenyamanan dekapan ibu dan kedua orangtuanya.

Dekapan ibu, dan biarkan bayi menyusu langsung dari payudara meski ASI belum banyak, hal ini akan sangat membantu merangsang hormon laktogen diproduksi semakin banyak, sehingga ASI yang keluar akan semakin deras keluar.

"30 jam setelah melahirkan (ASI mulai banyak), tetapi pada saat yang bersamaan si bayi tetap harus menyusu ke ibunya, supaya hormon prolaktinnya tetap terjaga dan naik gitu, kalau dia tidak di stimulasi," tambah Dr. Naomi.

Meski begitu, selama ASI belum keluar dari payudara ibu, sambil membiarkan bayi menempel di dada ibu, dokter juga dipastikan harus memantau kondisi bayi, memastikannya tidak kekurangan gizi.

"Tetapi kita juga tidak membabi buta, kita tetap memonitor pertumbuhan si bayi, dan berat badan si bayi turun berapa banyak dan berapa persen," papar Dr. Naomi.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

ASI Ekslusif Kunci Ketahanan Tubuh Anak, Ini Penjelasannya

ASI Ekslusif Kunci Ketahanan Tubuh Anak, Ini Penjelasannya

Depok | Senin, 08 Agustus 2022 | 17:51 WIB

Dokter Jelaskan Manfaat Menyusui yang Jarang Diketahui: Anak Jadi Lebih Cerdas!

Dokter Jelaskan Manfaat Menyusui yang Jarang Diketahui: Anak Jadi Lebih Cerdas!

Health | Senin, 08 Agustus 2022 | 12:42 WIB

Dear Ibu, Ketahui Posisi Menyusui yang Benar Agar Kebutuhan Kalori Bayi Tercukupi

Dear Ibu, Ketahui Posisi Menyusui yang Benar Agar Kebutuhan Kalori Bayi Tercukupi

Health | Senin, 08 Agustus 2022 | 05:47 WIB

Terkini

Rudy Susmanto dan Gerindra Bogor Rapatkan Barisan Kawal Program Prabowo hingga 2029

Rudy Susmanto dan Gerindra Bogor Rapatkan Barisan Kawal Program Prabowo hingga 2029

Bogor | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Menhut Bidik 6 Perusahaan Lagi soal Karhutla, Siapa yang Terancam Kehilangan Izin Usaha?

Menhut Bidik 6 Perusahaan Lagi soal Karhutla, Siapa yang Terancam Kehilangan Izin Usaha?

Kalbar | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Nilai Kinerja Positif, Gerindra Beri Lampu Hijau Rudy Susmanto Lanjut Periode Kedua

Nilai Kinerja Positif, Gerindra Beri Lampu Hijau Rudy Susmanto Lanjut Periode Kedua

Jabar | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Misteri Mayat Membusuk di Podomoro Tenjo, Sempat Titip Kucing ke Tetangga Sebelum Meninggal

Misteri Mayat Membusuk di Podomoro Tenjo, Sempat Titip Kucing ke Tetangga Sebelum Meninggal

Bogor | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Asap Tebal Hambat Pemadaman Karhutla, 3 Helikopter Malaysia Masih Menunggu Respons RI

Asap Tebal Hambat Pemadaman Karhutla, 3 Helikopter Malaysia Masih Menunggu Respons RI

Sumsel | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:14 WIB

Hilang 10 Hari, Siswi SMK Asal Tasikmalaya Ditemukan di Apartemen Tangerang

Hilang 10 Hari, Siswi SMK Asal Tasikmalaya Ditemukan di Apartemen Tangerang

Jabar | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:03 WIB

Pemkab Bogor Targetkan Utang Proyek Rp44 M Cair Akhir Oktober

Pemkab Bogor Targetkan Utang Proyek Rp44 M Cair Akhir Oktober

Bogor | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Kronologi Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Kaca Pecah hingga Official Dikeroyok

Kronologi Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Kaca Pecah hingga Official Dikeroyok

Jabar | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:48 WIB

PSSI Apresiasi Bobby Nasution Sebagai Satu-satunya Gubernur Peduli Timnas

PSSI Apresiasi Bobby Nasution Sebagai Satu-satunya Gubernur Peduli Timnas

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Polda Banten Gagalkan Peredaran 11 Kg Ganja dan Sabu Modus Jasa Ekspedisi di Bogor

Polda Banten Gagalkan Peredaran 11 Kg Ganja dan Sabu Modus Jasa Ekspedisi di Bogor

Banten | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:37 WIB

×