Orangtua Wajib Tahu! Ini yang Dimaksud Imunisasi Kejar dalam Program Bulan Imunisasi Nasional

Risna Halidi, Lilis Varwati

Selasa, 09 Agustus 2022 | 13:35 WIB
Orangtua Wajib Tahu! Ini yang Dimaksud Imunisasi Kejar dalam Program Bulan Imunisasi Nasional
Ilustrasi imunisasi. (Elements Envato)

Suara.com - Orangtua dengan anak balita yang sempat tertunda mendapatkan imunisasi dasar lengkap diminta untuk melakukan imunisasi kejar melalui program pemerintah Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN).

Kementerian Kesehatan RI mencatat, lebih dari 1,7 juta bayi tertunda mendapatkan imunisasi dasar lengkap selama dua tahun pandemi Covid-19.

Ketua Satgas Imunisasi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Profesor Hartono Gunardi menyampaikan, orangtua bisa mengecek di buku Kesehatan lbu dan Anak atau KIA, mengenai status imunisasi dasar anak.

"Atau istilah populernya adalah buku pink, buku yang warnanya pink. Lihat di buku pink jadwalnya anak umur berapa. Misalnya, umur 9 bulan sudah lengkap kah."

"Harusnya 9 bulan sudah mendapatkan pentavalen tiga kali, polio 4 kali, BCG satu kali. Kemudian yang terakhir MR itu harusnya sudah diberikan," jelas Profesor Hartono dalam siaran Instagram IDAI, Senin (8/8/2022).

Tetapi, apabila ketiga jenis vaksin tersebut ada yang belum didapat atau jumlah dosisnya kurang, maka orang tua perlu lakukan imunisasi kejar untuk anak.

"Seandainya umur 9 bulan dia ketinggalan pentavalen, itu vaksin DPT, baru dua kali harusnya tiga kali."

"Polio juga baru tiga kali, belum empat kali dan polio itu ada dua macam, ada yang diteteskan ke mulut ada yang polio disuntik, itu juga belum dapat jadi perlu dikejar," jelasnya.

Sementara untuk imunisasi MR, berdasarkan program BIAN, setiap anak perlu mendapatkan dosis tambahan vaksin tersebut walaupun sebelumnya sudah pernah disuntik.

baca juga

Kemenkes menentukan, tambahan vaksin MR di seluruh provinsi di pulau Jawa, kecuali DIY Yogyakarta, diberikan kepada anak usia 9 bulan sampai 5 tahun.

Sementara seluruh provinsi di luar Jawa-Bali, tambahan vaksin MR diberikan untuk anak usia 9 bulan sampai 15 tahun. Provinsi DIY Yogyakarta dan Bali tidak diadakan pemberian vaksin MR tambahan karena dinilai cakupan imunisasinya sudah tinggi.

Selanjutnya, perbedaan jenjang usia pemberian vaksin tambahan itu juga disesuaikan dengan tingkat risiko penyakit. Saat lakukan imunisasi kejar dan imunisasi tambahan, Profesor Hartono menyampaikan bahwa vaksin bisa diberikan sekaligus.

"Itu yang disebut imunisasi ganda. Artinya, pemberian vaksin lebih dari satu. Jadi, misalnya dia dapat pentavalen suntikan kemudian dapat suntikan IPV dan tetesan vaksin polio," jelasnya.

Walaupun diberikan berbarengan, Profesor Hartono menegaskan bahwa imunisasi kejar aman dilakukan, juga tidak akan menambah efek samping atau kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI)

"Kita tahu bahwa vaksin ada efek samping, tapi dengan pemberian vaksin dua atau lebih itu tidak menambah angka kejadian efek samping. Bahkan di beberapa negara biasa diberikan empat atau lima suntikan sekaligus."

"Tujuannya untuk melindungi anak tersebut dari penyakit yang berbahaya. Malah kalau enggak diberikan dia akan berisiko terinfeksi kuman atau virus yang berbahaya," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hal yang Harus Diperhatikan Orangtua Saat Melakukan Imunisasi Kejar

Hal yang Harus Diperhatikan Orangtua Saat Melakukan Imunisasi Kejar

Health | Senin, 08 Agustus 2022 | 19:34 WIB

Dukung Digitalisasi Kesehatan Melalui Aplikasi SMILE, Kemenkes RI Kerja Sama dengan UNDP

Dukung Digitalisasi Kesehatan Melalui Aplikasi SMILE, Kemenkes RI Kerja Sama dengan UNDP

Health | Senin, 08 Agustus 2022 | 19:01 WIB

Orangtua Bisa Ajak Anak Ikut Imunisasi Kejar Saat Terlewat GIliran

Orangtua Bisa Ajak Anak Ikut Imunisasi Kejar Saat Terlewat GIliran

Health | Minggu, 07 Agustus 2022 | 13:30 WIB

Terkini

Maut di Balik Secangkir Kopi di Pasuruan: Motif Nenek Nurami Dibunuh Saudara Jauh

Maut di Balik Secangkir Kopi di Pasuruan: Motif Nenek Nurami Dibunuh Saudara Jauh

Jatim | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 08:27 WIB

Sisi Gelap Sound Horeg Agustusan: Antara Cuan Gacor dan Panci yang Ikut Bergetar

Sisi Gelap Sound Horeg Agustusan: Antara Cuan Gacor dan Panci yang Ikut Bergetar

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 08:25 WIB

Makna dan Sejarah Hari Pramuka di Indonesia, Siapa Penggagasnya?

Makna dan Sejarah Hari Pramuka di Indonesia, Siapa Penggagasnya?

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 08:24 WIB

Kepala Lapas Gobah Pekanbaru Dicopot Imbas Napi Kasus Narkoba Kabur

Kepala Lapas Gobah Pekanbaru Dicopot Imbas Napi Kasus Narkoba Kabur

Riau | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 08:23 WIB

Di Daerah Ini Kemiskinan Menyusut ke 6,54 Persen, Namun Ketimpangan Kian Melebar

Di Daerah Ini Kemiskinan Menyusut ke 6,54 Persen, Namun Ketimpangan Kian Melebar

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 08:20 WIB

Kebakaran Hebat Gunung Bromo Diduga karena Api Unggun

Kebakaran Hebat Gunung Bromo Diduga karena Api Unggun

Jatim | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 08:18 WIB

7 Tips Akuarium Pembawa Hoki dan Kemakmuran Menurut Feng Shui, Perhatikan Jumlah Ikan

7 Tips Akuarium Pembawa Hoki dan Kemakmuran Menurut Feng Shui, Perhatikan Jumlah Ikan

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 08:07 WIB

Bukan Sekadar Menunggu: Pentingnya Doa dan Usaha Nyata dalam Menjemput Jodoh

Bukan Sekadar Menunggu: Pentingnya Doa dan Usaha Nyata dalam Menjemput Jodoh

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 08:01 WIB

Karhutla Mulai Dekati Pemukiman Warga di Palangka Raya

Karhutla Mulai Dekati Pemukiman Warga di Palangka Raya

Foto | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 08:00 WIB

Kronologi Wanita Tewas Bersimbah Darah Dihabisi Eks Suami di Pekanbaru

Kronologi Wanita Tewas Bersimbah Darah Dihabisi Eks Suami di Pekanbaru

Riau | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 07:59 WIB

×