Dukung Digitalisasi Kesehatan Melalui Aplikasi SMILE, Kemenkes RI Kerja Sama dengan UNDP

M. Reza Sulaiman, Fajar Ramadhan

Senin, 08 Agustus 2022 | 19:01 WIB
Dukung Digitalisasi Kesehatan Melalui Aplikasi SMILE, Kemenkes RI Kerja Sama dengan UNDP
Ilustrasi imunisasi. (Elements Envato)

Suara.com - Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) berkolaborasi bersama Badan Program Pembangunan PBB (UNDP) dorong digitalisasi kesehatan dengan adanya aplikasi SMILE.

Aplikasi SMILE atau singkatan dari Sistem Monitoring Imunisasi dan Logistik Secara Elektronik dibuat untuk membantu pemerintah memantau vaksinasi di Indonesia.

Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes, Dr. dr. Maxi Rein Rondonuwu, DHSM, MARS mengatakan, adanya aplikasi ini sendiri mendorong monitoring dan logistrik terkait imunisasi.

Kemenkes ungkap kerja sama dengan UNDP untuk aplikasi SMILE. (Dok. Fajar Ramadhan/Suara.com)
Kemenkes ungkap kerja sama dengan UNDP untuk aplikasi SMILE. (Dok. Fajar Ramadhan/Suara.com)

Pasalnya, dikatakan sebanyak 80 ribu anak di Indonesia tidak melakukan imunisasi. Kondisi ini sendiri bisa berisiko menimbulkan munculnya Kejadian Luar Biasa (KLB)) di suatu tempat akibat anak yang tidak melakukan imunisasi.

“Sekitar 80 ribu anak tidak imunisasi, hal ini bisa memicul munculnya KLB. Nah dengan adanya SMILE Kemenkes bersama UNDP dapat memonitori jalannya imunisasi serta logistik yang tersedia di berbagai daerah,” ucap dr. Maxi dalam acara Visioning The Digital Health Transformation in Indonesia with Smile Application, Senin (8/8/2022).

Dengan adanya SMILE sendiri juga membantu tenaga kesehatan mengetahui persediaan vaksin yang ada. Hal ini akan membantu pemerintah dapat segera mendistribusikan vaksin jika sudah mau habis.

Aplikasi ini sendiri sudah ada sejak 2018 lalu. Namun, penggunaan efektifnya baru terasa saat pandemi melanda. Tercatat pada pandemi Covid 19 lalu, lebih dari 400 juta dosis vaksin telah didistribusikan dengan data dari aplikasi tersebut.

Meskipun demikian, Plt. Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi Kementerian Kesehatan RI, Setiaji, ST, M.Si mengungapkan, aplikasi ini masih terdapat banyak kekurangan. Namun, pihaknya juga akan tetap mengusahakan aplikasi bisa adaptif dengan situasi yang sedang terjadi.

“Kita dorong bahwa aplikasi SMILE ke depan harus diperbaiki dan adaptif terhadap perkembangan situasi karena Covid 19 berubah-ubah, misalnya catatannya agak bagus kemudian berubah,” jelas Setiaji.

baca juga

Hingga saat ini, dr. Maxi mengungkapkan telah tercatat 12 ribu pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) yang menggunakan aplikasi di 34 provinsi di Indonesia. Ia berharap, aplikasi ini bisa dimanfaatkan lebih luas dalam membantu logistik obat dan berbagai jenis program kesehatan lainnya.

“Saat ini aplikasi telah diimplementasikan baik untuk imunisasi rutin maupun vaksinasi Covid 19 secara nasional. Tentu ke depannya saya berharap kalau bisa dimanfaatkan lebih luas lagi untuk logistik obat termasuk program yang lain, termasuk logistik malaria,” ucap dr. Maxi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Imunisasi Anak Menurun Usai Pandemi, Kemenkes Soroti Kekhawatiran Efek Samping dan Hoaks

Imunisasi Anak Menurun Usai Pandemi, Kemenkes Soroti Kekhawatiran Efek Samping dan Hoaks

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:39 WIB

Kemenkes Sebut Hoaks Imunisasi Paling Banyak, Picu Keraguan Orang Tua

Kemenkes Sebut Hoaks Imunisasi Paling Banyak, Picu Keraguan Orang Tua

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:44 WIB

Kenapa Vaksin HPV Diberikan Sejak Anak-anak? Ini Penjelasan Kemenkes

Kenapa Vaksin HPV Diberikan Sejak Anak-anak? Ini Penjelasan Kemenkes

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:34 WIB

Kemenkes Ungkap Fakta di Balik Foto Viral Menkes Budi Gunadi Pakai Tabung Oksigen

Kemenkes Ungkap Fakta di Balik Foto Viral Menkes Budi Gunadi Pakai Tabung Oksigen

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 14:49 WIB

Kemenkes RI Temukan Lebih dari 75 Ribu Balita Alami ISPA di Daerah Terdampak Karhutla

Kemenkes RI Temukan Lebih dari 75 Ribu Balita Alami ISPA di Daerah Terdampak Karhutla

Health | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 15:27 WIB

Karhutla Picu 333 Ribu Kasus ISPA! 75 Ribu di Antaranya Serang Anak di Bawah 5 Tahun

Karhutla Picu 333 Ribu Kasus ISPA! 75 Ribu di Antaranya Serang Anak di Bawah 5 Tahun

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 10:26 WIB

Biayanya Capai Rp 1,2 M, Kemenkes Upayakan Transplantasi Sumsum Tulang Ditanggung JKN

Biayanya Capai Rp 1,2 M, Kemenkes Upayakan Transplantasi Sumsum Tulang Ditanggung JKN

News | Rabu, 30 September 2026 | 12:32 WIB

40 Ribu Balita Terserang ISPA Akibat Karhutla! Pemerintah Didesak Beri Perlindungan Ekstra

40 Ribu Balita Terserang ISPA Akibat Karhutla! Pemerintah Didesak Beri Perlindungan Ekstra

News | Kamis, 24 September 2026 | 08:03 WIB

Kasus Influenza A Meningkat, Apa Bedanya dengan Flu Biasa? Kenali Gejalanya

Kasus Influenza A Meningkat, Apa Bedanya dengan Flu Biasa? Kenali Gejalanya

Health | Selasa, 22 September 2026 | 10:16 WIB

Kasus ISPA Jakarta Naik di Tengah Wabah Influenza A

Kasus ISPA Jakarta Naik di Tengah Wabah Influenza A

News | Selasa, 22 September 2026 | 08:34 WIB

Terkini

JK: Orang Maluku Jangan Jadi Penonton Proyek Gas Blok Masela

JK: Orang Maluku Jangan Jadi Penonton Proyek Gas Blok Masela

Sulsel | Senin, 02 November 2026 | 07:07 WIB

Bertolak ke Sulbar, Gibran akan Hadiri 100 Tahun Injil Masuk Tanah Kalumpang hingga Tinjau RSUD

Bertolak ke Sulbar, Gibran akan Hadiri 100 Tahun Injil Masuk Tanah Kalumpang hingga Tinjau RSUD

News | Senin, 02 November 2026 | 07:04 WIB

KPK Ingatkan Pejabat Kepri Hindari Flexing, Gaya Hidup Mewah Bisa Picu Korupsi

KPK Ingatkan Pejabat Kepri Hindari Flexing, Gaya Hidup Mewah Bisa Picu Korupsi

Batam | Senin, 02 November 2026 | 07:03 WIB

TPA Degayu Pekalongan Terbakar, Api Meluas hingga 1,5 Hektare

TPA Degayu Pekalongan Terbakar, Api Meluas hingga 1,5 Hektare

Foto | Senin, 02 November 2026 | 07:00 WIB

Eks Bupati Gowa Husniah Talenrang Kembali Jadi Tersangka, Ini Kasusnya

Eks Bupati Gowa Husniah Talenrang Kembali Jadi Tersangka, Ini Kasusnya

Sulsel | Senin, 02 November 2026 | 06:52 WIB

Alicia's Law Tayang 11 November di Netflix, Adaptasi Serial The Good Wife

Alicia's Law Tayang 11 November di Netflix, Adaptasi Serial The Good Wife

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 06:50 WIB

Jakarta Barat hingga Jakarta Timur Diprakirakan Turun Hujan Sore Ini

Jakarta Barat hingga Jakarta Timur Diprakirakan Turun Hujan Sore Ini

News | Senin, 02 November 2026 | 06:48 WIB

Respons Arteta usai Bawa Arsenal Akhiri Kutukan 14 Tahun di Anfield

Respons Arteta usai Bawa Arsenal Akhiri Kutukan 14 Tahun di Anfield

Bola | Senin, 02 November 2026 | 06:37 WIB

Hancurkan Lion City Sailors 6-1, Taktik Jacksen F Tiago Bawa Wakil RI Guncang Singa Cup 2026

Hancurkan Lion City Sailors 6-1, Taktik Jacksen F Tiago Bawa Wakil RI Guncang Singa Cup 2026

Bola | Senin, 02 November 2026 | 06:29 WIB

Coach Sai Dong Bangga, 6 Bintang MLSC Surabaya Wakili Indonesia di Singa Cup 2026 Singapura

Coach Sai Dong Bangga, 6 Bintang MLSC Surabaya Wakili Indonesia di Singa Cup 2026 Singapura

Bola | Senin, 02 November 2026 | 06:16 WIB

×