Anak Sudah Imunisasi MMR, Haruskah Kembali Divaksin MR Pada Program BIAN?

Vania Rossa | Lilis Varwati | Suara.com

Selasa, 09 Agustus 2022 | 15:36 WIB
Anak Sudah Imunisasi MMR, Haruskah Kembali Divaksin MR Pada Program BIAN?
Ilustrasi imunisasi. (Elements Envato)

Suara.com - Kementerian Kesehatan memasukkan vaksin campak dan rubela atau MR dalam program Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) untuk usia 9 hingga 15 tahun, sesuai dengan domisilinya.

Pemberian vaksin MR tersebut masuk dalam imunisasi tambahan tanpa melihat status vaksinasi sebelumnya. Ketua Satgas Imunisasi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Prof. Dr. dr. Hartono Gunardi, Sp.A(K)., menjelaskan, walaupun sebelumnya bayi di atas 9 bulan sudah mendapatkan imunisasi MMR, tetap perlu mendapatkan imunisasi tambahan vaksin MR.

"Apakah anak yang sudah mendapatkan vaksin MMR perlu mendapatkan vaksin MR? Jawabannya perlu, karena kalau kita baru mendapatkan satu vaksin itu kemungkinan kita membentuk kekebalan tubuh yang cukup untuk melindungi dari virus campak adalah kira-kira hanya 85 persen," jelas Prof. Hartono dalam siaran Instagram IDAI, Senin (8/8/2022).

Ia menyampaikan bahwa anak perlu minimal dua kali disuntik vaksin campak dan rubela agar memiliki imunitas lebih baik.

Prof. Hartono menjelaskan, perbedaan antara vaksin MMR dengan MR bisa dilihat dari jumlah kombinasi vaksinnya. Vaksin MR merupakan kombinasi vaksin campak atau Measles (M) dan Rubella (R). Sedangkan vaksin MMR terdiri dari tiga komponen, yaitu Mumps (gondongan), Measles (campak), dan Rubella.

"MMR isinya tiga vaksin, sedangkan MR isinya 2 vaksin. Yang berbeda adalah M yaitu mumps atau gondongan itu suatu penyakit virus yang menyebabkan pembesar kelenjar ludah di pipi dan itu tidak tercantum dalam vaksin MR atau campak rubella," jelasnya.

Apabila anak sudah mendapatkan imunisasi MMR, Prof. Hartono menyampaikan, imunisasi MR baru boleh diberikan minimal 4 minggu kemudian.

"Karena MR mengandung virus hidup yang dilemahkan, jarak minimal antara dua vaksin MR tadi adalah 4 minggu atau 1 bulan," ujarnya.

Pada program BIAN, pemberian vaksin MR diberikan pada anak usia 9 bulan hingga 15 tahun. Tetapi, ketentuannya berbeda setiap provinsi. Khusus di pulau Jawa, vaksin MR diberikan kepada anak berusia 9 bulan sampai 5 tahun yang berdomisili di provinsi DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

Sedangkan di Bali dan DIY Yogyakarta tidak akan dilakukan imunisasi tambahan MR karena capaian imunisasi campak rubella di kedua provinsi tersebut telah tinggi.

Vaksin MR tambahan untuk usia 9 bulan hingga 15 tahun hanya diberikan di lima provinsi yang dianggap berisiko tinggi terjadi penularan campak dan rubela. Yaitu Aceh, Riau, Kepulauan Riau, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Sedangkan 12 provinsi lainnya, yaitu Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Lampung, Seluruh provinsi di Kalimantan, seluruh provinsi di Sulawesi, seluruh provinsi di Nusa Tenggara, seluruh provinsi di Maluku dan seluruh provinsi di Papua, sasaran untuk imunisasi tambahan campak rubela mulai dari 9 bulan sampai 12 tahun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Orangtua Wajib Tahu! Ini yang Dimaksud Imunisasi Kejar dalam Program Bulan Imunisasi Nasional

Orangtua Wajib Tahu! Ini yang Dimaksud Imunisasi Kejar dalam Program Bulan Imunisasi Nasional

Health | Selasa, 09 Agustus 2022 | 13:35 WIB

Hal yang Harus Diperhatikan Orangtua Saat Melakukan Imunisasi Kejar

Hal yang Harus Diperhatikan Orangtua Saat Melakukan Imunisasi Kejar

Health | Senin, 08 Agustus 2022 | 19:34 WIB

Dukung Digitalisasi Kesehatan Melalui Aplikasi SMILE, Kemenkes RI Kerja Sama dengan UNDP

Dukung Digitalisasi Kesehatan Melalui Aplikasi SMILE, Kemenkes RI Kerja Sama dengan UNDP

Health | Senin, 08 Agustus 2022 | 19:01 WIB

Terkini

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:59 WIB

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:46 WIB