Pengabdi Setan 2 Bikin Peringatan Soal Flash Warning untuk Pengidap Epilepsi Photosensitive, Penyakit Apa Itu?

M. Reza Sulaiman

Selasa, 09 Agustus 2022 | 17:35 WIB
Pengabdi Setan 2 Bikin Peringatan Soal Flash Warning untuk Pengidap Epilepsi Photosensitive, Penyakit Apa Itu?
Ilustrasi cahaya dari proyektor (Shutterstock).

Suara.com - Pengabdi Setan 2 tengah tayang di bioskop hari ini. Film horor garapan sutradara Joko Anwar digemari masyarakat Indonesia, karena cerita dan ketegangan yang mencekam selama film berlangsung.

Namun di tengah kesuksesan ini, terdapat kritik dari netizen yang menyebut Pengabdi Setan 2 seharusnya memiliki peringatan flash warning. Sebab kilatan cahaya dalam adegan tersebut bisa berbahaya bagi pengidap epilepsi photosensitive.

Kritik ini ditanggapi dengan baik oleh Joko Anwar, yang menyebut akan menambahkan peringatan tentang flash warning sebelum film diputar.

Lalu apa itu epilepsi photosensitive dan hubungannya dengan flash warning? Mengutip laman Epilepsy.com, cahaya tertentu memang bisa menyebabkan kekambuhan bagi pengidap epilepsi. Dalam artian, pengidap epilepsi bisa mengalami kejang-kejang ketika terpapar cahaya kelap-kelip.

"Sekitar 3 persen pengidap epilepsi dapat mengalami kekambuhan karena cahaya tertentu. Inilah yang dinamakan sebagai epilepsi photosensitive," tulisnya.

Jenis epilepsi ini umum ditemukan pada anak-anak dan remaja, namun risikonya berkurang seiring bertambahnya usia.

Sayangnya perhatian tentang epilepsi dan kilatan cahaya ini belum banyak diketahui orang. Bahkan tidak sedikit pengidap epilepsi yang sebelumnya tidak mengatahui risiko masalah ini, sampai mereka sendiri mengalaminya.

Sementara itu mengutip laman Alodokter, epilepsi adalah gangguan pada sistem saraf pusat akibat pola aktivitas listrik yang berlebihan di otak. Hal ini menyebabkan penderitanya mengalami kejang secara berulang pada sebagian atau seluruh tubuh.

Gejala dan Penyebab Epilepsi

baca juga

Kejang merupakan gejala utama epilepsi. Kejang pada penderita epilepsi terbagi menjadi dua tipe, yaitu kejang total dan kejang parsial. Oleh karena itu, gejala yang menyertai kejang dapat bervariasi sesuai tipenya.

Penyebab epilepsi belum diketahui secara pasti. Namun, ada beberapa kondisi yang diduga dapat memengaruhi pola aktivitas listrik otak, yaitu cedera kepala, meningitis, dan cerebral palsy.

Pengobatan dan Pencegahan Epilepsi

Epilepsi tidak dapat disembuhkan. Namun, ada obat-obatan yang dapat dikonsumsi untuk mengurangi frekuensi kejang. Jika pemberian obat-obatan tidak cukup efektif, dokter dapat merekomendasikan operasi.

Penderita gangguan kesehatan tertentu dapat menurunkan risiko terkena epilepsi dengan mengonsumsi makanan bergizi seimbang, berolahraga, dan tidak merokok. Sedangkan pada ibu hamil, risiko terjadinya epilepsi pada bayi dapat dikurangi dengan rutin memeriksakan kandungan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pakai 7 Bahasa dan Lintas Benua, Sebesar Apa Sih Skala Pengabdi Setan 3?

Pakai 7 Bahasa dan Lintas Benua, Sebesar Apa Sih Skala Pengabdi Setan 3?

Your Say | Kamis, 03 September 2026 | 15:28 WIB

Dialami Penjaga Rumah Febrie Adriansyah, Pakar Farmakologi Ungkap Sebab Mulut Bisa Berbusa

Dialami Penjaga Rumah Febrie Adriansyah, Pakar Farmakologi Ungkap Sebab Mulut Bisa Berbusa

Health | Selasa, 28 Juli 2026 | 18:49 WIB

Film Ghost in the Cell Kini Tayang di 148 Negara, Masa Kamu Nggak Mau Tahu?

Film Ghost in the Cell Kini Tayang di 148 Negara, Masa Kamu Nggak Mau Tahu?

Your Say | Rabu, 10 Juni 2026 | 14:04 WIB

Nyelekit! Ganjar Sebut Film Ghost in the Cell Potret Nyata Kondisi Republik

Nyelekit! Ganjar Sebut Film Ghost in the Cell Potret Nyata Kondisi Republik

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 18:19 WIB

Anak Emas Joko Anwar di Film: Tara Basro hingga Fachri Albar

Anak Emas Joko Anwar di Film: Tara Basro hingga Fachri Albar

Entertainment | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:00 WIB

Spoiler Alert! Tujuh Seni Kematian yang Dipentaskan Film Ghost in the Cell

Spoiler Alert! Tujuh Seni Kematian yang Dipentaskan Film Ghost in the Cell

Your Say | Jum'at, 01 Mei 2026 | 14:45 WIB

Tembus 2 Juta Penonton dan Tayang di 86 Negara, 'Ghost in the Cell' Buktikan Magis Joko Anwar

Tembus 2 Juta Penonton dan Tayang di 86 Negara, 'Ghost in the Cell' Buktikan Magis Joko Anwar

Entertainment | Rabu, 29 April 2026 | 20:05 WIB

Sinisme Ghost in the Cell, Saat Kematian Disulap Jadi Karya Seni

Sinisme Ghost in the Cell, Saat Kematian Disulap Jadi Karya Seni

Your Say | Selasa, 28 April 2026 | 18:20 WIB

Joko Anwar Beri Sinyal Garap Film 'Ghost In The Cell' Versi Penjara Perempuan

Joko Anwar Beri Sinyal Garap Film 'Ghost In The Cell' Versi Penjara Perempuan

Entertainment | Jum'at, 24 April 2026 | 16:33 WIB

Memaknai Simbol Lagu 'Cicak-Cicak di Dinding' dalam Film Ghost in the Cell

Memaknai Simbol Lagu 'Cicak-Cicak di Dinding' dalam Film Ghost in the Cell

Your Say | Jum'at, 24 April 2026 | 16:20 WIB

Terkini

2 TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus Batal Dipecat, Hukuman Penjara Juga Dipangkas!

2 TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus Batal Dipecat, Hukuman Penjara Juga Dipangkas!

News | Sabtu, 05 September 2026 | 01:28 WIB

Disembunyikan di Mobil Pickup! Uang Korupsi MBG Rp8,4 M Eks Kepala BGN Dadan Disita Kejagung

Disembunyikan di Mobil Pickup! Uang Korupsi MBG Rp8,4 M Eks Kepala BGN Dadan Disita Kejagung

News | Sabtu, 05 September 2026 | 01:17 WIB

Pakar Hukum: Kasus Febrie Jadi Ujian Bagi Implementasi KUHAP Baru

Pakar Hukum: Kasus Febrie Jadi Ujian Bagi Implementasi KUHAP Baru

News | Sabtu, 05 September 2026 | 01:15 WIB

Diperiksa KPK, Anggota DPRD Bengkulu Bambang Hermanto Dicecar Soal Aliran Uang Proyek

Diperiksa KPK, Anggota DPRD Bengkulu Bambang Hermanto Dicecar Soal Aliran Uang Proyek

News | Sabtu, 05 September 2026 | 00:56 WIB

Felix TJ: Menjaga Kopi Indonesia Tetap Punya Rasa, Cerita, dan Tradisi

Felix TJ: Menjaga Kopi Indonesia Tetap Punya Rasa, Cerita, dan Tradisi

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 23:56 WIB

Mengenal Tiga Karakter Daging Sapi Australia dan Cara Tepat Mengolahnya

Mengenal Tiga Karakter Daging Sapi Australia dan Cara Tepat Mengolahnya

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 23:29 WIB

Bupati Nonaktif Tulungagung Gatut Sunu Bantah Dakwaan Pemerasan dan Gratifikasi

Bupati Nonaktif Tulungagung Gatut Sunu Bantah Dakwaan Pemerasan dan Gratifikasi

Jatim | Jum'at, 04 September 2026 | 23:16 WIB

Bayi Perempuan Ditemukan dalam Tas di Gang Karawang, Polisi Amankan Dua Orang

Bayi Perempuan Ditemukan dalam Tas di Gang Karawang, Polisi Amankan Dua Orang

Jabar | Jum'at, 04 September 2026 | 23:09 WIB

Dari Desa, Imigrasi untuk Rakyat, 171 Desa Binaan Jadi Benteng Awal Cegah TPPO

Dari Desa, Imigrasi untuk Rakyat, 171 Desa Binaan Jadi Benteng Awal Cegah TPPO

Sumut | Jum'at, 04 September 2026 | 23:09 WIB

Bareskrim Rampungkan Perkara TPPU Direktur PT Indosterling, Berkas SWH P-21

Bareskrim Rampungkan Perkara TPPU Direktur PT Indosterling, Berkas SWH P-21

Jakarta | Jum'at, 04 September 2026 | 23:04 WIB

×