Istri Gilang Dirga Pernah Keguguran karena Kelainan Jantung pada Bayi, Kenali Gejalanya!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Rabu, 10 Agustus 2022 | 15:04 WIB
Istri Gilang Dirga Pernah Keguguran karena Kelainan Jantung pada Bayi, Kenali Gejalanya!
Gilang Dirga dan Adiezty Fersa [Instagram]

Suara.com - Adiezty Fersa, istri Gilang Dirga pernah mengalami keguguran 2 kali sebelum akhirnya diberi keturunan bernama Gin Dirga.

Pada keguguran kedua, istri Gilang Dirga harus melahirkan di usia kehamilan 5,5 bulan karena calon bayinya mengalami kelainan jantung.

Adiezty, istri Gilang Dirga bercerita saat itu detak jantung janin dalam kandungannya sudah tidak beraturan sejak usia kehamilan 7 minggu.

Kemudian, dokter mengetahui adanya kelainan jantung pada janin ketika usia kehamilan 11 minggu.

"Yang paling berat sih pada kehamilan kedua itu, dia (bayi dalam kandungan) harus dilahirkan," kata Gilang Dirga dikutip dari Youtube TS Media yang diunggah pada Senin,(8/8/2022).

Potret Manis Gilang Dirga dengan Baby Gin (Instagram/@adieztyfirza)
Potret Manis Gilang Dirga dengan Baby Gin (Instagram/@adieztyfirza)

Adiezty mengakui momen kala itu cukup berat, karena usia kehamilan yang sudah trimester dua, sudah mengetahui jenis kelamin dan merasakan pergerakan janin di dalam kandungan.

Bahkan, kondisi bayi mereka kala itu masih hidup sekitar 11 menit ketika dilahirkan, tetapi tidak ada suara menangis.

Adiezty menambahkan bahwa sebagian kondisi tubuh bayinya pun berwarna biru karena kelainan jantung bawaan tersebut.

"Karena dia kelainan jantung bawaan bayi. Jadi, biru gitu kan setengah badannya," jelas Adiezty.

Dilansir dari Alodokter, penyakit jantung bawaan (PJB) merupakan kelainan pada struktur dan fungsi jantung sejak lahir. Kondisi ini bisa mengganggu aliran darah yang dari dan menuju ke jantung.

Kelainan jantung pada bayi ini bisa terdeteksi ketika USG kehamilan rutin atau sesaat setelah bayi dilahirkan. Salah satu gejala kelainan jantung pada bayi adalah detak jantung yang tidak beraturan.

Adapula beberapa gejala kelainan jantung lainnya, seperti:

  1. Bibir, kulit atau jari-jari berwarna kebiruan atau kehitaman
  2. Kelelahan dan kesulitan bernapas ketika disusui
  3. Berat badan rendah
  4. Pertumbuhan terhambat
  5. Pembengkakan di tungkai perut atau sekitar mata
  6. Infeksi paru-paru berulang
  7. Sering berkeringat

Pada beberapa kasus, penyakit jantung bawaan tidak menyebabkan nyeri dada atau keluhan lain, bahkan dapat terjadi tanpa gejala tertentu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Luna Maya Minta Gilang Dirga Tiru Suara Ariel NOAH, Belum Move On Mbak?

Luna Maya Minta Gilang Dirga Tiru Suara Ariel NOAH, Belum Move On Mbak?

| Rabu, 10 Agustus 2022 | 14:11 WIB

Cerita Soal Perjuangan Memiliki Anak, Istri Gilang Dirga Pernah 2 Kali Keguguran

Cerita Soal Perjuangan Memiliki Anak, Istri Gilang Dirga Pernah 2 Kali Keguguran

Health | Rabu, 10 Agustus 2022 | 13:42 WIB

Begini Kondisi Terakhr Ayah Gilang Dirga yang Sempat Kritis

Begini Kondisi Terakhr Ayah Gilang Dirga yang Sempat Kritis

| Jum'at, 05 Agustus 2022 | 10:22 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB