Apakah Penderita Diabetes Boleh Menyusui? Begini Penjelasannya

Risna Halidi | Fajar Ramadhan | Suara.com

Kamis, 11 Agustus 2022 | 13:05 WIB
Apakah Penderita Diabetes Boleh Menyusui? Begini Penjelasannya
Ilustrasi menyusui. (Elements Envato)

Suara.com - Perempuan pengidap diebetes kerap merasa ragu apakah ia boleh menyusui buah hatinya. Mereka umumnya takut takut jika diabetes yang diderita bisa memengaruhi kualitas ASI dan berdampak pada kesehatan anak.

Namun ternyata, mengidap diabetes bukan menjadi tantangan untuk menyusui. Melansir laman News18, memberikan ASI pada bayi meski mengidap diabetes, tidak akan berdampak negatif untuk anak.

Menurut American Diabetes Association, menyusui setelah persalinan dapat mengurangi risiko diabetes tipe 2 pada ibu. Kandungan yang terdapat dalam ASI sendiri dapat mencegah anak terhindar dari diabetes tipe 1.

ASI sendiri merupakan hal penting bagi bayi. Untuk itu, bayi disarankan mendapatkan ASI minimal enam bulan pasca melahirkan. Hal ini juga akan mencegah bayi dari berbagai kondisi seperti obesitas, penyakit pernapasan, asma, infeksi, dan masalah kesehatan lainnya.

Tidak hanya pada bayi, menyusui juga juga akan memberikan berbagai dampak positif untuk ibu. Selain menurunkan risiko diabetes, menyusui akan membantu mengurangi tekanan darah tinggi, kanker payudara dan serviks, osteoporosis, serta radang sendi.

Ibu yang menyusui juga dapat menurunkan berat badan lebih cepat karena kelebihan berat badan pasca kehamilan.

Meskipun demikian, ibu dengan diabetes juga harus konsultasi dengan dokter untuk mengatur kadar gula darah dalam dirinya.

Dianjurkan agar perempuan memeriksakan diri ke dokter sebelum hamil jika menderita diabetes gestasional (kadar gula darah tinggi).

Konsultasikan dengan ahli gizi terdaftar dan buat rencana diet yang tepat dengan keseimbangan insulin dan karbohidrat yang tepat.

Wakil Ketua dan Konsultan di Pusat Spesialisasi Diabetes Dr. Moha, Dr. Ranji Unnikrishnan mengungkapkan, konsultasi akan membantu ibu menjaga kualitas ASI sehingga menyusui memberikan manfaat kepada dirinya dan bayi.

Biasanya, dokter akan memberikan saran makanan yang dikonsumsi para ibu. Mereka juga biasanya meminta ibu mengonsumsi makanan ringat sebelum menyusui. Obat diabetes yang dikonsumsi biasanya juga akan dikurangi dosisnya demi menjaga kualitas ASI untuk bayi.

The American Diabetes Association juga menyarankan jika kondisi Ibu memang tidak bisa menyusui, bisa diganti dengan susu formula.

Untuk itu, para ibu juga harus mengontrol dan memeriksa kadar gula darahnya. Jika aman, Ibu tetap bisa menyusui bayinya.

Namun, jika memang tidak bisa, dokter menyarankan untuk tidak memaksanya. Para ahli mengungkapkan, hal yang terpenting adalah para ibu tetap bisa bahagia dan nutrisi bayi terpenuhi dengan baik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kenapa Pria Terlahir Punya Puting Susu? Ternyata Ini Fungsinya!

Kenapa Pria Terlahir Punya Puting Susu? Ternyata Ini Fungsinya!

Health | Kamis, 11 Agustus 2022 | 11:45 WIB

Heboh Emak-emak Menyusui Seekor Anak Sapi

Heboh Emak-emak Menyusui Seekor Anak Sapi

Sumut | Rabu, 10 Agustus 2022 | 19:04 WIB

Jangan Abaikan Rambut Rontok, Bisa Jadi Tanda Penyakit Serius Lho!

Jangan Abaikan Rambut Rontok, Bisa Jadi Tanda Penyakit Serius Lho!

Health | Rabu, 10 Agustus 2022 | 18:20 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Health | Rabu, 15 April 2026 | 19:14 WIB

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Health | Rabu, 15 April 2026 | 15:33 WIB

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Health | Selasa, 14 April 2026 | 08:37 WIB

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB