7 Manfaat Air Cucian Beras, Baik untuk Kulit hingga Pencernaan

Yasinta Rahmawati

Kamis, 11 Agustus 2022 | 13:27 WIB
7 Manfaat Air Cucian Beras, Baik untuk Kulit hingga Pencernaan
Ilustrasi air cucian beras atau tajin. (Shutterstock)

Suara.com - Masih banyak orang yang tidak mengetahui manfaat air cucian beras bagi kesehatan. Dilansir dari Healthshots, air beras ini mengandung asam amino, vitamin dan mineral yang bermanfaat sebagai pengobatan alami untuk memperbaiki dan menjaga kesehatan kulit. 

Air cucian beras sering dimanfaatkan sebagai salah satu langkah perawatan kulit di China, Korea dan Jepang. Air cucian beras dipercaya dapat membuat kulit lebih halus dan bercahaya. Lantas bagaimana manfaat air cucian beras lainnya yang dapat Anda pahami? Simak ulasannya berikut ini.

1. Mencerahkan kulit

Salah satu manfaat air cucian beras yang paling terkenal dapat mencerahkan kulit. Banyak produk skincare yang menggunakan air beras menjadi komposisi bahan utamanya. Kandungan gamma-oyzanol pada air cucian beras ini yang berperan penting dalam membuat kulit terutama bagian wajah terlihat lebih cerah.

2.  Mengatasi kulit kering

Dilansir dari Healthline, air beras dapat membantu mengatasi iritasi kulit yang disebabkan oleh sodium laurel sulfate (SLS. Dengan menggunakan air beras ini dapat membantu kulit yang kering menjadi lebih lembut.

Air beras. (Shutterstock)
Manfaat air cucian beras. (Shutterstock)

3. Mencegah penuaan

Air cucian beras kaya akan asam amino, mineral dan antioksidan yang mampu mencegah tanda-tanda penuaan pada kulit. Air beras juga dapat menghambat enzim elastase yang bertanggung jawab dalam penuaan kulit.

4. Mengatasi jerawat pada kulit

Air cucian beras menjadi obat alami untuk mengatasi dan mencegah terjadinya jerawat. Meski demikian, masih diperlukannya penelitian untuk memastikan manfaat ini. 

5. Mengatasi rambut rusak

Selain bermanfaat untuk kesehatan kulit, air cucian beras juga dapat bermanfaat untuk mengatasi rambut rusak salah satunya rambut yang bercabang. Air beras mengandung inositol atau zat kimia yang mampu memperbaiki rambut rusak dari dalam hingga ujung rambut.

6. Gangguan pencernaan

Dilansir dari Healthline, air cucian beras direkomendasikan untuk dikonsumsi apabila mengalami keracunan makanan atau gangguan pencernaan lainnya. Meskipun air beras dapat membantu mengatasi diare, namun beras biasanya mengandung arsenik. 

Jika meminum air beras yang mengandung arsenik terlalu banyak maka dapat menyebabkan sakit jantung, diabetes tipe 2, kanker hingga penyakit pembuluh darah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Konsumsi Buah Pisang Dapat Menyehatkan Kulit Wajah Kamu, Benarkah?

Konsumsi Buah Pisang Dapat Menyehatkan Kulit Wajah Kamu, Benarkah?

| Selasa, 09 Agustus 2022 | 14:39 WIB

Ingin Aman Eksfoliasi Wajah Berjerawat, Skincare Asal Korea Ini Bisa Jadi Pilihan

Ingin Aman Eksfoliasi Wajah Berjerawat, Skincare Asal Korea Ini Bisa Jadi Pilihan

Lifestyle | Senin, 08 Agustus 2022 | 13:01 WIB

7 Rekomendasi Hand Cream Lokal, Harganya di Bawah Rp50 Ribu

7 Rekomendasi Hand Cream Lokal, Harganya di Bawah Rp50 Ribu

Lifestyle | Senin, 08 Agustus 2022 | 10:00 WIB

Terkini

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:00 WIB