Peneliti Swedia Berhasil Buat Implan Mata dari Kulit Babi untuk Obati Kebutaan

Vania Rossa, Dini Afrianti Efendi

Sabtu, 13 Agustus 2022 | 12:57 WIB
Peneliti Swedia Berhasil Buat Implan Mata dari Kulit Babi untuk Obati Kebutaan
Ilustrasi implan mata. (pixabay)

Suara.com - Inovasi terbaru berhasil dibuat peneliti Swedia, yaitu implan mata dari kulit babi untuk mengatasi kebutaan dan gangguan penglihatan yang parah.

Para peneliti dari Linköping University di Swedia dan Tehran University of Medical Sciences ini sudah mempublikasi temuannya pada 11 Agustus 2022 di Nature Biotechnology.

Implan mata ini berhasil diterapkan pada 20 pasien dari Iran dan India, yang mengalami kerusakan kornea atau lapisan pelindung luar mata. Adapun 14 dari 20 pasien tersebut mengalami kondisi buta atau tidak bisa melihat.

Mengutip Insider, Sabtu (13/8/2022), para peneliti menggunakan kulit babi sebagai bahan untuk menebalkan dan melindungi kornea untuk mengembalikan fungsi mata.

Menurut peneliti, Profesor Oftalmologi Eksperimental Universitas Linkoping, Neil Lagali, implan mata yang dihasilkan sangat efektif, bahkan 3 pasien memiliki penglihatan yang sempurna setelah operasi.

Selain itu, 19 dari 20 pasien mengalami penglihatan yang membaik dari sebelumnya.

Sejak 2 tahun tindakan dilakukan, tubuh pasien tidak menolak implan dan tidak mengalami komplikasi lain. Selain itu, sebagian besar pasien kondisi penglihatannya semakin membaik.

"Kolagen dari kulit babi adalah produk sampingan dari industri makanan. Ini membuatnya tersedia lebih luas dan lebih mudah didapat," ujar Lagali.

Perlu diketahui, sebelum berasal dari kolagen babi, transplantasi kornea dilakukan menggunakan jaringan manusia yang diambil dari donor organ sukarelawan setelah mereka meninggal.

baca juga

Tapi, seperti organ donor manusia lainnya, pasokan organ sangat terbatas, dan jumlahnya lebih sedikit dibandingkan jumlah pasien yang membutuhkan, hasilnya peneliti harus mencari solusi lain.

Lalu ditemukanlah pasokan kolagen yang kaya dan tak terbatas, yaitu protein yang terkandung dalam kulit babi bisa digunakan untuk membuat hidrogel, yang akan bekerja serupa dengan kornea mata.

Baru-baru ini, babi jadi tujuan transplantasi potensial lainnya untuk pasien manusia, seperti ginjal dan jantung dengan rekayasa genetik, sehingga memungkinkan peneliti untuk mengubah molekul dalam sel babi agar organ tidak ditolak tubuh manusia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hati-Hati, Konsumsi Minuman Panas Ini Bisa Tingkatkan Risiko Kebutaan!

Hati-Hati, Konsumsi Minuman Panas Ini Bisa Tingkatkan Risiko Kebutaan!

Health | Selasa, 26 Juli 2022 | 15:54 WIB

Mengenal Prosopagnosia atau Kebutaan Wajah, Penyakit Langka yang Diderita Brad Pitt

Mengenal Prosopagnosia atau Kebutaan Wajah, Penyakit Langka yang Diderita Brad Pitt

Indotnesia | Jum'at, 08 Juli 2022 | 15:11 WIB

Viral Video Anak Alami Kebutaan Usai Main HP, Apa Kata Dokter?

Viral Video Anak Alami Kebutaan Usai Main HP, Apa Kata Dokter?

Health | Selasa, 05 Juli 2022 | 16:53 WIB

Terkini

Hashim Bantah Pemerintah Kasih HP Gratis, Klaim Ucapannya Dipelintir

Hashim Bantah Pemerintah Kasih HP Gratis, Klaim Ucapannya Dipelintir

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:03 WIB

Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Naik Penyidikan, Bagaimana Nasib Betrand Peto?

Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Naik Penyidikan, Bagaimana Nasib Betrand Peto?

Entertainment | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:02 WIB

Tembok Basah Padahal Tidak Hujan? Coba Cek Kondisi AC

Tembok Basah Padahal Tidak Hujan? Coba Cek Kondisi AC

Sumut | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:01 WIB

Cinta dan Makna Sebuah Pilihan: Ulasan Novel Islammu Adalah Maharku

Cinta dan Makna Sebuah Pilihan: Ulasan Novel Islammu Adalah Maharku

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:00 WIB

Sering Bayar Pakai QRIS? Ini 4 Tips agar Pengeluaran Tetap Terkendali

Sering Bayar Pakai QRIS? Ini 4 Tips agar Pengeluaran Tetap Terkendali

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 14:00 WIB

Kasus Kekerasan Seksual Naik Penyidikan, Betrand Peto Bakal Jadi Tersangka?

Kasus Kekerasan Seksual Naik Penyidikan, Betrand Peto Bakal Jadi Tersangka?

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:56 WIB

SPBU Shell di Indonesia Kini Dikelola SEFAS Group

SPBU Shell di Indonesia Kini Dikelola SEFAS Group

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:56 WIB

Hashim Sebut Petugas Pajak & Bea Cukai Lemah, RI Seharusnya Surplus Anggaran Rp 900 T

Hashim Sebut Petugas Pajak & Bea Cukai Lemah, RI Seharusnya Surplus Anggaran Rp 900 T

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:53 WIB

Banjir Rob Rendam Muara Angke Hampir Setiap Hari, Ketinggian Air Capai 60 Sentimeter

Banjir Rob Rendam Muara Angke Hampir Setiap Hari, Ketinggian Air Capai 60 Sentimeter

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:50 WIB

BRI Raih Empat Penghargaan di Top 20 Financial Institutions Award 2026

BRI Raih Empat Penghargaan di Top 20 Financial Institutions Award 2026

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:50 WIB

×