Dikira Infeksi Jamur di Kulit Kepala, Perempuan Ini Ternyata Idap Kanker Kulit Ganas

Vania Rossa, Dini Afrianti Efendi

Sabtu, 13 Agustus 2022 | 20:18 WIB
Dikira Infeksi Jamur di Kulit Kepala, Perempuan Ini Ternyata Idap Kanker Kulit Ganas
Ilustrasi Kulit Kepala. (freepik)

Suara.com - Situasi yang tak disangka dialami seorang perempuan berusia 29 tahun. Awalnya, ia mengira ada infeksi jamur di kulit kepalanya, tapi ternyata itu adalah melanoma atau kanker kulit mematikan.

Kondisi ini membuatnya meminta orang lain untuk lebih aware dan berhati-hati pada sinar matahari dan memeriksakan tahi lalat yang dikhawatirkan kepada dokter.

"Tolong jangan meremehkan kerusakan yang bisa disebabkan sinar matahari. Pakai sunscreen, topi, tetap berada di tempat teduh, serta periksakan tahi lalat Anda," ungkap perempuan bernama Sarah Lee tersebut, mengutip Insider, Sabtu (13/8/2022).

Perempuan yang tak lain seorang jurnalis itu menderita kanker kulit yang lebih berbahaya daripada kanker jenis lainnya, karena berisiko tinggi menyerang bagian tubuh lainnya.

Adapun salah satu penyebab terpenting munculnya melanoma adalah kulit yang terlalu banyak terpapar sinar ultraviolet (UV), yang umumnya berasal dari sinar matahari.

"Ketika perawat memberitahu saya kabar tersebut melalui telepon, saya sangat terkejut hingga hampir pingsan. Saya bukan penggemar berjemur, juga menggunakan tabir surya SPF 30 dan dibesarkan di Wales, wilayah yang selalu terpapar hujan," ungkap Lee melalui cuitannya di Twitter.

Adapun perempuan tersebut pertama kali melihat tahi lalat hitam seukuran kacang polong di kulit kepalanya pada Juli 2021, saat ia hendak mengganti warna rambut pirangnya.

Selanjutnya, dokter keluarganya membawanya untuk pergi ke dokter kulit, dan pada Agustus 2021 disebutkan tahi lalat di kepalanya tidak ganas.

Tapi pada November 2021, tahi lalat ini kemudian terus tumbuh dan bertambah banyak. Ia pun memberitahukan kondisi tersebut ke dokter dan keluarga.

baca juga

Tapi menurut mereka, itu adalah jamur yang ketika tidak diobati maka akan bertambah banyak. Ia lantas menemui dokter kulit lain dan berencana diangkat dengan pembedahan dan biopsi.

Namun nahas, pada Januari 2022 hasil biopsi menunjukan bahwa itu adalah kategori melanoma ganas stadium tiga, dan sudah menyebar hingga ke kelenjar getah bening.

Selanjutnya ia menjalani operasi selama delapan jam, untuk pengangkatan 24 kelenjar getah bening dari lehernya.

Kini, Lee akhirnya terus meminum dua obat penghambat pertumbuhan kanker, dabrafenib dan trametinib, untuk mencegahnya datang kembali. Tapi sayangnya obat tersebut punya efek samping berupa muntah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Seberapa Sering Sih Harus Keramas Agar Rambut Tetap Bersih dan Sehat?

Seberapa Sering Sih Harus Keramas Agar Rambut Tetap Bersih dan Sehat?

Lifestyle | Senin, 08 Agustus 2022 | 12:42 WIB

Tidak Hanya untuk Kulit, Ini Pentingnya Moisturizer bagi Rambut

Tidak Hanya untuk Kulit, Ini Pentingnya Moisturizer bagi Rambut

Selebtek | Sabtu, 30 Juli 2022 | 08:30 WIB

Bukan Bikin Kulit Kepala Kering, Ini Manfaat Kandungan Mint dalam Sampo

Bukan Bikin Kulit Kepala Kering, Ini Manfaat Kandungan Mint dalam Sampo

Lifestyle | Minggu, 24 Juli 2022 | 10:28 WIB

Terkini

Di Depan Penyakit, Tak Ada Nasionalisme yang Lebih Penting dari Kesembuhan

Di Depan Penyakit, Tak Ada Nasionalisme yang Lebih Penting dari Kesembuhan

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Eks Ketua Yayasan Sekolah Swasta di Jakarta Selatan Buka Suara Soal Temuan 995 Pucuk Senjata Api

Eks Ketua Yayasan Sekolah Swasta di Jakarta Selatan Buka Suara Soal Temuan 995 Pucuk Senjata Api

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:09 WIB

Zulhas Goda Kepala BGN Sudaryono: Belum Sebulan Menjabat Sudah Turun Berapa Kilo?

Zulhas Goda Kepala BGN Sudaryono: Belum Sebulan Menjabat Sudah Turun Berapa Kilo?

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:03 WIB

Ratusan Dapur MBG Tangerang Belum Layak Sanitasi, BGN Ancam Tutup Permanen

Ratusan Dapur MBG Tangerang Belum Layak Sanitasi, BGN Ancam Tutup Permanen

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:03 WIB

Tangis Bayi yang Mendadak Senyap: Tragedi di Kamar Kos Mahasiswi Kedokteran Hewan Surabaya

Tangis Bayi yang Mendadak Senyap: Tragedi di Kamar Kos Mahasiswi Kedokteran Hewan Surabaya

Jatim | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:01 WIB

Lelang Batubara Ilegal Hasilkan Rp20,97 Miliar untuk Kas Negara

Lelang Batubara Ilegal Hasilkan Rp20,97 Miliar untuk Kas Negara

Bisnis | Kamis, 06 Agustus 2026 | 20:00 WIB

ADA Band Genap 30 Tahun, Siap-Siap Nostalgia di Remember Fest x Cube Concert November Nanti

ADA Band Genap 30 Tahun, Siap-Siap Nostalgia di Remember Fest x Cube Concert November Nanti

Entertainment | Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:58 WIB

Jaga Warisan Perjuangan, Bupati Bogor Lakukan Revitalisasi Total Cagar Budaya SDN Cileungsi 02

Jaga Warisan Perjuangan, Bupati Bogor Lakukan Revitalisasi Total Cagar Budaya SDN Cileungsi 02

Bogor | Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:56 WIB

Pakar Hukum Tata Negara Ungkap Inpres Kopdes Merah Putih Keliru

Pakar Hukum Tata Negara Ungkap Inpres Kopdes Merah Putih Keliru

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:55 WIB

Buntut Kasus Yurizal, Nakes Jakarta Dilarang Keras Cibir Pasien BPJS

Buntut Kasus Yurizal, Nakes Jakarta Dilarang Keras Cibir Pasien BPJS

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:53 WIB

×