Ketahui Penyebab Mastitis, Kondisi yang Pernah Dialami Nagita Slavina Sebanyak 2 Kali

Cesar Uji Tawakal | Rosiana Chozanah | Suara.com

Minggu, 14 Agustus 2022 | 13:54 WIB
Ketahui Penyebab Mastitis, Kondisi yang Pernah Dialami Nagita Slavina Sebanyak 2 Kali
Baju Nagita Slavina - (Instagram)

Suara.com - Aktris sekaligus pengusaha Nagita Slavina mengatakan dirinya pernah menderita mastitis sebanyak dua kali, baik ketika menyusui Rafathar maupun Rayyanza. Itu terjadi ketika produksi ASI yang sangat melimpah.

"ASI kan dari darah ya, jadi bayangin itu ga keluar, ya namanya bayi ada bakteri ada kuman, ada lecet, terus masuk kesini tuh (ke dalam tubuh) bisa infeksi nah itu namanya Mastitis, aku ngalamin itu," kata Nagita Slavina, dikutip dari kanal YouTube-nya, Minggu (14/8/2022).

Menurut Nagita, rasa sakit saat menderita mastitis lebih menyakitkan daripada melahirkan.

"Itu rasanya lebih sakit dari lahiran," imbuhnya.

Mastitis merupakan peradangan pada salah satu atau kedua payudara akibat infeksi. Tidak hanya dialami ibu menyusui, kondisi ini juga dapat dialami wanita belum menikah serta yang memasuki masa menopause.

Potret Rayyanza Belajar Renang(YouTube/RANS Entertainment)
Potret Rayyanza Belajar Renang(YouTube/RANS Entertainment)

Berdasarkan HelloSehat, mastitis dialami 2 hingga 3 persen wanita menyusui dalam waktu 6 hingga 12 bulan pertama melahirkan atau selama menyusui.

Umumnya, mastitis terjadi karena:

1. Saluran ASI tersumbat

Ketika saluran ASI tidak lancar, maka cairan akan menumpuk di payudara. Semakin banyak jumlahnya, maka semakin berisiko menyebabkan peradangan. Inilah mengapa mastitis menyakitkan dan payudara bengkak.

Ada beberapa faktor yang menyebabkan saluran tersumbat, termasuk isapan bayi yang tidak menempel (latch on) dengan tepat pada puting selama menyusu.

Terbiasa menyusu di satu payudara saja juga dapat menyebabkan mastitis, karena salah satunya tidak keluar. Jadi, ASI akan menumpuk dan menyebabkan penyumbatan.

Selain itu, payudara yang tidak sepenuhnya kosong saat menyusui juga jadi penyebab lainnya.

2. Infeksi bakteri

Infeksi dapat terjadi ketika ada bakteri yang masuk ke jaringan payudara karena kulit pada areola atau area sekitar puting terluka.

Luka tersebut bisa terjadi akibat isapan bayi yang tidak tepat saat menyusu. Begitu pun ketika menggunakan pompa ASI dengan posisi yang salah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nagita Slavina Akui Rasa Sakit Mastitis Lebih Parah dari Melahirkan, Apa Gejalanya?

Nagita Slavina Akui Rasa Sakit Mastitis Lebih Parah dari Melahirkan, Apa Gejalanya?

Health | Minggu, 14 Agustus 2022 | 11:31 WIB

Raffi Ahmad Izin Nagita Slavina untuk Bayari Utang Marshanda, Sikap Irfan Hakim Disorot Netizen

Raffi Ahmad Izin Nagita Slavina untuk Bayari Utang Marshanda, Sikap Irfan Hakim Disorot Netizen

| Sabtu, 13 Agustus 2022 | 19:50 WIB

Raffi Ahmad Izin Nagita Slavina Mau Bantu Marshanda Lunasi Tagihan RSJ, Ini Reaksinya

Raffi Ahmad Izin Nagita Slavina Mau Bantu Marshanda Lunasi Tagihan RSJ, Ini Reaksinya

Jogja | Sabtu, 13 Agustus 2022 | 17:06 WIB

Terkini

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB