Daftar Sayuran yang Mengandung Gas, Hindari Dulu saat Maag Kambuh

Yasinta Rahmawati | Suara.com

Rabu, 17 Agustus 2022 | 13:17 WIB
Daftar Sayuran yang Mengandung Gas, Hindari Dulu saat Maag Kambuh
Ilustrasi sayuran yang mengandung gas. (Pexels)

Suara.com - Konsumsi buah dan sayuran memang menjadi hal yang wajib untuk asupan nutrisi setiap hari. Namun ternyata beberapa sayuran memiliki semacam efek samping yang harus disikapi dengan baik karena kandungan gas yang dimilikinya. Berikut akan dibahas daftar sayuran yang mengandung gas untuk Anda.

Mungkin sebagian dari Anda bingung, mengapa konsumsi beberapa jenis sayuran, yang akan dibahas kemudian, dapat menyebabkan munculnya gas di perut. Sebab kandungan karbohidrat kompleks yang ada di dalam sayuran ini dapat memicu gas nitrogen sehingga perus terasa kembung. Bahkan tak jarang Anda menjadi sering buang angin.

Daftar Sayuran yang Mengandung Gas

Secara umum tidak semua sayuran mengandung gas yang banyak di dalamnya, atau dapat memicu produksi gas di saluran pencernaan. Namun beberapa sayuran ini perlu Anda waspadai konsumsinya, agar tidak berlebihan dan membuat gangguan di perut. Bagi yang GERD, maag dan gastritis sedang kumat, disarankan untuk menghindarinya dulu.

  • Asparagus
  • Brokoli
  • Kubis
  • Seledri
  • Paprika hijau
  • Kol
  • Kembang kol
  • Jamur
  • Bawang

Lalu Apa Tipsnya agar Konsumsi Sayuran Tidak Bikin Kembung?

Ada beberapa tips yang bisa Anda gunakan jika ingin mengkonsumsi sayuran di atas namun dengan risiko kembung atau keberadaan gas terlalu tinggi di perut.

  • Pertama, masukkan daftar sayuran di poin sebelumnya dalam menu makanan, dan atur porsi konsumsinya
  • Kurangi konsumsi sayuran dengan kandungan gas terlalu tinggi
  • Konsumsi dalam porsi kecil, namun lebih sering
  • Hindari mengunyah permen karet atau makan terlalu cepat
  • Senantiasa lakukan latihan fisik rutin untuk mengurangi potensi kemunculan gas di perut

Sebagai Tambahan, Ini Sayuran yang Tidak Terlalu Menimbulkan Gas

Karena sudah diberikan daftar mengenai sayuran yang mengandung gas cukup banyak, maka akan seimbang jika daftar terkait sayuran dengan kandungan gas sedikit juga dimasukkan.

Mulai dari paprika yang sudah matang, bok choy, timun, adas, sayuran dengan daun berwarna gelap, kacang hijau, tomat, labu siam, dan timun jepang.

Pada dasarnya, konsumsi buah dan sayuran memang membawa banyak manfaat untuk tubuh, sebab nutrisi yang dikandungnya memang sangat banyak. Namun manfaat ini akan terasa optimal manakala porsi konsumsinya dapat dikendalikan dan dikontrol, sehingga efek samping seperti penumpukan gas di bagian perut bisa dikurangi. Demikian informasi yang bisa disampaikan, semoga bermanfaat!

Kontributor : I Made Rendika Ardian

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penting Dicatat! Daftar Sayuran Terbaik untuk Menu Makanan Pasien Diabetes

Penting Dicatat! Daftar Sayuran Terbaik untuk Menu Makanan Pasien Diabetes

Health | Senin, 15 Agustus 2022 | 17:02 WIB

Mitos atau Fakta Rebusan Genjer bisa Sembuhkan Diabetes?

Mitos atau Fakta Rebusan Genjer bisa Sembuhkan Diabetes?

Hits | Senin, 15 Agustus 2022 | 13:50 WIB

Rekomendasi Sumber Protein Bukan Daging, Ini Resep Tumis Jamur Brokoli yang Mudah Dibuat

Rekomendasi Sumber Protein Bukan Daging, Ini Resep Tumis Jamur Brokoli yang Mudah Dibuat

Lifestyle | Kamis, 11 Agustus 2022 | 19:31 WIB

Terkini

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Health | Rabu, 08 April 2026 | 14:11 WIB

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Health | Rabu, 08 April 2026 | 11:58 WIB

Solusi Membasmi Polusi Kekinian  ala Panasonic

Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic

Health | Selasa, 07 April 2026 | 19:00 WIB

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Health | Selasa, 07 April 2026 | 11:00 WIB

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Health | Senin, 06 April 2026 | 17:43 WIB

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

Health | Minggu, 05 April 2026 | 09:54 WIB

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB