Lumpuh setelah Angkat Beban 300 Kilogram, Pria Ini Didiagnosis Kena Penyakit Mematikan

Rabu, 24 Agustus 2022 | 09:24 WIB
Lumpuh setelah Angkat Beban 300 Kilogram, Pria Ini Didiagnosis Kena Penyakit Mematikan
Ilustrasi angkat beban (Elements Envato)

Suara.com - Bagi sebagian pria, mempunyai lengan berotot merupakan sebuah impian. Begitu pun yang diinginkan oleh Brandon Hackett (20) asal Inggris.

Lelaki muda itu pun mencoba berlatih deadlift. Ketika mengira ia sudah memasang cakram di punggungnya dan mengangkat 299 kilogram, ia terjatuh hingga dilarikan ke rumah sakit.

Ketika diperiksa, ternyata Brandon memiliki tumor langka yang tidak terdiagnosis dan itu menyebabkan kelumpuhan.

Ia pertama kali merasakan gejala pada Juli 2021. Saat itu Brandon mengalami sakit punggung ketika berlatih untik kompetisi angkat besi.

Tetapi ketika berkonsultasi ke dokter, ia diberi tahu sakit punggungnya disebabkan oleh otot yang tegang dan disarankan untuk fisioterapi.

Brandon saat menjalani fisioterapi (YouTube)
Brandon saat menjalani fisioterapi (YouTube)

Namun, rasa sakit itu terus berlanjut dan menyebar ke perutnya. Ia juga mengalami sensasi kesemutan dan beberapa hari setelahnya ia kesulitan berjalan.

Brandon berulang kali memeriksakan diri, tetapi dokter tidak langsung mendeteksi tumor yang dimilikinya.

"Itu benar-benar menakutkan dan aneh dengan sensasi kesemutan yang tidak hilang. Setiap kali aku mencoba bergerak, rasanya seluruh tubuh tersengat listrik," kata Brandon, dikutip dari New York Post.

Tes mengungkap bahwa ada sesuatu yang menekan tulang belakangnya. Ia pun dirujuk ke Rumah Sakit Sheffield karena kondisinya semakin parah, ia tidak dapat berdiri.

Baca Juga: Mengenal Bahaya Laten Lemak Visceral, Bisa Tingkatkan Risiko Penyakit dari Diabetes Hingga Kanker

Brandon didiagnosis menderita sarkoma Ewing dan ia harus menjalani operasi dekompresi darurat pada Otober 2021. Untungnya kanker tersebut belum menyebar.

Brandon saat menjalani fisioterapi (YouTube)
Brandon saat menjalani fisioterapi (YouTube)

Sarkoma Weing merupakan salah stau jenis kanker tulang yang dapat berkembang di bagian tubuh mana pun, terutama di tulang paha atau tulang panggul.

Setelah kemoterapi, seiring waktu Brandon dapat bergerak dan mulai belajar berjalan.

"Aku harus menghabiskan satu minggu penuh berbaring telentang untuk mengurangi pembengkakan di sumsum tulang belakang. Sungguh melegakan ketika aku mulai bisa berjalan kembali menjelang weekend," imbuhnya.

Dokter mengatakan Brandon dapat pulih sepenuhnya. Bahkan, ia mulai berolahraga lagi di gym.

"Aku akan menggunakan tongkat jika kehilangan keseimbangan. Tumornya sudah hilang sekarang dan hasil pemindaian tulangku bersih (dari kanker)," tandas Brandon.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI